Apr 29, 2018

Berapa Jumlah Rakaat Dalam Sholat Tarawih 8 atau 20?

Berapa Jumlah Rakaat Dalam Sholat Tarawih 8 atau 20? Jika anda ada pertanyaan terkait hal ini silahkan simak jawabannya

Berikut jawaban yang saya nukil dari ebook atau buku 30 Fatwa Seputar Ramadhan ini karya Syekh ‘Athiyyah Shaqar, Syekh DR. Yusuf Al-Qaradhawi, Syekh DR. Ali Jum’ah. Diterjemahkan oleh Ustadz Abdul Somad LC MA

Untuk yang mau membaca secara keseluruhan silahkan download linknya DISINI




Berapa Jumlah Rakaat Dalam Sholat Tarawih 8 atau 20?

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih. Fatwa Syekh ‘Athiyyah Shaqar.
Pertanyaan: Apakah Rasulullah Saw melaksanakan shalat Tarawih dua puluh rakaat?

Jawaban: Imam al-Bukhari dan lainnya meriwayatkan dari Aisyah ra:

Rasulullah Saw tidak pernah menambah, dalam bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, lebih dari sebelas rakaat; Rasulullah Saw melaksanakan empat rakaat, jangan engkau tanya tentang bagus dan lamanya, kemudian beliau melaksanakan empat rakaat, jangan engkau tanya tentang bagus dan lamanya, kemudian melaksanakan shalat tiga rakaat. Ucapan Aisyah ra, “Melaksanakan shalat empat rakaat”, tidak menafikan bahwa Rasulullah Saw mengucapkan salam setelah dua rakaat, berdasarkan sabda Rasulullah Saw: Shalat malam itu dua rakaat, dua rakaat”. Dan ucapan Aisyah ra, “Melaksanakan shalat tiga rakaat”, maknanya Rasulullah Saw melaksanakan shalat Witir satu rakaat dan shalat Syaf’ dua rakaat.

Imam Muslim meriwayatkan dari ‘Urwah dari Aisyah ra, ia berkata:

“Rasulullah Saw melaksanakan shalat malam sebelas rakaat, melaksanakan shalat witir satu rakaat daripadanya”. Dalam beberapa jalur riwayat lain disebutkan: ِْ‫ “Rasulullah Saw mengucapkan salam setiap dua rakaat”.

Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah meriwayatkan dalam kitab Shahih mereka dari Jabir ra, bahwa Rasulullah Saw mengimami para shahabat shalat delapan rakaat dan shalat Witir. Kemudian mereka menunggu Rasulullah Saw pada malam berikutnya, akan tetapi Rasulullah Saw tidak keluar menemui mereka. Inilah yang shahih dari perbuatan Rasulullah Saw, tidak ada riwayat shahih lain selain ini.

Benar bahwa kaum muslimin melaksanakan shalat pada masa Umar, Utsman dan Ali sebanyak dua puluh rakaat, ini adalah pendapat jumhur Fuqaha’ (ahli Fiqh) dari kalangan Mazhab Hanafi, Hanbali dan Daud. Imam at-Tirmidzi berkata, “Mayoritas ulama berpegang pada riwayat dari Umar, Ali dan lainnya dari kalangan shahabat bahwa mereka melaksanakan shalat Tarawih dua puluh rakaat. Ini adalah pendapat Imam ats-Tsauri, Ibnu al-Mubarak dan Imam Syafi’i. Demikian saya mendapati kaum muslimin di Mekah, mereka melaksanakan shalat Tarawih dua puluh rakaat”.

Menurut Imam Malik shalat Tarawih tiga puluh enam rakaat, selain Witir. Imam az-Zarqani berkata dalam Syarh al-Mawahib al-Ladunniyyah, “Ibnu Hibban menyebutkan bahwa shalat Tarawih pada awalnya adalah sebelas rakaat, mereka melaksanakannya dengan bacaannya yang panjang. Lalu kemudian mereka merasa berat, maka mereka meringankan bacaan dan menambah jumlah rakaat. Mereka melaksanakan dua puluh rakaat selain shalat Syaf’ dan Witir, dengan bacaan sedang. Kemudian mereka meringankan bacaan dan menjadikan jumlah rakaat menjadi tiga puluh enam rakaat selain Syaf’ dan Witir. Kemudian mereka melaksanakan shalat Tarawih seperti itu”. Demikianlah, al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani berkata setelah menggabungkan beberapa riwayat, “Perbedaan tersebut berdasarkan kepada panjang dan pendeknya bacaan. Jika bacaannya panjang, maka jumlah rakaat sedikit. Demikian juga sebaliknya”. Demikian juga menurut Imam ad- Dawudi dan lainnya. Kemudian al-Hafizh menyebutkan bahwa penduduk Madinah melaksanakan shalat Tarawih tiga puluh enam rakaat untuk menyamai penduduk Mekah. Karena penduduk Mekah melaksanakan Thawaf tujuh putaran diantara dua waktu istirahat (pada shalat Tarawih). Maka penduduk Madinah membuat empat rakaat sebagai pengganti tujuh putaran Thawaf tersebut.

--------------------------------------



Demikian jawaban dari pertanyaan Berapa Jumlah Rakaat Dalam Sholat Tarawih 8 atau 20.

Jawaban pertanyaan diatas saya copas dari ebook atau buku 30 Fatwa Seputar Ramadhan ini karya Syekh ‘Athiyyah Shaqar, Syekh DR. Yusuf Al-Qaradhawi, Syekh DR. Ali Jum’ah. Diterjemahkan oleh Ustadz Abdul Somad LC MA

Untuk yang mau membaca secara keseluruhan silahkan download linknya DISINI

Silahkan di download dan dibaca ya? Semoga bermanfaat

Semoga puasa ramadhan kita kali ini dan seterusnya diterima oleh Allah swt. Juga dengan amal-amal ibadah kita yang lain dibulan suci ini baik sholat kita, baca qur'an kita, dhuha dan tahajud kita, zikir kita dll. Aamiin. Wallahu A'lam



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment