May 7, 2018

Jawaban Pertanyaan Apa Hukum PayTren Haram atau Halal Bag. 1

Pernahkah anda mendapatkan pertanyaan dari calon mitra Apa Hukum PayTren Haram atau Halal? Pastinya pernah dan sering. Lalu bermuncullah bejubel pendapat, hujjah dan argumen di banyak web dan blog dan media sosial.

Ada yang bilang haram ada yang bilang halal.

Lalu seperti apa Jawaban Pertanyaan Apa Hukum PayTren Haram atau Halal?


Kalau saran saya adalah sbb
  • Bilang saja tidak tahu, sebab kita ikut pendapat DSN MUI yang sudah mengeluarkan sertifikasi syariah. Bilang saja "Kami ikut fatwa DSM MUI". Dah itu sudah cukup.
  • Jangan berargumen/ berhujjah sebab tidak akan ada titik temu
  • Jangan adu dalil sebab kita bukan ahli fiqih
  • Tidak usah menang-menangan itu nggak penting. Lebih baik mengalah dan mendoakan untuk kebaikan semua

Sebab apa? Sebab sampai kapanpun perbedaan akan selalu ada. Mengapa? Sebab perspektif dalam melihat sebuah masalah sudah berbeda, dan akan sulit ada titik temunya.

Contoh sederhana "Apa hukum qunut subuh?"

Maka akan selalu ada 2 jawaban yaitu boleh (sunnah) dan tidak boleh (bid'ah). Yang satu berkeyakinan qunut subuh berpahala yang lain berkeyakinan qunut subuh bid'ah dan sesat dan masuk neraka. 2 pendapat yang bersebrangan

Tapi kalau kita bertanya, "Apa hukum persatuan dalam islam?"

Semua sepakat hukum persatuan adalah wajib. Haram hukumnya berpecah belah. Pada kenyataannya hanya karena qunut kita berpecah belah. Ini fakta...



Oleh sebab itu sekali lagi lebih baik mengalah tidak perlu adu argumen apalagi menang-menangan. Cukup doakan kita semua, saya juga agar supaya diberikan taufik dan hidayah oleh Allah swt.

Saya mau mengutip tulisan wikipedia sbb

Fardu kifayah (Arab: فرض كفاية‎) adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, namun bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Contoh aktivitas yang tergolong fardu kifayah:
  • Menyalatkan jenazah muslim
  • Belajar ilmu tertentu (misalnya kedokteran, ekonomi)
  • Melakukan hal yang diperintahkan dan menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Tuhan
  • Jihad ibtida'i
  • Membela negara tempat ia tinggal

Suatu perbuatan yang semula hukumnya fardu kifayah bisa menjadi fardu 'ain apabila perbuatan dimaksud belum dapat terlaksana dengan hanya mengandalkan sebagian dari kaum muslimin saja

----------------------------

Beberapa waktu yang lalu saya mendengar sekilas statement Ippho Santosa sbb

Apa hukum ekonomi syariah/ ekonomi islam disebuah negara?

Hukumnya adalah fardhu kifayah. Artinya wajib ada ekonomi syariah yang diperjuangkan oleh sebagian orang sehingga bisa berdiri tegak disebuah kota atau sebuah negara. Jika ekonomi syariah sudah tegak maka gugurlah kewajiban orang lain.

Sebab apa? Sebab sudah dilakukan oleh sebagian orang/ komunitas.

Kalau kemudian dalam sebuah negara tidak ada perjuangan ekonomi syariah yang dilakukan secara nyata oleh sekelompok orang maka dosanya akan meliputi semua warga negara tidak terkecuali.

-----------------------------

Menurut (kalau tidak salah) Prof Adi Warman dari DSN MUI ada 3 jenis MLM



  1. MLM Ponzi yang mana tidak benar secara qonun dan tidak benar secara syariah. System ponzi inilah yang harus diberantas.
  2. MLM Konvensional yakni benar secara Qonun dan tidak benar secara syariah. System ekonomi konvensional yang semisal/ mirip dengan MLM dinegara kita saking banyaknya. Mengapa demikian? Sebab Indonesia bukan negara Islam.
  3. MLM Syariah yakni benar secara Qonun dan benar secara syariah. Inilah yang sudah dan terus diperjuangkan oleh PayTren Ustadz Yusuf Mansur

Pintu masuk PayTren melalui system MLM yang mana sebagian orang mengharamkannya sebab ada unsur Ghoror, dhoror, fasad, dzolim dll. Apa itu ghoror dll? Saya tidak tahu sebab bukan bidang saya.. Hehe

Karena pintu masuknya melalui system MLM kemudian PayTren menjadi viral. Banyak kemudian yang pro dan kontra dengan perspektifnya masing-masing yang mana akan sulit ketemu titik temu jika dihadapkan.

Tapi PayTren (dulu VSI) terus berbenah, terus berproses untuk mengikuti peraturan baik peraturan pemerintah maupun syariah dari DSN MUI.

Dan memang harus jujur bahwasanya PayTren bukanlah mahluk/ sosok yang lahir langsung sempurna. PayTren tidak lahir langsung lengkap produknya, lengkap ijin pemerintahnya dan lengkap ijin syariahnya. Sebab PayTren mbrojol kemudian berproses dan terus berproses menjadi lebih baik.

Dan Alhamdulillah semua legalitas dari pemerintah sudah didapatkan. Pun dengan sertifikasi DSN MUI yang keluar pada Agustus 2017. Meskipun demikian tetap tidak akan bisa menghentikan pro dan kontra. Oleh sebab itu lebih baik kembali kepada kaidah awal tadi bahawasanya "akan selalu ada perbedaan"

-----------------------------------

Diluar dari itu semua menurut saya kita perlu melirik dan atau melihat secara global dan keseluruhan. Apa sebenarnya tujuan besar dari didirikannya PayTren Ustadz Yusuf Mansur. Apa sih visi dan misinya?

Tujuan besar didirikannya PayTren adalah untuk Indonesia. Berjamaah Membeli kembali Indonesia yang mana saat ini aset2nya banyak dikuasai asing. Berjamaah mengembalikan kemuliaan bangsa. Itu yang pertama.



Ini dream besar lho? Ini impian yang sangat mulia, mengapa tidak kita dukung? Atau paling tidak dengan segala kekurangan dan kelebihannya mari sama2 kita doakan. Atau kalau kita memang ahli dalam bidang ekonomi syariah yuk bantu pembenahan dalam system MLM Syariah di PayTren.

Kemudian yang kedua adalah menegakkan kembali ekonomi syariah di negara kita, meskipun pintu masuknya melalui system MLM. Tujuan besarnya adalah membangun ekonomi syariah yang mana hukumnya Fardhu Kifayah. Menjadi wajib dilakukan oleh segolongan orang, sebab kalau tidak ada yang mau berjuang maka dosanya akan dipikulkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Dan memang dalam prosesnya PayTren Ustadz Yusuf Mansur banyak mengalami dinamika suka dan duka. Dalam prosesnya banyak mengalami pembenahan disegala sisi sehingga tumbuh menjadi lebih baik dan sempurna. Harapannya kedepan benar-benar sah secara legal dan sah secara syariah.

Menurut saya, kalau kita bijak menilai segala sesuatu maka nilailah dari niatnya dan prosesnya dan progresnya yang menuju arah positif. Nilailah dari perjuangan secara global yakni untuk kebaikan kita semua.

Kalau yang dinilai adalah kekurangan dan cacatnya maka tidak akan pernah ada manusia yang sempurna. Kalau yang dinilai adalah kekurangannya, emang antum sudah sempurna?

Oleh sebab itu yuk belajar menghargai proses2nya. Belajar ikut mendoakan agar PayTren bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Yuk doakan agar PayTren dan juga bisnis lainnya bisa benar2 menjelma menjadi kekuatan berjamaah yang sangat kuat. Lahir dan menjadi peradaban ekonomi baru dunia. Kekuatan ekonomi dunia yang legal dan syari.

Saya pikir seperti ini lebih adem dan menyejukkan.

Wallahu A'lam

Salam
Eyang Adhin

NB: Buat anda yang belum pake paytren segera pake ya? Gabung dengan tim saya dan berjuang bersama kami untuk membangun ekonomi syariah Indonesia, isi form pendaftaran FREE member DISINI

Atau boleh WA admin di 088218128084. Silahkan yang mau saja. Yang belum mau tidak apa-apa.






Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment