Nov 2, 2018

Doa Mustajab Ketika Mendapatkan Musibah & Kesulitan

Berikut ini Doa Mustajab Ketika Mendapatkan Musibah & Kesulitan Referensi dari dari buku Ustadz Yusuf Mansur dan Amir Kumadin judulnya doa-doa kunci rezeki, terbitan Intuisi Press. Semoga bermanfaat.

Judul aslinya "Doa Memohon Pertolongan Ketika Menghadapi Kesulitan dan Ditimpa Kemalangan" halaman 215 sd 216.


Doa Mustajab Ketika Mendapatkan Musibah & Kesulitan


Doa Mustajab Ketika Mendapatkan Musibah & Kesulitan. Dalam buku tersebut ditulis sbb:

Nabi saw bersabda, "Barang siapa membaca ayat Kursi dan penutup Surah Al Baqarah pada saat kesulitan dan ketika ditimpa kemalangan, maka Allah swt akan menolongnya (HR. Ibn Anas dari Abu Qatadah ra.)

Ayat kursi sbb (diambil dari sumber disini)

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.
Terjemahan Ayat Kursi
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Dua Ayat Terakhir Surat Al Baqarah (sumber disini)
آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286
Terjemahan
“Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 285-286)

Doa Ketika Mendapatkan Musibah

Nabi saw bersabda, "Tidaklah seorang hamba ditimpa suatu musibah, lalui dia berkata

"Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun. Allahumma ajirnii fii musiibatii wakhluf lii khoiron minha"

Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada_Nyalah kami akan kembali. Ya Allah berilah aku pahala atas musibah ini dan gantilah musibah ini dengan suatu kebaikan.

Maka Allah akan memberikan balasan kepadanya terhadap musibah tersebut dan menggantinya dengan yang lebih baik' (HR Muslim)


Sebelum Berdoa Baca 5 Prosedur Sebelum Berdoa


Ini dia 5 prosedur dalam berdoa yang harus kita ikuti (seperti ditulis dalam buku tersebut) tapi dengan bahasa saya. Artinya sebelum membaca doa-doa yang sudah dan akan saya tulis pastikan temen2 sudah melewati step2 sbb
  1. Pertama: Taubat dulu sambil Mendekat kepada Allah swt. Terima keadaan yang kadang berat sebagai bagian dari penyucian dosa.
  2. Kedua: menjalankan hukum2 agama. Misalnya mulai membiasakan sholat berjamaah dimasjid. Memperhatikan syarat2 dalam berdoa dan menggunakan asmaul husna dalam memulai berdoa.
  3. Ketiga: Menjalankan amaliyah2 kunci rezeki sebagai faktor penguat doa anda. Ada 2 amaliyah kunci rezeki yakni amaliah lahir dan bathin. Misalnya Istighfar, tawakal, syukur, sholat dan sabar, sholat dhuha, sholat hajat, sholat istikhoroh, sedekah, taqwa dll
  4. Keempat: Tambah tendangan doa anda dengan baca Qur'an dan zikir2. Menzikirkan ayat2 rezeki dalam Al Quran. Misalnya membaca surah Al Waqiah, Al Ikhlas, Ayat Kursi, Dll
  5. Kelima: Berdoa dengan doa-doa kunci rezeki yang dibarengi permohonan akan keperluan atau hajat mendesak kita. Misalnya doa yang akan saya tulis dalam artikel ini maupun artikel yang lain.

Demikian Doa Mustajab Ketika Mendapatkan Musibah & Kesulitan Referensi dari dari buku Ustadz Yusuf Mansur dan Amir Kumadin judulnya doa-doa kunci rezeki, terbitan Intuisi Press. Semoga bermanfaat.

Share ke teman anda ya?

Wallahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment