Nov 9, 2018

Menjawab Pertanyaan Calmit Tentang Halal Haram PayTren

Pernahkan anda sebagai paytreners ditanya oleh calmit misalnya, "Apakah paytren halal dan sesuai syar'i?". Maka jawabannya akan panjang. Nah berikut ini artikel berjudul Menjawab Pertanyaan Calmit Tentang Halal Haram PayTren.

Gambar dari google

Paytren itu legalisasinya sangat lengkap, bahkan khabar terbaru menjadi perusahaan pertama fintech syariah di Indonesia, dan sudah mendapatkan penghargaannya kemarin kamis 8 November 2018. Diluar itu juga sudah ada ijin MUI. Kalau masalah legalitas mengikuti regulasi pemerintah sudah lengkap banget. APLI, OJK, Deperindag, BI dll.


Menjawab Pertanyaan Calmit Tentang Halal Haram PayTren

CUman masalah halal haram tetap akan menjadi polemik yang tiada habisnya. Daripada menghabiskan energy yuk lakukan terbaik dibidang masing2. Yang berkeyakinan haram maka tidak usah pake paytren dan lakukan yang terbaik dibidang anda saat ini.


Yang percaya paytren silahkan daftar dan mari bangun ekonomi kerakyatan bersama paytren. Yang mau mempelajari dulu silahkan pelajari DISINI

Yang belum baca artikel sebelumnya wajib baca ya. Ada totalnya 9 pertanyaan dan jawaban seputar bisnis paytren dalam 2 artikel dibawah. Copas dan save, jadikan 1 file

"Lalu bagaimana menjawab pertanyaan calmit yang bertanya halal haram paytren?"

Silahkan copas artikel dibawah ini gaes. Berikan kepada calmit anda. Namun kalau calmit tetap tidak puas dengan jawaban anda dan tetap menganggap haram maka saran saya jangan lanjutkan berdebat. Sekali lagi hanya menghabiskan energi saja.

Doakan calmit anda dengan doa yang baik, "Siap gan, kalau anda berkeyakinan demikian tidak apa-apa. Saling mendoakan saja ya Gan?". Misalnya gitu

Copas ini ya?

----------------------------------

"Bagaimana hukum PayTren? Halal atau haram. Mohon dijelaskan?"

Jawab: Sebelum menjawab saya ingin sedikit bercerita bahwa perjalanan PayTren mendapatkan sertifikasi syariah dari DSN MUI melalui proses-proses yang panjang hampir 4 tahun. Ada perbaikan disana-sini sehingga sertifikasi tersebut keluar. Ada lebih dari puluhan kali perbaikan demi perbaikan sehingga sertifikasi halal keluar.

Oleh sebab itu lihatlah proses yang update dan terbaru jangan melihat masa lalu. Kalau yang dinilai masa lalu maka ketahuilah PayTren terus bermetamorfosis. Lihatlah yang sekarang..

Yang kedua mari kita coba melihat dari perspektif MISI dari PayTren Ustadz Yusuf Mansur. Tujuan besarnya adalah membangun ekonomi berjamaah. Berbuat nyata untuk Ekonomi syariah Indonesia. Tidak ngomong thok. Berjamaah membeli kembali Indonesia yang aset2nya sudah banyak dikuasai asing.


Lihatlah tujuan besarnya dan hargailah proses2nya menuju lebih baik dan sempurna. Sebab PayTren terus memperbaiki diri, dan terus memperkuat diri baik secara legal maupun syariah. Yang salah dibenerin yang bener di sempurnain.

Alhamdulillah Agustus 2017 setelah melewati proses2 yang panjang PayTren sudah mendapatkan sertifikasi Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI. Sedangkan fatwa MUI yang selama ini menjadi rujukan hukum bagi muslim khususnya di Indonesia.

Memang ada beberapa yang memfatwakan haram, misalnya dari sahabat PSN (Persatuan Santri Nasional) dan atau Dr. Erwandi, sebab ada unsur Dhoror, Ghoror, fasad, Dzolim dll. Dan itu malah bagus untuk memperkaya keberagaman. Sebab perbedaan adalah sesuatu yang pasti adanya dan itu adalah rahmat.

Berpedaan pandangan adalah biasa, yang tidak boleh adalah berpecah belah gara-gara beda penafsiran. Sebab kalau sudah berpecah belah maka umat Islam menjadi semakin bertambah lemah. Apapun perbedaan tetap persatuan islam diatas segala-galanya.

Alhamdulillah selepas Kyai Ma'ruf Amin dan DSN MUI memberikat sertifikasi halal lalu mendapat banyak apresiasi dan dukungan dari banyak pihak. Misalnya Aa' Gym, Ust. Abdul Somad, Habib Novel, Gub dan Wagub DKI Jakarta, Buya Anwar, Joko Komara APLI, Ibu Khofifah, Ust. Solmed, Habib Rizieq dan masih banyak lagi yang lainnya.

Disebuah kesempatan ust. Abdul Somad ditanya tentang PayTren yg sudah dapat sertifikasi halal MUI beliau menjawab kurang lebih, "Kalau MUI sudah mengeluarkan fatwa selesai lah. Pake fatwa MUI..."

Kesimpulannya adalah kalau anda yakin bahwa PayTren halalan thoyyiban silahkan daftar dan ikut berjuang bersama kami membangun ekonomi kerakyatan. Kalau antum berkeyakinan sebaliknya juga tidak apa-apa. Mari berjuang untuk Indonesia di bidang masing-masing. Wallahu A'lam

Anda yang mana? Yang mendukung perjuangan PayTren untuk ekonomi Syariah Indonesia?

Kalau mendukung yuk pake PayTren sekarang juga. Siap??

Referensi

Daftar Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah

https://dsnmui.or.id/daftar-perusahaan-penjualan-langsung-berjenjang-syariah/

---------------------------------

Demikian artikel dengan judul Menjawab Pertanyaan Calmit Tentang Halal Haram PayTren. Semoga bermanfaat. Share ke tim anda ya?

Wallahu A'lam



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment