Dec 21, 2019

Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan

Pernahkah anda merasa sangat lelah? Semua sudah anda lakukan namun hasil tetap saja tidak seperti yang anda harapkan. Anda sudah melakukan banyak hal namun tetap saja tidak ada yang menghargai anda. Nah yuk simak artikel Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan.


Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan

Kalau motivator pasti mengatakan "never give up". Jangan pernah menyerah. maju terus pantang mundur apapun yang terjadi.

Ini bener... Tidak salah

Cuman kadang kita perlu beristirahat sejenak. Sebab pikiran sudah penuh, dan hampir-hampir tidak bisa menampung apapun lagi. Badan anda juga sudah lelah sangat.

Saran saya beristirahatlah sejenak. Minum air dulu.. Minum suplemen dulu sambil menyandarkan badan. Atau tidurlah sejenak. Lupakan semuanya.

Nah saya ada catatan inspiratif nih. Masih terkait dengan tema Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan.

Tulisan dari instagram ane

https://www.instagram.com/p/B6Tfa0Og5mk/

Dalam 24 jam rutinitasmu pasti pernah merasa sangat lelah. Itu kode alam supaya kamu istirahat sejenak. Maka beristirahatlah. .
.
Istirahatkan badanmu
Istirahatkan suaramu
Istirahatkan pikiranmu
Istirahatkan jiwa dan ragamu
.
.
Lupakan sejenak hiruk pikuk dunia. Mulailah tahapan kontemplasi diri. Menyendiri dalam sepi merenungi kehidupan yg kadang memang begitu kejam. .
.
Istirahatkan diri & badanmu lalu hidupkan jiwa spiritualmu. Buang dunia dalam tong sampah, lalu kumpulkan serpihan iman yg mulai tercerai berai. .
.
Selamat menyepi. Semoga dapat inspirasi tuk hadapi dunia baru dg lebih berhati hati

------------------------------------

Yup

Sejenak beristirahatlah. Istirahatkan badan, pikiran jiwa dan ragamu. Sejenak lupakan dunia, buang saja ke tong sampah. jangan dilirik.

Untuk sementara.

Istirahtlah sinambi ngopi gan


Istirahat dalam rangka apa?

Tafakur dan tadabbur.

tafakur diri, tafakur dan tadabbur alam semesta.

Bertanyalah, apakah kehidupan seperti ini yang akan dijalani sampai meninggal?


Pentingnya tafakur & Tadabbur untuk Kehidupan Menurut Islam

Tafakur adalah kegiatan berfikir atau merenungkan segala penomena yang terjadi di alam semesta. Baik itu dari suatu kejadian ataupun dari suatu pengalaman inderawi.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memasukkan kata “tafakur” dengan makna renungan, perenungan, perihal merenung, memikirkan, menimbang dengan sungguh-sungguh, dan pengheningan cipta.

Sedangkan tadabur adalah suatu gambaran penglihatan hati terhadap akibat-akibat segala urusan. Baik tafakur maupun tadabur, keduanya sama-sama dilakukan dengan menggunakan mata hati. Bedanya, tafakur dilakukan untuk meneliti dalil atau indikator segala sesuatu hal, sedangkan tadabur dilakukan untuk meneliti akibat-akibatnya.

Merenung atau berpikir merupakan arti yang disematkan pada kata tafakur. Dalam Islam, aktivitas ini sangat dianjurkan. Muslim memikirkan tanda-tanda alam dan kejadian di sekitarnya. Merenung sesaat, ujar Rasulullah, lebih besar nilainya daripada amal-amal kebajikan yang dikerjakan dua jenis makhluk hidup, yaitu manusia dan jin.

Imam Al Ghazali dalam sumber disini mengatakan

“Lawanlah nafsu bicara dengan menutup mulut. Hadapilah persoalan pelik dengan tafakur,” demikian ungkap Imam Syafi’I yang dikutip Imam Ghazali dalam kitabnya al-Munqidz min al-Dholal.

Tafakur secara luas dimaknai sebagai sikap kita dalam merenungi dan memahami ayat-ayat Allah di muka bumi dengan tujuan untuk meningkatkan dan menambah keimanan kita. Ayat tentang perintah untuk tafakur dalam Al-Quran lebih dari 50 ayat. Salah satunya dapat kita baca dan sering kita dengar adalah Q.S Al-Imron ayat 190-191:

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia sia, Maha suci engkau, lindungilah kami dari azab neraka”.

Tafakur intinya memikirkan secara mendalam tanda-tanda kekuasaan Allah. Tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi, langit, dan di antara keduanya.

Rasulullah SAW bersabda, “Tafakur satu jam lebih baik ketimbang ibadah 60 tahun lamanya.” (Antara lain termaktub dalam kitab Nashaih al-Ibadkarya an-Nawawi al- Bantani).


What To Do?

Lalu bagaimana selanjutnya ketika kita merasa sangat lelah dengan kehidupan dunia yang selalu mengecewakan?

Ya itu tadi jawabannya. Tafakur

Merenung..

Bisa jadi kehidupan dunia yang kita buru siang dan malam kemudian melupakan kehidupan akherat adalah sebab hidup kita berantakan. Anda ngotot dengan segala daya dan upaya untuk dunia yang anda dapat malah kelelahan yang sangat.

Sebab anda bisa jadi melupakan fitrah manusia.. Yaitu mahluk spiritual.

Bisa jadi anda mengejar dunia seperti orang kehausan. Bukannya dapat minum yang bisa melegakan tenggorokan, malah semakin hari semakin haus.

Jangan menunggu sekarat baru istirahat.

Tapi istirahatlah sekarang. Sejenak. Tafakur

Harapannya anda menemukan kembali fitrah manusia. Anda mendapatkan pencerahan.

Mendapatkan ilham. Inspirasi.

Mendapat petunjuk untuk tidak mengejar dunia, tapi dunia yang akan mengejar anda.

Semoga

Aamiin

Wallahu A'lam

Referensi

https://www.islampos.com/
https://www.islampos.com/
https://khazanah.republika.co.id/
https://www.percikaniman.org/
https://islam.nu.or.id/

Demikian artikel Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan. Semoga mencerahkan. Share artikel dengan judul Ketika Semua Sudah Mentok Buntu Ini yang Harus Anda Lakukan ini ke teman anda yang lain ya?

Sukses




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment