Apr 8, 2018

5 Nasehat Tokoh Tentang Anjuran Memilih Pemimpin Menjelang Tahun Politik/ Pemilu

Tahun 2018 ini adalah tahun politik. Ada pilkada di berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Puncaknya tahun 2019 saat pemilu dan atau pemilihan Presiden Republik Indonesia periode 2019 sampai 2024.

Baca 5 Nasehat Tokoh Tentang Anjuran Memilih Pemimpin Menjelang Tahun Politik/ Pemilu ya? Jangan sampai enggak.


Sebelum membacanya ngomong2 apakah selama ini anda golput. Saran saya jangan golput, tapi pilihlah calon pemimpin yang peduli kepada agama, umat dan rakyat. Jangan hanya karena urusan uang atau jabatan membuat anda salah pilih.

Sebab tanggung jawabnya berat di akherat kelak. Cobalah minta pendapat orang bijak, atau minta pendapat ustadz tentang sosok pemimpin. Jangan sampai anda dengan pendapat sendiri memilih pemimpin dikarenakan faktor suka dan tidak suka.

Jangan pula memilih karena terbuai oleh pencitraan.

Pastikan anda sudah membaca petunjuk dan dalil2 tentang memilih pemimpin. Pilihlah yang pro agama dan ummat, jangan yang tidak peduli kepada agama

"Tapi khan mereka baik dan tidak korupsi Mas? Daripada muslim tapi korupsi?"

Sekali lagi pilihlah yang peduli kepada agama dan ummat. Pilihlah pemimpin muslim, jangan terpedaya oleh kata2 yang menyesatkan.


Berikut 5 Nasehat Tokoh Tentang Anjuran Memilih Pemimpin Menjelang Tahun Politik/ Pemilu




Tulisan ini saya dapat dari teman.

1. Ali bin Abi Thalib ra

“Kezhaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang-orang baik.”

2. Syaikh Yusuf Qardhawi (Ketua Asosiasi Internasional Cendekiawan Muslim)

Setidaknya ada 3 (tiga) cara dalam mempertimbangkan pilihan:
  • Jika semuanya baik, pilihlah yang paling banyak kebaikannya.
  • Jika ada yang baik dan ada yang buruk, pilihlah yang baik.
  • Jika semuanya buruk, pilihlah yang paling sedikit keburukannya.

3. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, MA. M. Phil. (Ketua MIUMI Pusat, putra Pendiri Pesantren Gontor)

"Jika anda tidak mau ikut pemilu karena kecewa dengan pemerintah & anggota DPR, atau parpol Islam. Itu hak anda. Tapi ingat jika anda & jutaan yang lain tidak ikut pemilu maka jutaan orang fasik, sekuler, liberal, atheis akan ikut pemilu untuk berkuasa dan menguasai kita. Niatlah berbuat baik meskipun hasilnya belum tentu sebaik yang engkau inginkan.”

4. Recep Toyyib Erdogan

 Jika orang Baik  tidak ikut terjun ke politik, maka para penjahatlah yang akan mengisinya.

5. Necmetti Erbakan

Muslim yang tidak peduli Politik akan di pimpin oleh Politikus yang tidak peduli kepada islam

---------------------------------

Demikian 5 Nasehat Tokoh Tentang Anjuran Memilih Pemimpin Menjelang Tahun Politik/ Pemilu semoga bermanfaat. Share ya?

Salam
EAB




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment