Mar 23, 2018

Sudah Memperbaiki Amal Ibadah tapi Kondisi Hidup Malah Makin Memburuk, Kenapa?

Ada pertanyaan dari sahabat terkait dengan Sudah Memperbaiki Amal Ibadah tapi Kondisi Hidup Malah Makin Memburuk, Kenapa?. Ada yang tahu?

Sudah doa sudah sedekah sudah dhuha sudah taubat sudah tahajud sudah zikir sudah sudah dan sudah lainnya tapi kondisi hidup malah semakin buruk dan semakin buruk. Why?

Bagi member RKS silahkan baca jawabannya di 9 wasiat Adhin Busro ya? Disitu ada 9 pola hidup yang biasanya kita rasakan.

Bagi yang belum member segera member, atau bisa juga baca2 artikel di blog ini gratis. Silahkan mana yang menurut anda lebih baik.


Bagaimana pertanyaan sahabat yang dikirimkan by email adhinbusro@gmail.com. Baca curhatannya berikut ini

Sudah Memperbaiki Amal Ibadah tapi Kondisi Hidup Malah Makin Memburuk, Kenapa?

-------------------------------------------------------



Assalamualaikum wr wb...

Yth. Mas adhin Busro...

Saya adalah member RKS dan sudah sekitar hampir 2 th yg lalu (bulan April 2016) saya awal berkenalan dengan materi RKS yg trs terang membuka mindset dan pikiran saya terkait dengan keyakinan (tauhid)  kepada Allah SWT sang pemilik alam semesta...

Saya pun mulai melaksanakan amalan2 yg dianjurkan dalam materi RKS seperti sholat taubat, dhuha, tahajud, sedekah dll.... Dengan harapan dan keyakinan kalau Allah akan menolong dan memberikan jalan keluar atas semua kesulitan kita....

Terus terang saya sangat bermasalah dalam hutang piutang dan keluarga (hubungan dgn istri tidak harmonis), kebetulan saya dan istri sama-sama bekerja di lembaga ribawi (perbankan).. 😢

Yang menjadi pertanyaan dan saya mohon pencerahan dari mas adhin, sudah hampir 2 th saya mencoba memperbaiki diri, bertaubat, meningkatkan kualitas ibadah wajib+sunat (sholat berjamaah di mesjid) yg dulunya saya jarang lakukan sekarang insha Allah saya jaga terus...

Tapi kok sepertinya semakin bermasalah kehidupan saya, hutang semakin banyak dimana2 dan hubungan dengan istri semakin bermasalah malah istri semakin dekat dgn pihak ketiga dan semakin nekat....

Pertanyaan :

1. Kenapa kondisi saya semakin memburuk padahal sy merasa sudah berupaya memperbaiki dan meningkatkan ibadah semaksimal yg saya bisa.

2. Apa yg harus saya lakukan terkait kondisi saya yg semakin memburuk (dalam pandangan saya).

3. Apakah ini disebabkan oleh sumber penghasilan saya yg tidak berkah (kami berdua sama-sama bekerja di lembaga ribawi)

4. Keinginan saya untuk resign semakin kuat walaupun saya blm mendapatkan pekerjaan yg baru, baiknya bagaimana langkah yg harus saya lakukan.

5. Setiap hari selalu ada saja kejadian yg tidak menyenangkan, saya juga bingung kok hidup saya jd seperti ini... Betul2 berada di titik nadir, yg sebelumnya tidak pernah saya bayangkan akan seperti ini...

6. Apa yg harus saya lakukan ya mas, sy benar-benar sedang bingung dan boleh dikatakan hampir putus asa menunggu pertolongan dari Allah.... Apa saya memang tidak pantas mendapatkan nya... Ekonomi hancur, rumah tangga bermasalah

Mohon pencerahan nya ya mas.... semenjak 2th jadi member RKS baru skrng saya curhat mas.... Sy betul2 sedang bingung....

Terima kasih banyak ya mas, semoga mas adhin berkenan menjawab email saya....
Semoga mas adhin dan keluarga senantiasa mendapat lindungan dan ridho dari Allah SWT, aamiin ya robbal'alamiin...

Wassalaamu alaikum wr wb

-----------------------------------------


Jawab:

Yang pertama tentu saja saya dan kita semua mendoakan semoga sahabat diatas segera mendapatkan pertolongan dan solusi dari Allah swt.

Yang kedua kita sama-sama menasehatkan untuk tetap bersabar..

Ada 6 pertanyaan yang harus saya jawab. Pertanyaan tersebut adalah sbb :

1. Kenapa kondisi saya semakin memburuk padahal sy merasa sudah berupaya memperbaiki dan meningkatkan ibadah semaksimal yg saya bisa.

2. Apa yg harus saya lakukan terkait kondisi saya yg semakin memburuk (dalam pandangan saya).

3. Apakah ini disebabkan oleh sumber penghasilan saya yg tidak berkah (kami berdua sama-sama bekerja di lembaga ribawi)

4. Keinginan saya untuk resign semakin kuat walaupun saya blm mendapatkan pekerjaan yg baru, baiknya bagaimana langkah yg harus saya lakukan.

5. Setiap hari selalu ada saja kejadian yg tidak menyenangkan, saya juga bingung kok hidup saya jd seperti ini... Betul2 berada di titik nadir, yg sebelumnya tidak pernah saya bayangkan akan seperti ini...

6. Apa yg harus saya lakukan ya mas, sy benar-benar sedang bingung dan boleh dikatakan hampir putus asa menunggu pertolongan dari Allah.... Apa saya memang tidak pantas mendapatkan nya... Ekonomi hancur, rumah tangga bermasalah

Jawabannya adalah: Wallahu A'lam. Saya tidak tahu Mas. Mohon maaf sebelumnya. Sebab saya bukan dukun.

Tapi 6 pertanyaan anda sebagaimana pertanyaan saya beberapa tahun yang lalu. PERSIS SIS SIS....

Yaitu ketika saya kondisinya kurang lebih sama dengan anda, meski situasinya berbeda. Lalu apa yang saya lakukan?

Yang saya lakukan adalah terus belajar. Belajar ikhlas beribadah, belajar berani ambil resiko, ambil konsekwensi akibat dosa, belajar sabar dan belajar-belajar lainnya.

Dan satu lagi saya meyakini keburukan yang terjadi pada saya saat itu PASTI AKAN ADA HIKMAHNYA. Tugas saya adalah menghadapi dengan IMAN meski pahit bin getir.

-----------------------------------



Naah ini yang saya lakukan ketika kondisi saya persis seperti anda.

1. Kenapa kondisi saya semakin memburuk padahal sy merasa sudah berupaya memperbaiki dan meningkatkan ibadah semaksimal yg saya bisa.

Jawab: Persis. Saya juga demikian. Dan saya berusaha masih menyisakan keyakinan bahwa akan ada saatnya hidup berubah. Saya masih memaksakan diri untuk terus belajar ikhlas beribadah.

2. Apa yg harus saya lakukan terkait kondisi saya yg semakin memburuk (dalam pandangan saya).

Jawab: Doa.. Doa dan doa. Lalu lakukan ikhtiar atau usaha apapun yang bisa kita lakukan.

3. Apakah ini disebabkan oleh sumber penghasilan saya yg tidak berkah (kami berdua sama-sama bekerja di lembaga ribawi)

Jawab: Saya tidak tahu. Tapi bisa jadi demikian. Bisa jadi keadaan yang makin memburuk tersebut adalah sinyal supaya ANDA BERANI AMBIL RESIKO. Kalau anda belum berani ambil resiko maka akan diwujudkan takdir2 buruk lainnya supaya ANDA BERANI AMBIL RESIKO.

4. Keinginan saya untuk resign semakin kuat walaupun saya blm mendapatkan pekerjaan yg baru, baiknya bagaimana langkah yg harus saya lakukan.

Jawab: Persis... Saya dulu juga demikian. Kenyataan buruk memaksa saya untuk resign dan keluar kerja. Dan ketahuilah bahwa HUTAN BELANTARA SETELAH KELUAR KERJA SANGAT SERAM DAN MENGHARU BIRU.

Jadi pikirkan lagi kalau mau resign. Sebab saya dulu resign lalu sampai berdarah-darah setelah resign. Cuman memang saya bertekad dan berkomitmen dengan keyakinan bahwa rezeki Allah ada dimana-mana.

Pada akhirnya keyakinan menemukan jalannya.

Kalau anda yakin mau resign silahkan. Tapi pastikan anda sudah siap jiwa dan raga. Siap tidak pegang duit sepeserpun padahal keluarga harus makan. Anak harus bayar sekolah. Hutang harus dibayar dll. Kalau siap goo ahead...

Percayalah akan happy ending meski prosesnya mengharu biru.

5. Setiap hari selalu ada saja kejadian yg tidak menyenangkan, saya juga bingung kok hidup saya jd seperti ini... Betul2 berada di titik nadir, yg sebelumnya tidak pernah saya bayangkan akan seperti ini...

Jawab: Persis. Memang seperti itu yang saya alami. Seolah-olah segala sesuatu tidak seperti yang kita inginkan dan doakan. Cuman saya belum tahu dan Allah Maha Tahu akan hikmah dibalik semua kejadian.

Apa2 yang menurut kita buruk ternyata baik, apa2 yang menurut kita baik ternyata buruk. Sekali lagi Allah Maha Tahu dan kita adalah mahluk yang bodoh.

6. Apa yg harus saya lakukan ya mas, sy benar-benar sedang bingung dan boleh dikatakan hampir putus asa menunggu pertolongan dari Allah.... Apa saya memang tidak pantas mendapatkan nya... Ekonomi hancur, rumah tangga bermasalah

Jawab. Naah ini yang gak boleh. Haram berputus asa dari Rahmat Allah. Yang berputus asa hanyalah orang yang kafir. Gak ada iman dan keyakinan.

Kita mungkin fasih bilang demikian, namun ketika berhadapan dengan kenyataan baru deh merasakan bahwa mempertahankan iman atau keyakinan nyatanya gak mudah. Asli penuh tantangan dan ujian.

Terus apa yang harus dilakukan?

Kalau saya dahulu adepin alias hadapi saja. Belajar terus berprasangka baik disaat semuanya serba buruk. Belajar menerima pesan dibalik segala takdir yang tidak menyenangkan.

Yuk terus belajar...

sekali lagi belajarlah menghadapi menikmati dan menghayati saki2nya ketika dalam keadaan buruk tersebut. Percayalah itu tidak abadi. Semua akan happy ending sepanjang kita mampu maintain iman dan keyakinan

Atau kalau kita tidak mampu mempertahankan iman dan keyakinan niscaya kehidupan buruk tersebut akan bertambah panjang.

Semoga sukses ya?

Wallahu A'lam

Salam
EAB




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment