Dec 17, 2019

Sukses Itu Butuh Waktunya Masing-Masing

Apakah anda tidak bakat sukses? Sebab bukan orang yang pintar dan berpendidikan. Bukan keturunan orang kaya dll. Apakah kita tidak bakat sukses? Ketahuilah semua punya hak untuk sukses. Yuk simak artikel Sukses Itu Butuh Waktunya Masing-Masing.


Sukses Itu Butuh Waktunya Masing-Masing

Ada quotes yang inspiratif tentang kesuksesan sbb

Kamu mungkin tertinggal dari yang lain. Namun pastikan kamu tidak berhenti berjalan. Bukannya tidak sampai. Hanya memang belum sampai. Karena memang kamu punya waktumu sendiri untuk sampai ke garis finish. Jadi gak usah panik dan berhenti bandingkan dirimu dengan orang lain.

Nah baca quotes diatas ya? Anda dan saya pasti punya waktunya sukses sendiri-sendiri. Kuncinya hanya 1 saja gan.

JANGAN PERNAH PERHENTI

Kegagalan itu bukan ketika bangrut. Yang dinamakan gagal itu ketika anda berhenti berusaha. Kalau anda berhenti maka cukuplah disebut "anda sudah gagal"

Saya ada tulisan yang sudah saya share di grup nih.

Baca ya?

-------------------------------------------

Inspirasi pagi

MOCASH BUKAN BALAPAN

Sukses itu bukan balapan. Mocash juga bukan balapan.

Sebab mocash itu tentang perjalanan menuju 300 pasang.

Tidak seperti adu lari atau kompetisi yg juaranya hanya satu

Semua akan sampai ke garis finish dan menjadi pemenang.

Asalkan....

Ketika dalam perjalanan

Mau belajar
Mau berbagi
Dan evaluasi
Bangkit lagi ketika jatuh
Berdiri lagi ketika runtuh

Keep movin forward. Terus bergerak maju.

Nanti juga akan sampai ke garis kesuksesan spt yg anda inginkan.

Pasti ada saatnya mocash didapatkan. Insya Allah

Sepaket?

(Finish pertama 300 pasang)

---------------------------------------



Pointnya adalah sukses itu untuk masing-masing orang berbeda-beda.

Jika sukses anda ada di angka 300 maka berjalanlah menuju ke sana. Mau cepat atau lambat tidak ada masalah. Anda akan sampai.

Anda tidak akan sampai ketika anda berhenti.

Selambat apapun Insya Allah akan ada saatnya sampai kepada angka 300, misalnya.

Yang penting terus berusaha. Terus belajar.


Kunci Menuju Sukses Menurut Islam

Dalam sumber disini ditulis Kunci Menuju Sukses Menurut Islam sbb:

Allah swt berfirman sbb

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS: Al-Ankabut [29]: 69).

Jadi kuncinya adalah berjihad atau berjuang atau berusaha untuk mencari keridhaan Allah. Maka akan ditunjukkan jalan tercepat untuk sukses. Wallahu A'lam

Dan, dalam pepatah Arab dikatakan, “Man Jadda wajada” (siapa yang bersungguh-sungguh niscaya akan sampai).

Setelah membaca, kemudian bersungguh-sungguh, langkah selanjutnya adalah istiqomah (konsisten). Ide besar apa pun dan tenaga sekuat apa pun jika tidak konsisten dalam menjalaninya tidak akan memberikan dampak sedikit pun. Karena itu kunci utama yang tidak kalah pentingnya adalah istiqomah.

Dalam pepatah bijak kita dikatakan, “Belakang parang pun, bila diasah setiap hari akan tajam juga.” Artinya, siapa pun, dari mana pun, keturunan siapa pun kalau memang istiqomah dalam menempa dirinya dalam ketaatan akan sukses juga.

Hal itulah yang dilakukan oleh Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah yang sebagian orang menyebutnya sebagai budak. Karena istiqomah meneladani Nabi, ia bisa menjadi seorang jenderal pasukan Muslim. Pun demikian dengan putranya, Usamah bin Zaid yang dipercaya Rasulullah menjadi panglima pasukan Muslim kala menghadapi tentara Romawi.

Jadi, istiqomah itu sangat luar biasa. Orang biasa akan jadi luar biasa dengan istiqomah. Orang tidak diperhatikan akan tumbuh menjadi pribadi yang diperhitungkan dengan istiqomah. Oleh karena itu, istiqomahlah dalam iman, takwa dan peningkatan kualitas diri. Sebab, segala kesulitan kuncinya ada pada keistiqomahan.

Kunci sukses menurut islam berikutnya saya ambil dari sini ditulis sbb:

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut: 69).

Kedua, yaitu dengan selalu berprasangka baik terhadap Allah. Sebagai umat Islam, kita hendaknya senantiasa berprasangka baik kepada Allah. Berprasangka bahwa Allah akan memberikan kita kesuksesan dan akan senantiasa melancarkan rejeki kita. Sebagaimana Allah berfirman,

 “Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).

Oleh sebab itu, hendaknya kita selalu senantiasa untuk berprasangkan baik terhadap Allah. Bahkan jika tidak berprasangka baik terhadap Allah, maka kita justru akan mendapatkan celaka. Sebagaimana disebutkan,

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah (hanya sia-sia saja). Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka…” (QS: Ash-Shood: 27)

Kemudian yang ketiga, hendaknya kita menjadi seseorang yang amanah. Dengan menjadi orang yang amanah, maka orang lain pun akan menjadi percaya terhadap kita dan tak akan segan-segan untuk menjalin suatu kerjasama dengan kita. Namun jika sekali kita tidak amanah saat dipercaya oleh orang lain, maka hal tersebut akan memberikan kita dampak keburukan yang luar biasa.

Sebagaimana Rasulullah bersabda, “Tiada iman pada orang yang tidak menunaikan amanah; dan tiada agama pada orang yang tidak menunaikan janji.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban). Sedangkan dalam hadist lain pun disebutkan, “Tunaikan amanah kepada orang yang memberi amanah kepadamu, dan janganlah kamu menghianati orang yang mengkhianatimu.” (HR. Ahmad).

Misalnya, saat kita diamanahi oleh orang lain untuk menjalankan suatu bisnis ataupun usaha, maka hendaknya kita menjalankan amanah tersebut dengan sebaik mungkin. Mulai dari menjalankan bisnis tersebut dengan maksimal, sepenuh hati, dan tidak mengingkari perjanjian kerjasama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Apabila kita tidak amanah, niscaya orang tersebut akan enggan menjalin kerja sama kembali dengan kita.

Sumber inspirasi

https://islami.co/
https://islami.co/

Demikian artikel Sukses Itu Butuh Waktunya Masing-Masing. Semoga menginspirasi. Share artikel Sukses Itu Butuh Waktunya Masing-Masing ini ke teman anda ya?

Wallahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment