May 23, 2018

Ketika Ust. Felix Siauw dan Ust. Abdul Somad di Benci dan di Rindu

Sudah beberapa waktu seperti ada pro dan kontra kepada sosok2 ulama kita. Padahal yang pro dan kontra itu sama-sama muslim. Muslim tapi bermusuhan.

Pas momentnya bom Surabaya, kemudian diikuti oleh keluaran daftar 200 mubaligh yang mana didalamnya tidak ada nama Ust. Abdul Somad LC MA, Ust. Felix Siauw, Ust. Bachtiar Nasir dll.

La iya lah.. Kalau nama2 ustadz yang beken diatas masuk daftar pasti jamaah ngantri ingin mengundangnya. Jamaah pasti lebih memilih mengundang Ustadz Abdul Somad misalnya, dibanding dengan yang lain.

Dikarenakan jadwal mereka padat, maka kemenag tidak memasukkan nama2 tersebut.

Naaah



Berikut ini contoh pict permusuhan yang nggak wajar. Mosok muslim sama muslim bermusuhan?

Di akun Instagram Ust. felix Siauw https://www.instagram.com/p/BjCtaRMnEjK/?taken-by=felix.siauw  banyak yang menolak pengajian beliau karena katanya radikal dan menanam benih2 terorisme





Kalau akun ig Ust. Felix yang lainnya ada disini https://www.instagram.com/felixsiauw/

Di akun instagram Ustadz Abdul Somad LC MA  https://www.instagram.com/p/BjHptMeDb6Q/?taken-by=ustadzabdulsomad ada yang nyinyir katanya UAS adalah mubaligh Iblis.


Mari kita sejenak keluar dari asumsi bahwa beberapa ustadz misalnya ustadz Felix Siauw atau Ustadz Abdul Somad LC MA adalah radikal. Kita keluar sebentar, dan coba membaca tulisan yang menyudutkan mereka.

Sebab kalau kitanya waras maka akan tahu kalau bahasa yang dipakai adalah bahasa kasar. Bahasa orang2 yang tidak berbudaya. Bar-bar asal ngablak saja. Nyinyir tingkat tinggi. Betul nggak?



Lalu apakah ustadz yang sering mereka bilang radikal pernah berkata ngablak bin kasar bin nyinyir? Saya jamin tidak pernah.

Dari hal ini saja seharusnya kita tahu ke arah mana permusuhan ditujukan. Yaitu ke arah agama Islam itu sendiri. Ini ulah segelintir oknum, pembuat makar, yang ingin mengadu domba umat Islam. Oleh karena itu waspadalah.

Save ulama kita yang secara teguh terus berdakwah tanpa ada kata nyinyir keluar dari mulutnya. Tidak ada ajakan berbuat bar-bar kecuali mengajak kita mempelajari islam lebih dalam. Save ulama


Dalam sebuah kesempatan Imam Syafii mengatakan sbb

"Perhatikan panah-panah musuh (ditujukan kepada siapa) maka akan menunjukimu siapa (ulama) pengikut kebenaran" (Imam Syafii)

Artinya kyai, ustadz atau ulama mana yang saat ini diincer sana diincer sini. Dicari kesalahan sana dicari disini. Sekecil apapun kesalahan lalu di blow up. Naah itu dia (kemungkinan) ulama pembela kebenaran.


Dalam beberapa komentar di akun ig Ustadz Abdul Somad  https://www.instagram.com/p/BjHptMeDb6Q/?taken-by=ustadzabdulsomad
 ditulis begini, mudah2an bisa membuka kesadaran kita. Membuka apa yang ada dalam dada

ikhsancolony96Imam syafei pernah berkata, nanti d akhir jaman akan banyak ulama yang membingungkan ummat, sehingga ummat bingung memilih mana ulama warosatul anbiya mana ulama suu yang menyesatkan ummat" maka imam syafei mengatakan, CARILAH ULAMA YANG PALING DI BENCI OLEH ORANG ORANG KAFIR DAN ORG MUNAFIK, DAN JADIKANLAH IYA SEBAGAI ULAMA YANG MEMBIMBINGMU. DAN JAUHILAH ULAMA YANG DEKAT DENGAN ORG KAFIR DAN ORG MUNAFIK, KARENA IA AKAN MENYESATKANMU DAN MENJAUHKAN MU DARI KERIDHOAN ALLAH SWT... Semoga kita berada d dalam lindungan allah dan berada d jalan yang allah ridhoi... Aamiin allahumma aamiin πŸ™πŸ™πŸ™ semoga syekhuna @ustadzabdulsomad selalu d sehatkan dzohir batin aammiin ya allaahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜Š


aldiansyahmovic10inilah ulama yg patut dicontoh.. menurut Imam As-syafi'i Dia akhir zaman Umat akan bingun mencari mana yg ulama sebenar2 nya ulama.. dan carilah ulama yg banyak di Caci maki/fitnah oleh kaum Munafik dan kafir
aditya_ali_khattabDekatilah ulama yg dibenci oleh penguasa yg dzalim, jauhilan ulama yg disanjung oleh penguasa yg dzalim. Yg hatinya baik pasti bakal tau mana ulama yg harus diikuti mana yg harus dijauhi, sehat selalu guru tercinta @ustadzabdulsomad Aamiin, tetap kuat dan istiqomah di jalan yg hak guruku😊.

Sebab memang mereka sang pembuat makar begitu caranya. Mencari kesalahan-kesalahan kecil untuk kemudian di blow up. Kalau nggak ada cacat maka dicari-cari cacatnya. Atau yang paling terkenal, mereka "melakukan penggiringan opini publik"

Yang salah bisa jadi benar yang benar bisa jadi salah.

Mereka mencari-cari bulu hitam pada domba bulu putih. Tentu saja susahnya setengah mati. Ketika ketemu satu bulu putih langsung di blow up ke semua media dan mengatakan, "Ahaa ini dia domba bulu hitam. Ini buktinya. Saya sudah menemukan satu bulu hitamnya"

Sudah jelas itu domba putih. Hanya orang2 yang nggak waras saja yang percaya.


Begitulah aura sekarang ini. Disatu sisi ada yang benci disisi lain tak terhitung yang rindu ingin mendengar tausiyahnya. Disatu sisi ada yang iri dengki disisi lain dinantikan sepanjang hari.

Antara rindu dan benci.. hehe. Tapi masih banyakan yang rindu.. Dalam sebuah voting diperoleh angka kurang lebih 75 VS 25. Yakni 75 persen mendukung perjuangan ulama (misalnya Ustadz Abdul Somad LC MA, Ust. Felix Siauw, Ust Bachtiar, Ust Adi Hidayat dll), sementara 25 persen benci.

Dan yang benci mungkin 50% akun orang2 yang kurang wawasan, 25% akun klonengan sementara sisanya akun penebar kebencian. Cuman prediksi itung2an saya.. Hehe


*KESIMPULAN*

Saya mengajak kepada kaum muslimin, entah itu NU, Muhammadiyah, FPI, Banser atau siapapun yang mengaku umat Islam yuk bersatu. Buang dulu baju kebesaran dari mazhab, atau firqohnya. Kita menuju kepada satu kata "Islam".



Buang permusuhan, buang kedengkian. Jangan sampai mereka (makar asing) sukses menanamkan program divide et impera di negara kita. Politik adu domba dengan segala macam cara. Jangan sampai.

Buang dulu ego dan kepentingan aliranmu. Kita bersatu atas nama agama, bersatu dalam tali Allah. Rekatkan persatuan.

Bagi kawan2 semua jangan ikut2an menghujat kalau belum tahu kebenarannya. Jaga mulutnya jangan sampai nanti dihisab dihari kiamat dengan hisab yang berat. Tutup mulutnya kalau tidak tahu. Jangan latah.

Jangan karena kecintaan buta terhadap organisasi/ firqoh membuat hati ikut buta.

Buat para Ustadz yang lain jangan malah ikut memanaskan situasi. Bikin adem umat. Anda adalah panutan, jadi jaga kesantunan didalam memberikan statement.

Mari kita sama-sama berdoa semoga bangsa kita senantiasa Allah jaga dari tangan2 zalim. Semoga bangsa kita tetap dalam persatuan antar umat beragama, baik dari segala suku dan ras. Bersatu membangun ibu pertiwi.

--------------------------------

Demikian artikel "Ketika Ust. Felix Siauw dan Ust. Abdul Somad di Benci dan di Rindu". Semoga membuka pencerahan kita semua

Wallahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment