Aug 24, 2019

Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan

Sudah beberapa kali saya dimasukkan dalam grup debat agama atau ada embel2 diskusi agama. Ujung-ujungnya adalah debat kusir yang tidak ada manfaatnya. Sebab semua tidak ada yang mau ngalah. Makanya saya sering ijin left. Sebab Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan.

Gambar dari google

Breaking News...!! 

Ini yang Anda Butuhkan


Mau tahu cara turun berat badan sampai 18 kg? Konsumsi LVN Slim setiap hari. Pelangsing Badan Herbal Alami & Aman. Menguruskan dan Menurunkan Berat Badan dengan Cepat KLIK DISINI

Belum Bangun Aja Udah Jadi Naga, Apalagi Udah Bangun? Ecomaxx Coffee Solusi Stamina dan Kejantanan Pria Dewasa. 100% produk herbal alami berkualitas. AMAN & LEGAL, BPOM RI KLIK DISINI

-------------------------------

Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan

Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan. Mengapa ditinggalkan saja? Sebab dalam debat tidak ada yang mau ngalah. Adanya mau menang sendiri. Karena tujuannya mau menang sendiri biasanya berakhir dengan debat kusir.

Padahal sebagai muslim dianjurkan untuk mengalah meski benar. Sebab kalau maunya menang artinya hanya mengikuti nafsu saja. Sedangkan nafsu biasanya menyeret manusia kepada kesesatan dan kebinasaan.

Seperti gambar dibawah ini, salah satu grup wa yang beberapa kali memasukkan saya karena left. Dan ada juga grup lain bertema debat yang mana saya selalu menghindar.




Bagaimana Hukum Debat/ Berdebat dalam Islam?

Dalam beberapa sumber dikatakan bahwa sebaiknya kita meninggalkan debat. Sebab ada dalil dan anjurannya.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang meninggalkan perdebatan sementara ia berada di atas kebatilan, maka Allah akan bangunkan sebuah rumah baginya di pinggiran surga. Dan barangsiapa yang meninggalkan perdebatan padahal dia berada di atas kebenaran, maka Allah akan membangun sebuah rumah baginya di atas surga.”

“Sesungguhnya orang yang paling dimurkai oleh Allah ialah orang yang selalu mendebat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Bukanlah seorang mukmin jika suka mencela, melaknat dan berkata-kata keji.” (HR. Tirmidzi)

“…Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (al-Hujurat [49]: 12).

Hudzaifah Radhiyallahu anhu (RA) meriwayatkan, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Tak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) . Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok) itu. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (al-Hujurat [49]: 11).


Jangan Berdebat Tapi Serulah dengan Hikmah

Terus sebaiknya bagaimana kalau tidak boleh berdebat meski dalam kebenaran apalagi diatas kebatilan?

Caranya adalah sebagaimana firman Allah berikut ini

“Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An-Nahl: 125)

Menyeru dengan hikmah dan kebijaksanaan artinya jangan sampai membuat mereka tersinggung. Ati2 ya?

Kalau seruan anda membuat mereka tersinggung artinya anda tidak sedang menyeru tapi sedang mengguri atau mendebat. Karena merasa digurui atau didebat itulah makanya lawan bicara anda merasa malu dan tersinggung.

Ingat ya? Hikmah dan kebijaksanaan.

Bukan menggurui

Wallahu A'lam

Semoga berhasil


Sumber:

https://rumaysho.com/
https://dalamislam.com/alam-islam
https://www.hidayatullah.com/
https://muslim.or.id/

Demikian artikel dengan judul Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan. Semoga mencerahkan. Share artikel Debat Dalam Islam Lebih Baik Diam dan Tinggalkan ke teman anda yang suka debat ya?




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment