May 18, 2020

Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna

Saya awalnya tidak percaya dengan adanya sihir, santet, teluh, guna-guna, gendam dan semacamnya. Sekarang percaya setelah mengalami sendiri. Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna. Baca ya?


Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna

Bagi anda yang seperti ini perlu waspada.
  1. Pernah bermasalah dengan orang lain
  2. Pernah memarahi orang lain
  3. Anda pebisnis sukses yang sainganya banyak
  4. Anda pernah memiliki mantan pacar yang sakit hati
  5. Anda memiliki tim hebat dibanding yang lain
  6. Rezeki anda mengalir deras seperti bah dan membuat iri orang lain.

Waspadalah kepada lawan bisnis anda. Atau orang yang dengki dengan keberhasilan anda. Atau dengki dengan rumah tangga anda.

Mereka orang dengki akan menggunakan berbagai cara untuk menghancurkan hidup anda, salah satunya meminta dukun untuk menyihir anda dan mengirimkan guna-guna.

Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna.

1. Kisah Nabi Muhammad saw Terkena Sihir

Dikutip dalam sumber disini ditulis bahwa Nabi Muhammad saw pernah terkena sihir.

Apakah Nabi Muhammad pernah diserang dengan sebuah sihir oleh tukang sihir?

Jawabannya adalah iya, Nabi Muhammad pernah diserang sihir oleh seorang tukang sihir yang bernama Labid dan putrinya. Hal ini disebutkan oleh Muhammad bin Isma’il al-Bukhari (Imam Bukhari) bahwa sihir tersebut dapat dipatahkan sebab isyarah mimpi yang dialami Nabi Muhammad.

Melalui strategi ‘orang dalam’, Labid dan putrinya berhasil mendapatkan beberapa helai rambut Nabi Muhammad. Labid mengikat sebelas buhul pada rambut Nabi Muhammad dan putrinya meniupkan semacam mantra pada setiap buhul.

Selanjutnya, buhul diikat pada ranting kecil pohon kurma, dibungkus daun, dan dilemparkan ke dalam sumur yang sangat dalam. Sihir ini hanya dapat dihancurkan dengan cara membuka ikatan buhul-nya.

Nabi Muhammad menyadari bahwa ada yang tidak wajar dengan diri Beliau. Ingatan Beliau terhadap sesuatu sering tiba-tiba hilang dan sering berkhayal melalukan sesuatu yang tidak dilakukan. Nabi Muhammad juga sering diliputi rasa mudah lelah dan tidak selera memakan hidangan makanan.

Nabi Muhammad akhirnya berdoa kepada Allah agar disembuhkan dari sakit yang menderita Beliau. Ketika tidur, Nabi Muhammad bermimpi melihat dua orang. Orang pertama sedang duduk di kepala Beliau dan satu orang lainnya berada di kaki Beliau. Satu di antara mereka berdua memberitahu kepada yang lain ihwal penyebab dari penyakit Nabi Muhammad dan nama dari sumur.

Di dalam tafsir Anwar at-Tanzil wa Asrar at-Ta’wil (masyhur dengan sebutan Tafsil al-Baidhawi) disebutkan bahwa ketika Nabi Muhammad terbangun dari mimpi, Malaikat Jibril datang dan membenarkan mimpi Nabi Muhammad dan menyampaikan dua surat Al-Quran (al-Falaq dan an-Naas).

Nabi Muhammad menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk ke sumur itu dan membaca dua surat tersebut. Setiap satu ayat dibaca, satu buhul terlepas dengan sendirinya hingga semua buhul terlepas dan sihir telah hancur. Yang menarik, entah karena kebetulan atau sudah diatur oleh Allah adalah jumlah ayat al-Falaq dan an-Naas 11 ayat dan buhul juga berjumlah 11. Akhirnya Nabi Muhammad kembali pulih jiwa dan raganya.


2. Kisah Terkena Sihir dunia Bisnis

Dalam sumber disini diceritakan sbb:

Dugaan warung kena guna-guna ternyata bukan isapan jempol. Pagi hari setelah pengajian selesai diadakan, ada kotoran besar menggumpal di dalam toko.

“Sudah coba warung makan baru yang ada di ujung jalan sana?”

Seorang kawan bertanya padaku, selagi kami menghabiskan sisa es krim yang dibeli tadi siang. Sore itu, kami baru saja selesai mengerjakan tugas kuliah dan sedang membahas akan pergi ke mana nanti saat waktunya makan malam.

“Belum. Mau ke sana?” jawabku, “Dengar-dengar, warungnya bertema stroberi. Jadi desainnya cute, gitu.”

Temanku, Lina, tiba-tiba tampak kaget. Saat aku bertanya kenapa, dia menjawab, “Aku jadi ingat warung makan milik temanku. Warung makan nasi goreng stroberi di depan Pasar Kota.”

Sore kami lantas mendadak diisi dengan cerita Lina.

“Jadi gini, ini soal warung kena guna-guna…,” ujar Lina.

Hanya perlu sekali seberang, sampailah mereka di Warung Stroberi. Bu Nandar menyambut Lina dengan ramah. Tidak ada pengunjung satu pun di sana. Di sebelahnya, Lina bisa melihat warung sate ayam yang tadi diamatinya dari seberang jalan. Butuh waktu beberapa detik bagi Lina untuk menyadari bahwa dirinya berada di tempat yang ia lihat sebagai kedai kosong dengan pagar berdebu seperti tak berpenghuni.

“Pak Nandar dan istrinya kaget sekali waktu aku bilang bahwa warung mereka tampak seperti toko kosong dari seberang jalan,” jelas Lina padaku. Lalu sambungnya, “Ternyata, warung kena guna-guna! Pelakunya salah satu pemilik kedai makanan di sana yang khawatir rezekinya terancam.”

“Aku juga ingat cerita yang mirip,” tiba-tiba aku tersadar. Kejadian warung guna-guna serupa juga menimpa salah seorang kerabat.

Pamanku, namanya Pak Roni, punya sebuah warung sembako yang baru dibuka. Barang dagangannya terbilang lengkap dan harganya murah—cocok menjadi pilihan tempat belanja bagi warga sekitar. Sayangnya, tokonya selalu sepi. Pak Roni tidak curiga—ia pikir mungkin kebanyakan orang masih suka belanja di minimarket sehingga ia butuh waktu khusus untuk bisa diterima.

Suatu hari pihak pemasok barang menghubunginya. Mereka bilang akan datang pukul 3 sore untuk mengantarkan stok air minum ke warung Pak Roni. Sayangnya, sampai pukul 4, tidak ada siapa pun yang datang. Pak Roni dengan segera menghubungi pihak pemasok kembali.

“Kami sudah ke sana, Pak,” jawab pihak pemasok barang, “Hanya saja warung Bapak tutup. Kami jadi jalan terus.”

Kecurigaan mulai muncul setelah itu. Beberapa orang bilang warung kena guna-guna mungkin saja terjadi, tapi Pak Roni masih tidak habis pikir. Akhirnya, ia mengadakan pengajian selama satu malam penuh untuk menghilangkan sihir atau guna-guna apa pun yang sekiranya dikirim ke warung miliknya tersebut.

Dugaan warung kena guna-guna ternyata bukan isapan jempol. Pagi hari setelah pengajian selesai diadakan, ada kotoran besar menggumpal di dalam toko.

“Besar sekali,” kataku, sementara Lina mengernyit karena jijik, “dan bau. Kotorannya bisa dibersihkan, tapi baunya tak bisa hilang-hilang. Warung pamanku tak lagi jadi warung kena guna-guna, tapi ia harus menanggung aroma tak sedap itu.”

“Terus, apa yang kalian lakukan?”

“Warungnya ditutup sementara. Ia buka lagi beberapa minggu kemudian,” jawabku. Kami terdiam selepas itu—entah kenapa tak sengaja memandang toko tua di seberang tempat kami duduk saat itu dan bertanya-tanya apakah tempat itu juga merupakan warung yang dikirimi sihir dan guna-guna sampai-sampai kami tak bisa melihatnya.


3. Terkena Sihir Pengasihan

Dalam sumber disini ditulis tentang sihir pengasihan sbb:

................Ternyata saya diguna-guna agar kepikiran dan suka dengan dukun umur 70 tahun.

Tiba-tiba dukun tersebut mengirimkan fotonya melalui aplikasi Line dan entah kenapa saya ingin sekali melihat foto itu, lalu saya menghapus dan langsung memblokirnya.

Setelah teror dan guna-guna itu terjadi, atas izin Allah SWT, itu semua gagal. Apakah setelah terror dan guna-guna itu berhenti? belum. Beberapa hari kemudian, santet datang.

Saya memiliki riwayat penyakit punggung (encok), tapi jarang kambuh. Untuk pertama kalinya, penyakit yang saya rasakan aneh, tiba-tiba sembuh total dan tiba-tiba punggung saya rasanya sakit sekali. Saat saya bergerak sakitnya luar biasa. Suara hati datang dan memotivasi, “Mbak kuat, kuat, bisa, dan bisa,” dan membuat saya termotivasi dan suara itu juga mengingatkan walau sakit harus tetap salat, bisa wudu dengan cara tayamum dan salat saat duduk atau tidur tentunya dibimbingnya mengaji tiap hari membaca surat yasin, walau sakit yang teramat sangat saat mengaji, suara hati itu memotivasi agar saya kuat dan sabar menghadapi cobaan.

Alhamdulillah, 3 hari kemudian ada pertolongan dari Allah melalui tukang pijat yang ternyata orang pintar untuk membantu mengurut dan mengajikan saya agar sembuh dan penyakit tersebut sembuh dalam waktu 7 hari.

Saya tahu bahwa mengunjungi dukun atau paranormal salatnya tidak diterima selama 40 hari. Keluarga saya dikenal keluarga yang harmonis, keluarga sering beramal (maaf bukan bermaksud riya’), keluarga saya juga pernah menolong tukang pijat (orang pintar) tersebut. Saat tukang pijat itu mengetahui bahwa keluarga saya mengalami cobaan oleh dukun tersebut, beliau menawarkan bantuan dengan pijat dan doa, serta meminta tolong dengan teman-teman yang lain, baik teman yang sudah haji maupun paranormal lainnya untuk membantu mendoakan saya dan keluarga. Sebelum teror, santet, guna-guna itu terjadi, tukang pijat tersebut memberitahu saya agar berhati-hati dengan kakek-kakek yang akan datang ke rumahku.

Setelah santet yang pertama gagal. Dukun itu mengetahui saya suka sekali dengan kucing. Santet tersebut melalui media kucing. 3 hari berturut-turut jam menunjukkan pukul 1-2 dini hari, ada kucing yang di luar kebiasaannya, menjebol atap rumah. Saya melihat, kucing peliharaan saya terlihat lemas, sedih, menatap saya. Saya yang menyadari itu, tersenyum dan bilang ke kucing peliharaan saya, “Tidak apa-apa, saya tahu itu bukan ulah dari teman-temanmu.”

Setelah santet pertama dan kedua gagal. Saat malam dan siang hari, saya melihat ada sebuah cahaya merah pekat jatuh di hadapan saya. Apa yang terjadi? Ternyata dukun itu ingin memecah belah antara saya dan keluarga. Tapi saat itu entah kenapa ada suara hati berbicara, “Jangan marah, diam, dan jangan membantah.” Saya menuruti apa kata hati.

Apakah semua teror, santet, dan guna-guna saat ini berhenti? Belum, dukun itu menggagalkan saya agar saya gagal pada interview HRD, tiba-tiba saya tertawa sendiri dan tidak fokus. Tapi saya tetap berpikiran positif, mungkin belum rezeki saya.

Saat cobaan itu terjadi saya tidak menyalahkan Bapak yang dulu telah mengenalkan saya kepada dukun itu dan dibawa ke rumah. Allah Maha Baik, membantu saya tidak hanya berbisik melalui hati tapi juga pertolongan dari doa-doa orang lain.

Setelah cobaan itu terjadi, alhamdulillah, saya menjadi pribadi yang lebih baik dalam berhijrah dan ini merupakan sebuah tamparan keras untuk saya sendiri, yang dulunya tidak dekat dengan-Nya  dan melalaikan semua perintah-Nya, saat ini lebih menata hati dan sedikit demi sedikit berusaha untuk mengubah akhlak dan perilaku yang sesuai di dalam Al Quran dan Hadits.

Alhamdulillah, saat ini saya memaafkan dukun itu dan berterimakasih dengan dia, karena tanpa cobaan dari dia, saya tidak bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.


4. Kisah Terkena Sihir Pelet

Dalam sumber disini ditulis sbb:

........................Aku seorang pemuda berasal dari kota metropolitan. Di sana tampak dan sangat jelas kesibukan duniawi untuk mencari harta dan kedudukan di sisi manusia. Para pemuda baik laki-laki maupun wanita memakai pakaian yang jelas melanggar syariat Islam. Handphone android selalu ada di saku mereka, bercampur-baur di sekolah, kantor, jalanan, bus, bahkan di masjid.

..........Kehidupan seperti itu aku jalani hingga aku masuk kelas 2 SMA. Selama itu juga aku tidak pernah mempelajari agama kecuali hanya satu jam sekali dalam seminggu. Itu pun tampaknya tak berbekas di dalam jiwaku. Begitu hampa hatiku tanpa siraman ilmu agama.

Hingga pada saat itu Allah menakdirkan sesuatu yang sangat pahit dalam kehidupanku, sebuah kejadian yang membuatku terhinakan dan merasa bersalah kepada keluargaku. Yaitu pada saat aku berkenalan dengan seorang laki-laki yang berasal dari Medan yang tinggal di Jakarta.

Berawal dari sosmed (media sosial), dia menyapaku terlebih dahulu. Aku pun menyapanya dengan hangat, hingga 2 hari kemudian walau hanya lewat sosmed tiba-tiba dia meminta izin padaku untuk bisa main ke rumahku. Pada saat hari yang ditentukan dia pun datang, seharian dia di rumahku bercerita tentang kehidupan yang penuh dengan kesedihan dan cobaan.

Aku mulai merasa kasihan dan iba terhadapnya sampai ketika malam tiba. Dia meminta agar bisa menginap di rumahku. Akupun mengizinkannya untuk tinggal di rumahku bersama ayah.

Pada hari kedua entah apa yang terjadi padaku, seolah-olah akalku tertutup. Hati dan pikiran pun entah kemana perginya. Aku merasa tidak mau kehilangan laki-laki itu. Sebulan penuh dia tinggal di rumahku. Keluarga dan sahabat-sahabatku merasa aneh pada sikapku terhadap laki-laki itu.

Pada saat itu pula aku menjadi malas sekolah, tidak bekerja, dan tidak bergaul lagi dengan sahabat- sahabatku. Bahkan aku malah diajak ke gereja bersamanya. Entah pada saat itu aku benar-benar tidak sadar dengan apa yang aku lakukan.

...........Seperti disihir? ya memang disihir! Sekejap mata, aku luluh lagi terhadapnya. Dia memintaku untuk ikut dengannya, aku pun mengikutinya. Sampailah aku di sebuah rumah yang kecil, sangat kumuh!

Dia berkata, "Bagaimana kalau kita masuk Islam lagi di salah satu masjid?" Aku hanya diam dan berkata, "Di mana?" Laki-laki itu menjawabnya dengan pede, di sana dan di sana. Seperti yang aku katakan pada pertengahan cerita ini, aku seperti disihir. Ya memang disihir!

.............Setelah aku menceritakan pada salah satu santri, beritanya sangat cepat menyebar pada para Ustadz. Bersamaan dengan itu, guna-guna laki-laki itupun sedikit demi sedikit mulai menghilang di dalam tubuhku.

Dan satu keputusan dari pihak pondok telah membuatku terlepas dari semua siksa yang laki-laki itu berikan selama 3 tahun ini. Akhirnya laki-laki itu dikeluarkan dari pondok meskipun ia merengek dan menangis. Ia memohon agar tetap dipertahankan di pondok ini atau aku ikut dikeluarkan juga bersamanya.

Namun keputusan sudah bulat untuk mengeluarkannya. Berikutnya kedustaannya pun mulai terkuak satu persatu. Namun ada yang aneh yang aku rasakan di dalam hatiku. Aku menangis tetapi tidak tahu mengapa menangis? Terkecamuk di dalam hatiku sesuatu yang kurasakan sangat tidak wajar. Teman-temanku di sakan (asrama) yang menenangkan dan mengajakku bermain agar pikiran pada si laki-laki itu hilang.

Sehari setelah laki-laki itu diusir, aku masih merasa ada yang aneh dalam diriku. Seakan ada sesuatu yang mengganjal, sampai pada saat teman-teman di sakan dan dua orang musyrif mengambil tindakan untuk meruqyah (membacakan Al Quran untuk menghilangkan gangguan jin) diriku. Hampir satu minggu di ruqyah, aku merasa ada sesuatu yang ingin keluar dari dalam tubuhku.

Aku merasakan sakit yang sangat di bagian dada, dan panas yang bergelora di sekujur tubuhku. Hingga pada akhirnya Allah mengizinkan agar setan dan guna-guna yang laki-laki itu berikan untukku selama 3 tahun ini hilang lenyap tidak ada yang tersisa.

Alhamdulillah, segala puji bagi-Nya, sekarang aku sudah terbebas dari semua siksa yang aku jalani bersama laki-laki itu. Tidak terasa pula sudah 1 tahun 1 bulan aku di pesantren ini dan mengenal dakwah ahlussunnah yang penuh dengan kebenaran. Tinggal dan beraktivitas di lingkungan orang-orang yang memegang sunnah Rasulullah.


5. Kisah Terkena Guna-Guna Sampai Muntahkan Serangga

Dalam sumber disini ditulis kisahnya sbb:

Kejadian yang tidak terduga dialami oleh Aji sekitar bulan maret tahun 2018. Aji merupakan seorang mahasiswa dari universitas di daerah bogor. Ia mengenal seorang perempuan cantik yang berwajah polos di kampusnya. Mereka memasuki sebuah organisasi kampus yang membuat mereka semakin akrab dan pada akhirnya memutuskan untuk berpacaran.

Pada saat mulai pacaran, awalnya ia tidak menemukan sesuatu yang janggal. Seiring berjalannya waktu ia mulai merasakan hal aneh terjadi pada kekasihnya yang tidak biasa. Kekasihnya yang bernama Rini (nama samaran) ini mulai menunjukkan sifat aslinya.

Kekasihnya itu sering memaksanya untuk berhubungan seksual, tapi Aji selalu menolak. Pada suatu hari, Aji merasakan seluruh sendinya terasa sakit. Setelah mengetahui Aji sakit, Rini pun menjenguk dan memaksanya untuk berhubungan seksual.

Akhirnya hal itu dilakukannya, tapi yang mengejutkan adalah Rini tidak ingin berhenti dalam 'permainannya' itu. Mereka melakukan hubungan layaknya suami istri selama 5 jam. Ajipun hanya bisa pasrah karena rasa sakit yang tidak kunjung berhenti.

"Bisa dibilang si kaya hypersex gitu" ujar Aji saat diwawancarai Okezone.

Selama pacaran Aji terus mengalami kejadian-kejadian yang sangat aneh, ia sering merasa nyeri disetiap sendinya seperti dipaku, muntah darah sampai muntah yang mengeluarkan serangga.

Ia merasa kejadian ini sungguh aneh. Akhirnya ia memutuskan untuk berkonsultasi pada seorang Kyai. Kyai tersebut mengatakan bahwa Aji sudah terkena pelet dan guna-guna.

Kyai itu pun juga mengatakan bahwa perempuan itu dipasangi pelet di mata kanan oleh mantan kekasihnya. Tujuannya agar Rini selalu dicap jelek oleh orang-orang. Mantannya yang bernama Aldi (nama samaran) ini mempunyai seorang guru ilmu hitam yang merupakan Bapak angkatnya Rini.

Sangat janggal sekali, Bapak angkatnya ini sebenarnya bukan merupakan keluarganya, melainkan orang lain yang memaksa Rini untuk menjadi anak angkatnya. Dan sebenarnya Rini pun masih memiliki orangtua. Entah motif apa yang disembunyikan Bapak angkatnya itu.

Rini juga selalu dipantau oleh Bapak Angkatnya. Bapak angkatnya selalu mengirimi 2 jin kepada setiap lelaki yang dikencani Rini.

Aji dan Rini memutuskan untuk dirukiyah dengan Kyai yang sempat didatanginya itu. Ketika hendak pergi menuju kediaman Kyai untuk dirukiyah, banyak halangan terjadi. Mulai dari angin yang sangat kencang, hujan deras sampai badannya yang terus terasa sakit.

Anehnya setelah dirukiyah Aji dan Rini pun tidak mengenal satu sama lain bahkan merekapun heran mengapa mereka bisa pacaran.


6. Kisah Terkena Santet Organ Intim Jadi Sasaran

Dalam sumber disini ditulis kisahnya sbb:

Tak ada firasat bakal kena santet mantan saat Caca (nama samaran) memulai pendekatan dengan seorang pria di aplikasi kencan. Dia berniat untuk mencari kekasih dan pria ini datang dengan janji manis masa depan indah.

Di awal perkenalan, sang pria mengaku kalau dirinya adalah oknum polisi. Itu juga dapat diketahui dari gambar yang dipajang di aplikasi tersebut. Sebagai oknum polisi, sang pria menjanjikan Caca hidup yang lebih baik bukan diberikan santet mantan.

Satu bulan menjalin hubungan, belum ada hal aneh yang dirasa Caca. Sampai akhirnya mereka bertemu secara langsung. Perawakan pria tersebut seperti usia 35 tahun, namun pada Caca dia mengaku berusia 31 tahun. Sang pria pun mengaku belum berkeluarga.

Menjalani hubungan cinta dengan pria ini, Caca mengaku pernah dua kali berhubungan badan. Sekali lagi, semua berjalan begitu saja, seraya hati yang terus terpatri. Caca masih dibuat buta.

"Padahal teman-teman selalu negur aku buat pisah sama dia, tapi aku nggak denger. Sampai akhirnya teman-teman kecewa karena aku berhubungan badan dengan pria ini. Di sana aku mulai sedikit sadar, walau masih menjalin cinta," kata Caca pada Okezone melalui pesan singkat, Kamis (12/9/2019).

Sampai suatu ketika, saat Caca bertemu dengan sang pria, dia secara tak sengaja memergoki ponsel si oknum polisi itu. Dari sana, semuanya terbongkar. Si pria sudah beristri dan yang paling 'nyesek', dia polisi gadungan!

Sejak saat itu, Caca mengaku renggang, apalagi sampai sang istri polisi gadungan menelponnya. Di momen itu, Caca diminta untuk menjauh dari si pria dan melupakan semuanya.

Caca pun setuju dan tanpa rasa sedih, dia menuruti apa yang diminta istri sah polisi gadungan tersebut. Tapi, di sinilah teror santet mantan kepada Caca dimulai.

Setelah kejadian itu, Caca mengalami kondisi yang tak biasa. Keputihan parah dan tak biasa dialami. Dari Miss V-nya keluar cairan seperti nanah yang keluar tanpa henti. Bahkan, Caca mesti mengganti ventiliner sampai 7 kali dalam sehari.

"Aku memang pernah keputihan, tapi ini berbeda. Kalau keputihan kan keluar cairan warna kuning dan agak kental, nah kalau ini cairannya lebih encer dari ingus dan warnanya kuning kehijauan. Anehnya, cairan tersebut keluar terus bahkan sampai menetes ke lantai," papar Caca.

Kejadian ini terjadi selama 3 hari berturut-turut selepas sang istri polisi gadungan meminta Caca pisah dengan pria tersebut. Caca pun megaku stres dan frustasi.

Tidak ingin berlarut dalam kesedihan, Caca pun pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dia pun diberi obat yang langsung dimasukkan ke dalam Miss V-nya. Obat tersebut satu butirnya seharga Rp100 ribu untuk 3 hari. Caca membeli 2 butir.

Enam hari proses penyembuhan ternyata tak memberi dampak signifikan. Cairan tersebut masih ada, meski teksturnya sedikit lebih padat. Namun, tetap menetes.

Selepas itu, ternyata obat Puskesmas di kampungnya berdampak baik. Nanah di Miss V Caca hilang seutuhnya. Dari kejadian itu, Caca pun berpikir kalau santet mantan yang dikirimkan padanya telah lenyap. Dia punya kepercayaan, santet hilang karena dia pergi dari kota yang sama dengan si pria tersebut.

Selain itu, sang mantan pun tak mengetahui lokasi kampungnya. Alhasil Caca percaya pulang kampung membuat kriman santet mantan tidak mempan di tubuhnya.

"Aku bersyukur banget kepikiran buat pulang kampung dan semuanya membaik setelah memang menjauh dari oknum polisi gadungan itu. Kalau inget momen cairan dari Miss V menetes sampai ke lantai, aku suka stres dan nggak akan pernah lupa kejadian itu," pungkasnya.


Sumber referensi:

https://lifestyle.okezone.com
https://lifestyle.okezone.com
https://mojok.co
https://www.fimela.com/
https://islami.co

Nah itu dia Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna. Semoga bermanfaat dan menjadikan kita lebih waspada.

Solusi jika sudah terkena sihir bukan mendatangi dukun. Tapi coba Ruqyah Syariyyah.

Share Sihir itu Nyata, Berikut Beberapa Kisah Terkena Sihir & Guna-Guna ini ke teman anda ya?

Wallahu A'lam

Semoga sukses



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment