Mar 12, 2018

Lagu Dangdut Lawas Cara Mengenang Kehidupan Masa Lalu yang Membahagiakan

Tak terasa saya sudah tuir. Bahkan sudah dipanggil Eyang Kakung sama mitra2 saya. Udah tua banget kali ya? Padahal baru 37an. Yo wes gpp emang sudah tua. Makanya kadang senyum2 sendiri kalau ingat jaman dulu saat masih remaja.

Saya biasa kerja online kadang sambil dengerin murottal, kadang dengerin lagu dangdut lawas. Nah Lagu Dangdut Lawas Cara Mengenang Kehidupan Masa Lalu yang Membahagiakan.

Atau juga sandiwara radio saur sepuh. ATau film yoko dan bibi lung yang dibela2in nonton sampe berdesak2an, padahal TV nya hitam putih



Saat kecil, saat mandi di sungai, saat bermain dengan anak sebaya. Bukan HP, gagdet ataupun mobil2an. Tapi mainannya pakai pelepah pisang, batu, bambu dll. Asyik

Saat remaja, saat mulai merasa malu bertemu si dia. Lihat sekelebatan aja senengnya udah gak ketulungan. 3 hari masih terasa degdegan. Ah sudah lah. Itu masa lalu yang menurut saya membahagiakan dibanding dengan jaman ini yang serba gagdet.

Naah malam ini saya lagi online sambil dengerin lagu dangdut lawas nih. Jangan di protes lho ya? Hehehe :)

Meski dandgutan lawas paling tidak bisa jadi media muhasabah bahwa ternyata yang pernah denger lagu ini udah tua2. Saatnya memperbanyak amal kebaikan dan kebajikan.

Nih lagu lawasnya yang sedang saya dengerin sambil online

rano Karno dan Ria Irawan


Tamu Tak Diundang Iis Dahlia



Setangkai Bunga Padi



Memori Daun Pisang



Cucu Cahyati Penonton



Vetty Vera yang sedang sedang saja



RT 5 RW 3 Cici Paramida



Dina Mariana Selalu Bertanya



Itulah beberapa Lagu Dangdut Lawas Cara Mengenang Kehidupan Masa Lalu yang Membahagiakan. Kadang sampai speechless. Kadang mata berkaca-kaca. Kadang tersenyum penuh makna.

Apakah teman2 yang tuir2 merasakannya juga.. Hehehe

Masa lalu yang tak mungkin terulang. Saatnya menghadapi masa depan.





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment