Apr 3, 2018

Rahasia Sukses Sandiaga Uno yang Harus Anda Tahu

Sahabat blog, kali ini kita akan bahas inspirasi dan tips sukses dari tokoh besar yakni Bapak Sandiaga Uno? Kenal Pak Sandi khan? Saat ini beliau adalah WAGUB DKI Jakarta. Lalu apa rahasia sukses Bapak Sandiaga Uno?

Apa rahasia sukses atau kunci sukses atau kebiasaan sukses dari Pak sandi? Berikut Rahasia Sukses Sandiaga Uno yang Harus Anda Tahu


Rahasia suksesnya adalah
  1. Sholat dhuha rutin 8 rakaat
  2. Puasa Daud atau
  3. Puasa Senin Kamis

Tulisan ini saya dapat dari sahabat. Presented by Rahasia Kunci Sukses

-------------------------------------

RAHASIA SUKSES BISNIS SANDIAGA UNO

#inspirasisukses

Kenal dengan Bang Sandiaga Salahuddin Uno kan?

Seorang Pengusaha Muda yang Sukses jadi WaGub DKI terpilih.

Sandiaga Uno adalah salah satu Pengusaha Sukses papan atas Indonesia.

Perusahaan nya PT. SARATOGA sudah beranak pinak menjadi banyak perusahaan, salah satu nya PT. ADARO ( Perusahaan Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia ).

Apa kebiasaan Sandiaga Uno setiap hari, sehingga bisa Sukses seperti sekarang?



Berikut catatan yang di ambil dari tulisan mas Saptuari ;

Aku ingat Januari lalu, kami rapat kecil dengan mas Sandi di Eksekutif Lounge Adisutjipto Internasional Airport sehabis dia ngisi seminar di Universitas Gadjah Mada.

Makanan dan minuman terhidang di meja, kami berebutan mengambil nya,  mas Sandi tidak menyentuhnya karena sedang puasa.

"Mas Sandi, apa yang bikin mas Sandi tetap konsisten dalam ibadah mas?"

"Dirimu sudah super sukses, tapi aku pernah baca puasa Daud masih rutin mas Sandi lakukan, sholat Dhuha juga gak pernah putus.... Maluuu aku mas kalau lihat ibadah mu,  kok bisa dirimu seperti itu".  Kataku penuh tanya.

Mas Sandi tersenyum, kepala plontos nya oleh-oleh Umroh tampak lucu malam itu.

"Jadi begini, ibadah itu kalau sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi menjadi sebuah kebutuhan".

"Jadi, kalau aku gak sholat Dhuha aja sekali, tiba-tiba ada sesuatu yang hilang, aneh rasanya..... walaupun itu sunnah  jadi terasa wajib.

Dan aku merasakan sekali hikmah nya, sudah 7 -  8 tahun aku rutin melakukan nya, rezeki itu seperti gak aku cari, semua datang sendiri.. seperti diantar rezeki itu". Mas Sandi mulai bercerita.

"Dhuha mu berapa rekaat mas?". Tanyaku lagi.

"Delapan, insyaallah". Jawab mas Sandi singkat.

"Aku juga sering banget merasa diselamatkan oleh Allah dengan banyak kejadian-kejadian yang tidak berhasil aku dapatkan.

Dulu aku pernah di calonkan jadi bendahara DPP partai Demokrat lho.., waah kalau sampai kejadian, maluu wajah kita sekarang muncul di koran-koran, pasti ikut keseret-seret yang begituan, hehehe... ". Lanjut mas Sandi.

"Jadi bener itu, sesuatu yang kita anggap baik buat kita, belum tentu baik di mata Allah! dan aku banyaak banget ngalamin, sehingga aku merasa justru aku di selamatkan oleh Allah ketika aku tidak mendapatkannya".

Kami manggut-manggut mendengar nya...

Aah... aku yang paling terpana, mas Sandi membuktikan Istiqomah di jalur hidup nya.

Aku masih menggenggam kacang goreng ketika dari balik jendela Lounge kulihat Jet pribadi membawa mas Sandi take off pulang ke Jakarta,Indonesia.

Pantaslah beliau menjadi Pengusaha Sukses, Pantaslah beliau di kejar Rezeki, karena ternyata beliau memiliki Rahasia Magnet Rezeki

SUDAHKAH KITA RUTINKAN SHOLAT DHUHA? BERAPA RAKAAT?

------------------------------------

Yuk saling mendoakan untuk saya dan kita semua ya? Supaya bisa merutinkan sholat dhuha 8 rakaat setiap hari dan istikomah melakukannya.

Karena istikomah itu tidak mudah..

Biasanya kita bisa rutin 8 rakaat bahkan 12 rakaat selama beberapa bulan. Lalu sok jadi orang alim, sok menasehati orang lain supaya dhuha. Setahun berjalan sudah bolong2. 2 tahun berjalan sudah jarang dhuha.

Inilah tantangan istikomah...

Oleh karena itu sekali lagi yuk saling mendoakan supaya saya kita semua bisa merutinkan sholat dhuha dan juga istikomah sampai ajal. Aamiin

Demikian Rahasia Sukses Sandiaga Uno yang Harus Anda Tahu, semoga bermanfaat

Wallahu A'lam

Salam
EAB




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment