Apr 2, 2019

Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah?

Banyak orang yang mengamalkan amalan 1000 dinar yang terdapat dalam QS At Thalaq ayat 2 sampai 3. Jika kita membacanya sekian kali maka akan mendapatkan rezeki kekayaan kelimpahan dan kemakmuran. Nahh Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah? Yuk kita bahas..


Ini Dia Ayat 1000 Dinar

Ayat 1000 dinar terdapat dalam QS At Thalaq ayat 2 dan ayat 3 sbb. Allah swt berfirman

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا 

Arab-Latin: fa iżā balagna ajalahunna fa amsikụhunna bima'rụfin au fāriqụhunna bima'rụfiw wa asy-hidụ żawai 'adlim mingkum wa aqīmusy-syahādata lillāh, żālikum yụ'aẓu bihī mang kāna yu`minu billāhi wal-yaumil-ākhir, wa may yattaqillāha yaj'al lahụ makhrajā

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا 

wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal 'alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja'alallāhu likulli syai`ing qadrā

Referensi: https://tafsirweb.com/37735-ayat-seribu-dinar.html

Terjemah Arti:

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (QS At Thalaq: 2)

Yang dimaksud ayat 1000 dinar adalah bagian terakhir .......... Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar

Dan juga ayat 3 yang artinya sbb

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya Rizki dari arah yang tidak dia duga. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia mencukupinya. Sesungguhnya Allah akan mencapai urusanNya, sesungguhnya Allah telah mengadakan bagi tiap-tiap sesuatu ketentuan.”


Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah?



Banyak orang yang mengamalkan ayat 1000 dinar dengan niat agar rezekinya lancar. Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah?

Ada yang bilang boleh ada yang bilang nggak boleh alias bid'ah dengan berbagai argumen masing2. Tentu saja wallahu A'lam.

Kami pribadi tidak tahu dan nggak ngerti karena bukan ahli fikih ahli hadist. Kami awam tentang hal ini. Namun ijinkan kami sedikit membahas dengan bahasa kami sendiri.

Yang pertama: Bolehkah kita membaca Al Qur'an?

Tentu saja jawabannya boleh dan bernilai pahala. Mau ayat yang manapun dibaca berapa kalipun tetap itu semua berpahala. Justru yang tidak baca yang harus diingatkan supaya baca Al Qur'an surah manapun dan ayat manapun. Sepakat?

Yang kedua: Bolehkah ada muatan doa ketika membaca Al Qur'an?

Tentu saja sangat boleh. Sehabis membaca Al Qur'an malah adalah sebuah waktu dan momentum mustajab dalam berdoa. Betul? Jadi tidak ada salahnya ada muatan doa apapun setelah membaca Al Qur'an dalam hal ini misalnya ayat 1000 dinar. Setelah membaca sekian kali lalu berharap kepada Allah dengan karomah Al Qur'an kalam Ilahi supaya hidupnya sukses dan bahagia.

Yang ketiga: Kenapa harus At Thalaq atau ayat 1000 dinar?

Yang mana aja boleh. Mana aja yang membuat anda nyaman itu tidak ada masalah. Semua berpahala dan sangat dianjurkan. Kalau memang nyaman dengan ayat 1000 dinar kemudian salahnya dimana?

Adapun ayat 1000 dinar itu hanya penamaan bahasa Indonesia saja. Biar mudah diingat. Biar familiar. Kalau mau diganti ayat tersebut dengan penamaan "Ayat penyembuh" misalnya menurut saya juga silahkan saja. Toh semua tidak akan mengganti kedudukan nama surah dalam bahasa Arab.

Yang ke empat: Khan tidak ada dalil dan hadistnya

Waaah kalau ini saya tidak tahu. Cuman mengapa kita tidak memakai dalil bahwa membaca 1 huruf dalam Al Qur'an diberikan pahala kebaikan 10 kali lipat? Saya pikir dengan ini akan membuat mereka yang membacanya merasa dihargai.

Sebab motivasi orang membaca Al Qur'an itu berbeda-beda. Ada yang motivasinya dunia akherat, ada juga yang motivasinya akherat dunia.. hehehe. Sama saja ya?

Dan juga ketika ada orang atau teman kita sedang belajar membaca Al Qur'an apapun motivasinya ayuk kita dukung. Ayuk kita support. Jangan dilemahkan. Sebodoh2nya kita pasti selain ada muatan doa untuk keduniaan juga pasti ada untuk akherat.

Maksudnya adalah mana ada orang baca Al Qur'an motivasinya dunia saja?. COba tanya begini. "Apakah kamu membaca ayat 1000 dinar supaya sukses di dunia saja? Atau dunia akherat?". Maka saya jamin mereka ingin sukses dunia akherat.

Cuma silahkan saja dengan pendapat anda. Saya tidak memusingkan dengan hal itu. Saya hanya ingin memberikan motivasi kepada mereka yang membaca ayat 1000 dinar supaya teruskan membaca. Sebab itu adalah bagian dari Al Qur'an. Jangan lupa baca surah yang lain juga.

Bagi anda yang membaca Al Waqiah dan ada muatan doa supaya rezeki lancar, maka saran saya lanjutkan. Jangan berhenti. Insya Allah berpahala dunia akherat. Dan juga jangan lupa baca surah Al Qur'an yang lain juga ya?

Naah tema Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah? Sudah mendapatkan jawabannya ya? Tapi jawaban dari saya al fakir lho? Hehe


Keutamaan dan fadhilah Dahsyat Ayat 1000 Dinar



Dalam sumber disini ditulis beberapa keutamaan Ayat 1000 dinar sbb

Menurut Ibnu Katsir, Maksud ayat “Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya Rizki dari arah yang tidak dia duga” adalah barangsiapa yang bertakwa kepada Allah dengan menjalankan seluruh perintahNya dan menjauhi laranganNya niscaya Dia akan member rizki dari arah yang tidak pernah terbesit dalam hatinya.

Dalam kitab Al Musnad disebutkan dari Muhammad  bin Ali bin Abdullah bin Abbas, dari ayahnya, dari kakeknya, Abdullah bin Abbas, dia berkata: “Rasulullah bersabda:

“Barang siapa banya beristighfar (memohon ampunan), maka Allah akan menjadikan baginya setiap kesusahan menjadi kemudahan, setiap kesempitan menjadi kelapangan, dan akan Dia karuniai rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Hadits di atas sekaligus menjadi penguat tafsir ayat Seribu Dinar.

Disebutkan lagi dalam hadits:

Dari Imam Ahmad meriwayatkan dari Tsauban, dia berkata: “Rasulullah bersabda: “sesungguhnya seorang hamba akan diharamkan dari rizki karena dosa yang dilakukannnya, dan tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali do’a, dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali kebaikan.” (H. R. An Nasa’i. Ibnu Majah)

Kemudian dijelaskan lagi dalam hadits mengenai ayat selanjutnya yaitu “Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia mencukupinya”.

Bahwa Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas bahwa dia memberitahunya, pada suatu hari dia pernah naik (membonceng) kendaraan dibelakanng Rasulullah SAW, lalu beliau bersabda kepadanya:

“Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, Niscaya engkau akan mendapatkanNya dihadapanmu. Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah. Dan jika engkau memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika umat ini bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) kepadamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu melainkan dengan sesuatu yang ditetapkan Allah bagimu. Dan jika mereka bersatu untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu melainkan dengan apa yang ditetapkan Allah bagimu. Pena telah diangkat, dan telah kering pula (tinta) lembaran-lembaran ini.”


Tafsir Ayat 1000 Dinar



Berikut ini tafsir ayat 1000 dinar yang saya ambil sumbernya dari sini.

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا 

Arab-Latin: fa iżā balagna ajalahunna fa amsikụhunna bima'rụfin au fāriqụhunna bima'rụfiw wa asy-hidụ żawai 'adlim mingkum wa aqīmusy-syahādata lillāh, żālikum yụ'aẓu bihī mang kāna yu`minu billāhi wal-yaumil-ākhir, wa may yattaqillāha yaj'al lahụ makhrajā

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا 

wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal 'alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja'alallāhu likulli syai`ing qadrā

Referensi: https://tafsirweb.com/37735-ayat-seribu-dinar.html

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

(Tafsir al-Wajiz)

2. Jika mereka telah mendekati akhir masa iddah, maka ruju’ilah mereka dengan baik tanpa menyakiti atau melepaskan mereka sampai habis masa iddahnya. Penuhilah hak-hak mereka, Berhati-hatilah jangan sampai menyakiti mereka jika ingin melakukan ruju’, seperti melakukan ruju’ dengannya kemudian menalaknya lagi selama masa iddahnya. Bersaksilah kalian (meliputi kalian semua) sebagai saksi yang adil atas perkala talak dan ruju’ agar terhindar dari keragu-raguan dan menghentikan perselisihan. Lakukanlah hal itu wahai para saksi dengan ikhlas karena Allah tanpa berpihak (pada siapapun) atau tanpa menyimpang dari kebenaran. Itulah hal-hal yang diperintahkan bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dalam perkara talak atau ruju’ dan kesaksian. Karena itu adalah nasehat yang bermanfaat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya, maka dimudahkan urusan-urusannya. Ibnu Mardawiyah dan Al-Khutaib dari Ibnu Abbas: “Sesungguhnya ayat ini diturunkan berkenaan dengan anak Auf bin Malik yang ditawan musuh, kemudian kedua orang tuanya memperbanyak bacaan hauqalah. Setelah itu, musuhnya mengabaikannya, lalu dia menaiki kambingnya dan kembali pulang ke ayahnya” (Tafsir al-Wajiz)

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا 

wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal 'alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja'alallāhu likulli syai`ing qadrā

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. — Surat At-Talaq Ayat 3


(Tafsir al-Muyassar)

2-3. Bila para istri yang ditalak itu mendekati masa akhir iddahnya, maka silakan merujuk mereka dengan tetap memperlakukan mereka dengan baik dan memberi mereka nafkah, atau berpisahlah dengan mereka dengan tetap memberikan hak-hak mereka tanpa memudaratkan mereka. Persaksikanlah dua orang yang adil di antara kalian atas rujuk dan perpisahan. Tunaikanlah wahai para saksi, kesaksian karena Allah semata, bukan karena yang lainnya. Apa yang Allah perintahkan kepada kalian ini merupakan nasihat kepada siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat. Barangsiapa takut kepada Allah lalu dia melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang, niscaya Allah memberinya jalan keluar dari segala kesempitan. Dan memudahkan sebab-sebab rizki baginya dari arah yang tidak terbetik dalam pikirannya dan tidak pernah diduganya. Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya dari segala apa yang membuatnya bersedih dari seluruh urusannya. Sesungguhnya Allah menguasai urusanNYa, tidak ada yang luput dari Allah dan tidak ada yang melemahkannya. Allah telah menetapkan bagi segala sesuatu masa akhir sebagai ajalnya dan takdir yang tidak dilampauinya. (Tafsir al-Muyassar)


(Tafsir al-Wajiz)

3. Dan memberinya rejeki dengan berbagai persiapan melalui arah yang tidak diketahui. Barangsiapa menyerahkan urusannya kepada Allah, maka Dia akan mencukupinya. Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menerapkan hukum, kehendak, dan takdirNya terhadap makhlukNya. Sungguh Allah telah menciptakan bagi tiap-tiap sesuatu kesejahteraan yang sudah ditakdirkan, jumlah dan masanya tidak lebih dari takdir yang telah ditentukan itu. (Tafsir al-Wajiz)

Referensi: https://tafsirweb.com/37735-ayat-seribu-dinar.html

------------------------

Demikian tema Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah? Bagaimana menurut anda?

Share artikel Ayat 1000 Dinar Solusi Memperlancar Rezeki & Kekayaan Melimpah Ruah, Benarkah? ini. Semoga bermanfaat.

Wallahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment