May 23, 2018

Ketika Nabi Muhammad saw Merampas Harta Perniagaan

Nabi Muhammad saw pernah hendak merampas barang perniagaan milik kaum atau kabilah dagang Quraisy. Lho kok bisa gitu? Makanya baca sampai akhir ya?

Artikal "Ketika Nabi Muhammad saw Merampas Harta Perniagaan" ini sebenarnya sudah saya kirimkan ke tim saya di grup rahasia. Yakni tim Kampung PayTren Nusantara. Namun saya share ulang supaya pembaca juga mendapatkan spiritnya.


Sudah tahu PayTren belum?

Kalau belum segera pake PayTren ya? Jadilah tim saya biar bisa berjuang bareng2 membangun ekonomi ummat

KLIK DISINI dan isi form pendaftarannya

Semoga sukses

Ini dia kisahnya


Ketika Nabi Muhammad saw Merampas Harta Perniagaan

Singkat cerita Nabi saw bersama sekitar 40 sahabat mengejar kawanan suku Quarisy yang membawa barang perniagaan menuju mekah. Namun sayang Kabilah dagang yang dipimpin oleh Kurz Bin Jabirdari lolos dari pengejaran.

Nabi saw tidak menyerah. Beliau mencari informasi kapan kabilah dagang yang menuju mekah kembali dan melewati Badar. Lalu diutuslah seseorang untuk mencari informasi arus balik kabilah dagang dari Mekah.



Abu Sufyan pemimpin arus balik kabilah dagang suku Quraisy yang membawa harta perniagaan setara dengan 1.3 Trilyun ternyata orang yang cerdas. Ia mencium aroma penyergapan yang dilakukan oleh Rosulullah saw bersama pasukannya. Abu Sufyan mengambil jalan lain.

Meksipun pada akhirnya Abu Sufyan tertangkap namun ia berhasil mengirim utusan ke kaum Quraisy mekah dan meminta bala bantuan. Lalu datanglah 1.000 pasukan dengan bersenjata lengkap. Sementara pasukan Nabi saw pada saat itu sekitar 300 orang dengan senjata seadannya.

Lalu terjadilah perang pertama dalam sejarah perkembangan Islam yang disebut dengan perang Badar dan dimenangkan oleh pasukan Muslim.


Pertanyaannya adalah:

Mengapa Nabi saw dan pasukannya hendak merampas perniagaan dari kabilah dagang Quraisy yang nilainya setara dengan 1.3 trilyun?

Karena harta perniagaan itu sebenarnya milik kaum muslimin yang sebelumnya sudah dirampas oleh pasukan Quraisy. Rosulullah saw hendak mengambil kembali hak-hak kaum muslimin yang dirampas..

Pada akhirnya dengan ghiroh dan semangat jihad yang membara pasukan muslim berhasil menang di perang Badar dan mengambil kembali hak mereka. Begitu kira-kira


*Hikmah*

Misi PayTren adalah membeli kembali aset-aset Indonesia yang dikuasai oleh asing, melalui sebuah system ekonomi berjamaah. Bahkan konon 80% aset bangsa dalam berbagai bentuk sudah dimiliki oleh asing. Nilainya tentu ratusan trilyun.



Kawan-kawan siap nggak, mengambil (membeli) kembali hak-hak kita yang sudah dirampas?

Kawan-kawan siap nggak berjuang dan berjihad (dalam system) untuk mengalahkan kekuatan mereka (asing) meskipun secara jumlah kita kalah jauh dan secara persenjataan juga kalah?

Kalau siap, ambil semangat/ spirit perang Badar. Bangkit dan majulah. Yakin meskipun jumlahnya baru sedikit tapi bisa menang dan berjaya dengan Ijin Allah swt.

Takbir...!

(Terinspirasi dari Kajian Ust. Sulton Hadi Bekasi)

Met pagi
Met aktifitas
Met berjuang untuk keluarga dan umat

Salam
EAB

---------------------------

Nah begitulah kisahnya. Untuk membaca kisah lengkap dari perang Badar silahkan buka2 google. Saya hanya kasih cerita secara global

Demikian artikel "Ketika Nabi Muhammad saw Merampas Harta Perniagaan" semoga tersetrum spiritnya. Spirit cinta NKRI. Aamiin

Wallahu A'lam





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment