Nov 26, 2019

Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar

Saya membuat artikel Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar, karena hari ini kedatangan tamu. Kawan lama saya yang ingin hijrah menjadi pribadi yang lebih baik. Kisahnya inspiratif dan harus dibaca ya? Simak baik-baik.


Pesan sponsor

Alhamdulillah saya bisa meraih mobil cash tanpa nyicil hanya dalam waktu 6 mingguan. Saya sudah siapkan program untuk anda juga bisa mendapatkannya dalam 6 bulan atau kurang atau uang kembali. Penasaran? KLIK DISINI

Yuk ikut saya gabung bisnis sinergy eco racing, cara termudah dan tercepat mendapatkan mobil idaman keluarga anda. KLIK www.otobest.id

Khabar gembira Eco Racing sudah buka cabang di Malaysia, Thailand, Philipines dan Brunei Darussalam. Jadilah yang pertama.

Baca dan pelajari baik2 sebelum gabung..

--------------------------------------

Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar

Artikel kali ini berjudul Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar, karena sore hari ini saya kedatangan tamu jauh. Dari tampangnya nampak ybs adalah orang parlente. Ganteng, tinggi, putih dan rapih.

Siapa sangka saat ini ybs sedang ada ujain dalam hidupnya. Seperti apa kisah ujiannya? Mari kita cerita dulu gan.

Saya Dulu Punya Niat yang Salah (Sebuah Pengalaman)

Dulu saya merantau punya niat yang kurang betul. Sebab niatan saya hanya cari kerja, cari duit, cari kekayaan. Sepertinya tidak ada sama sekali niatan untuk ibadah. Atau paling tidak kerja untuk ibadah. Nggak kepikiran.

Oleh karena itulah setelah sekitar 8 tahun kerja dengan orang, saya memutuskan resign. Padahal saat itu posisinya sedang ada di puncak. Inventaris mobil saja ada 3. Pendapatan bulanan rata-rata 25 jutaan dan kadang sampai 40 juta sebulan. Angka yang waw saat itu.

Pada akhirnya saya resign dan memilih jadi pengangguran. Sebab bisnis yang saya rintis rontok semua menyisakan kerugian ratusan juta.

Saya resign karena ingin hijrah menjadi lebih baik. Ingin membuktikan bahwa rezeki Allah itu luas. Ingin memperbaharui niat bahwa kerja itu ibadah, kerja itu bermanfaat, kerja itu amal soleh dan semacamnya.

Sebenarnya tidak harus resign keluar dari pekerjaan kalau hanya untuk memperbaharui niat. Namun keputusan saya saat itu adalah resign.

Alhamdulillah melewati masa 5 tahunan sampai sekarang ini ada dinamika perjalanan kehidupan yang keren kalau dikisahkan. Tapi tidak akan saya kisahkan disini, sebab yang ingin saya ceritakan adalah kisah orang lain.


Dia Bergaji Besar 40an Juta Sebulan

Teman saya datang ke rumah hari ini. Ybs dahulunya kerja dengan gaji yang fantastis yaitu bisa 30 juta atau 40 juta sebulan.

Ngomong2 income anda sebulan sekarang berapa?

Karena merasa tidak nyaman, kering rohani, berontak karena khawatir terbelenggu dosa dll lalu ybs memutuskan untuk resign keluar dari pekerjaaannya.

Ybs keluar dari pekerjaan dan memulai hidup belantara baru. Siapa sangka bisnisnya hancur juga.

Bayangannya bisa bebas uang, bebas financial, bebas waktu, bebas ibadah, bebas dengan keluarga dll siapa sangka malah kebalikannya. Hidup makin gak jelas.


Sekarang Rela Jadi Driver Ojek Online

Karena bisnisnya hancur kemudian ybs banting setir daftar ojek online motor. Untuk tampang ganteng, putih, tinggi harusnya jadi bos. Namun ybs rela jadi driver online untuk melanjutkan kehidupan.

Dari pada nganggur nggak ada pendapatan untuk anak istri?

Sudah setahunan ybs jadi driver online. Alhamdulillah incomenya cukup lah. 5 sampai 6 jutaan sebulan. Meski jauh dari gajinya saat dulu.


Sudah Jatuh Rumah Tangga Berantakan

Kalau saya dahulu saat kondisi minus Alhamdulillah istri masih bisa sabar meski berat. Namun tidak dengan sahabat saya ini. Istrinya kurang sabar.

Sebab dari dulu katanya istrinya memang dimanja orang tuanya. Mau apa-apa pasti dikasih.

Pun saat berkeluarga gaya hidupnya sudah high class. Makanya kemudian istrinya shock dengan kehidupan barunya yang kekurangan.

Lalu istrinya memutuskan untuk pulang ke orang tuanya jauh keluar kota bersama anaknya, meninggalkan suaminya berjuang sendiri.

Sungguh sebuah keadaan yang tidak mudah. Saya bisa merasakan kesedihan sahabat saya ini. Disaat ybs butuh support malah ditinggalkan anak dan istrinya.

Keadaan ini Sempat membuatnya Ingin Balik Kerja Lagi. Apalagi banyak penawaran teman2nya dulu dengan gaji besar. Tapi niat dan komitmen sudah pernah dia pancangkan bahwa ybs tidak akan balik kerja lagi apapun yang terjadi.

Bisa membayangkan ujian hidup sahabat kita ini?

Lalu bagaimanakah Solusinya?


Istikomah dalam Hijrah Memang Sulit

Maka saya sampaikan istikomah dalam hijrah menuju kebaikan itu memang tidak mudah alias sulit. Tetap bertahan dalam ujian itu sulit. Tetap ber Tuhan dalam kesulitan itu nggak mudah. Asli nggak mudah.

Bayangkan saja sebuah keadaan bangkrut dalam bisnis dan punya hutang menumpuk. Lalu keuangan semakin lama semakin sulit. Sudah gitu rumah tangga hancur berantakan. Tambahan lagi dihina tetangga, dan di khianati teman. Sudah gitu keadaan makin buruk.

Lalu datanglah fatamorgana. Datang tawaran kerja dengan gaji lebih besar. Datang tawaran pinjaman uang meski dengan bunga tinggi.

Dan dengan keadaan ini kita diminta tetap tenang, tetap bertahan, tetap yakin, tetap sabar dll. Sulit apa sulit?

Saya jamin seorang Ustadz atau Kyai pun tidak semuanya lulus. Sebab keadaan seperti ini memang amat sangat menguji keimanan seseorang. Swear dah...

Apalagi dalam hijrah itu biasanya Ada Fase Pencucian Dosa. Tidak serta merta niat hijrah anda kemudian hidup langsung menjadi lebih baik. Pasti ada masa pencucian dosa2 masa lalu.

Masa dimana kita pernah mengenyam kenikmatan dengan cara-cara haram. Waktu dimana kita pernah menikmati uang berjuta-juta tanpa memikirkan dosa. Waktu dimana kita pernah merendahkan orang lain karena kita kaya. Waktu dimana saat itu kita durhaka atau sombong atau ujub atau pongah dll.

Dan itu semua ada konsekwensinya gan..

Ada masa perih-perih dan getir-getir beberapa tahun setelah memutuskan untuk hijrah. Ada yang setahun, dua tahun bahkan 5 tahun 10 tahun. Tergantung banyak hal. Misalnya kadar dosanya. kalau dahulu dosanya meggunung maka mungkin perlu waktu lebih lama untuk hidup kembali normal.

Atau juga tergantung sabarnya, ikhlasnya, syukurnya, amalannya dll ketika sedang masa pencucian dosa. Sebab kebanyakan akan berontak ketika dimasukkan kedalam kawah azab dunia. Makanya bagi yang sabar dengan perih-perihnya karena atas dasar melihat ridho Allah bisa jadi masa pencucian dosa dipercepat. Wallahu A'lam

Seperti apa perih-perihnya?

Ya seperti kisah diatas. Bisnis bangkrut, utang numpuk, rumah tangga berantakan, dihina, dicaci, difitnah dikhianati, dan masih banyak lagi duri-duri lainnya. Kalau dengan itu anda menyerah, berontak, berprasangka negatif dll maka game over. Niat hijrah hanya sekedar niat semata, karena anda menyerah ditengah jalan.

Mau tidak mau disaat perih ini anda harus bertahan. Harus belajar bangkit dari kemalasan. Harus belajar dan belajar dari keperihan. Harus tangguh. Doa makin dikencengin. Action makin dikencengin juga. Amalan juga dikencengin.

Thats all

Yang jelas Ada Saatnya Hidup Berubah. Percayalah ketika anda niat berhijrah ke arah yang lebih baik, maka pencucian dosa tidak akan berlangsung selamanya.

Pasti akan ada grafik naik naik dan naik.. Dan hajat doa anda supaya bisa lebih sukses, lebih bahagia, lebih makmur, lebih tenang dll akan menjadi kenyataan di ruang dan waktu yang PAS. Kapan itu? Hanya Allah Yang Maha Tahu.

Yang jelas akan ada balasan besar dari kesabaran kita semua. Aamiin

Oleh karena itu saran saya adalah...

Bertahanlah.. Bertahan dalam ujian. Kemudian tetap ber Tuhan dalam kesulitan. Tetap yakin akan pertolongan Allah swt. Tetap beribadah, tetap sholat, tetap berbuat baik dll.

Saya nulis status di facebook gini gan..


Hidup itu bisa berubah sepanjang kita mau berubah. Saya doakan hidup anda berubah lebih kaya, sukses, makmur, bahagia dan lebih bermakna untuk sesama & semesta alam.

Aamiin

-----------------------

Nah terkait dengan Hijrah Mencari Keridhaan Allah swt saya ada Tulisan Ust. Yusuf Mansur yang Inspiratif. Sebelum membaca tulisan UYM silahkan baca juga tulisan saya yang saya upload di status FB yang lain sbb:

Tulisan Ust Yusuf Mansur ini inspiratif banget gan. Mengajak kita tetap berprasangka baik kepada Allah apapun yg terjadi. Sebab dibalik segala kejadian pasti ada hikmah yg dalam.

Kita tidak tahu dan Allah Maha Tahu

Oleh karena itu senadzir apapun hidup kita tetap memaksa diri untuk belajar belajar dan belajar berprasangka baik meski kadang sulit.

Balas keburukan dg kebaikan. Balaslah kebaikan dengan kebaikan yang sama atau lebih.

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Semua mengandung hikmah, untuk meneguhkan pribadi kita, hidup kita & keimanan kita esok hari.

The new you reborn

Nah seperti apakah tulisan UYM? Lihat pict dibawah ini


Bersumber dari Instagram Ustadz Yusuf Mansur https://www.instagram.com/p/B5SPTpul_Cb/ ditulis sbb:

Jangan takut... Bergembiralah...
.
.
Allah bersama kita semua... Semuanya pasti baik dan u/ kebaikan kita semua. Biarkan Allah Bekerja dengan KeghaibanNya. Dengan CaraNya Yang Misterius. Hidupkan iman. Percaya dan yakin. Bahwa Allah sedang menuntun ke tempat, kondisi, suasana, keadaan, posisi, yang jauh lebih baik segalanya.
.
.
Jangan lupa u banyak bertaubat, beristighfar, memohon ampunan dan maafNya. Dan perbaiki ibadah sekuat tenaga. InsyaaAllah THE NEW YOU bakal coming. Anda yang baru, akan sgr dtg.
.
.
(Disarikan dari buku @wirda_mansur: The New You).

--------------------------

Nah demikian artikel dengan judul Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar. Semoga menginspirasi. Kalau dirasa bermanfaat share link artikel Kisah Inspiratif Ingin Hijrah Resign dari Pekerjaan Bergaji Besar ke teman anda ya?

Wallahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment