Apr 28, 2018

Tentang Niat Puasa dalam 30 Fatwa Seputar Ramadhan

Berikut penjelasan Tentang Niat Puasa dalam 30 Fatwa Seputar Ramadhan. Bagaimanakah cara niat? DIlafadzkan atau tidak? Simak penjelasannya


Diambil dari 30 Fatwa Seputar Ramadhan ini karya Syekh ‘Athiyyah Shaqar, Syekh DR. Yusuf Al-Qaradhawi, Syekh DR. Ali Jum’ah. Diterjemahkan oleh Ustadz Abdul Somad LC MA yang bisa anda download dalam link paling bawah.

DOWNLOAD DISINI

Ada beberapa link download yang redirect ke google play, scribd dan slide share


Tentang Niat Puasa dalam 30 Fatwa Seputar Ramadhan




Fatwa Syekh ‘Athiyyah Shaqar. Pertanyaan: Saya lupa berniat puasa pada waktu malam. Kemudian saya teringat setelah fajar bahwa saya belum berniat. Apakah puasa saya sah? 

Jawaban: Niat merupakan sesuatu yang mesti ada dalam puasa, puasa tidak sah tanpa adanya niat. Mayoritas ulama mensyaratkan agar setiap hari mesti berniat puasa, sebagian ulama mencukupkan satu niat saja pada awal malam bulan Ramadhan untuk niat satu bulan secara keseluruhan.

Waktu berniat adalah sejak tenggelam matahari hingga terbit fajar. Jika seseorang berniat melaksanakan puasa di malam hari, maka niat itu sudah cukup, ia boleh makan atau minum setelah berniat, selama sebelum fajar.

Imam Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan at-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:

“Siapa yang tidak menggabungkan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya”. Tidak disyaratkan melafalkan niat, karena tempat niat itu di hati. Jika seseorang sudah bertekad di dalam hatinya untuk melaksanakan puasa, maka itu sudah cukup.

Meskipun hanya sekedar bangun pada waktu sahur dan berniat akan melaksanakan puasa, itu sudah cukup, atau minum agar tidak merasakan haus pada siang hari, maka niat itu sudah cukup. Siapa yang tidak melakukan itu pada waktu malam, maka puasanya tidak sah, ia mesti meng-qadha’ puasanya. Ini berlaku pada puasa Ramadhan.

Sedangkan puasa sunnat, niatnya sah dilakukan pada waktu siang hari sebelum zawal (matahari tergelincir).

Fatawa al-Azhar, juz. IX, hal. 266 [Maktabah Syamilah],

-----------------------------------

Demikian pertanyaan dan jawaban Tentang Niat Puasa dalam 30 Fatwa Seputar Ramadhan Ust. Abdul Somad LC MA. Semoga bermanfaat.

Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan 2018, Semoga puasa ramadhan kita kali ini dan seterusnya diterima oleh Allah swt. Juga dengan amal-amal ibadah kita yang lain dibulan suci ini baik sholat kita, baca qur'an kita, dhuha dan tahajud kita, zikir kita dll. Aamiin. Wallaahu A'lam




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment