Feb 18, 2018

5 wasiat Penting Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Pesan wejangan dan nasehat dari ulama selalu indah untuk didengarkan dan diamalkan. sebab nasehat mereka berdasarkan saripati ilmu dan pengalaman. Sebagai contoh misalnya wejangan dan nasehat Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri ulama Yaman

Simak nasehatnya Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri yang konon meninggal kemarin 17/2/2018 dalam video pendek berikut ini



Di grup WA mungkin anda sudah ada share berita tentang nasehat dari Ulama dari Tarim Yaman ini. Berikut saya copasin aja deh, plus saya nambahin dikit2.. hehe

Berikut untuk bagian satu ada 5 wasiat Penting Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri Tentang Berbakti Kepada Orang Tua. Cek it dot

----------------------------------------------

Berikut ada total 20 wasiat penting dari ulama besar Tarim yang meninggal hari ini, Sabtu 17 Februari 2018, Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri dari beberapa ceramahnya di Indonesia:



Di artikel ini kita membahas 5 wasiat Penting Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri Tentang Berbakti Kepada Orang Tua. Selebihnya dibahas di artikel berikutnya Insya Allah

1. Durhaka pada orangtua itu bernasab, turun-temurun, pasti akan dibalas melalui keturunannya kelak.

Tambahan: Ini nyata dan bener banget sob. Jangan sampai anda durhaka kepada orang tua. Asli.. Dengerin bener apa kata orang tua. Meski mereka salah jangan segera disalahkan. Iya in saja. Jaga perasaan mereka berdua.

Saya bener2 kenal dengan seseorang yang dahulu melawan orang tua hidupnya susah sob. Asli susah banget. rezekinya terasa benar2 seret. Mau begini gagal, meu begitu bangkrut.

Celakanya efeknya sampai kepada anak2nya. Dimana mimpinya besar namun kenyataanya mengenaskan. Sudah habis uang puluhan juta tetap gagal didalam mencoba menggapai asa masa depan. Ngenes..

2. Seorang yang menghormati ulama besar tapi ia meninggalkan orangtuanya artinya ia mementingkan sunnah dan melalaikan yang wajib. Sama seperti orang memakai imamah tapi auratnya justru terbuka, sungguh tidak pantas.

Tambahan: Disinilah posisi orang tua benar-benar menjadi utama setelah Allah dan rosulnya. Bahkan mengikuti dan mengormati ulama sekalipun.

Apalagi anda sebagai suami, maka mengikuti kata Ibu atau Ayah anda adalah lebih utama dibanding mengikuti apa kemauan pasangan hidup anda. Dahulukan orang tua sebelum anak dan istrimu, jangan kebalik-balik.

Bener2 dengerin ini, bener2 jangan dibantah apalagi dilawan.

3. Berkata Imam Ahmad bin Hanbal: “Orang tua ada 3; yang melahirkan, yang memberi ilmu (guru), dan yang menikahkanmu dengan anaknya (mertua).”

Tambahan: Ternyata ada 3 hehe. Saya pikir hanya ada 1 yakni yang melahirkan dan membesarkan kita. Tapi tetap orang tua kandung kita posisinya paling atas, baru kemudian orang tua ke 2 dan ke 2. Orang tua kedua adalah guru kita, sementara orang tua ketiga adalah mertua kita.

Oleh karena itu jika orang tua kandung anda sudah meninggal, kita semua masih bisa berbakti kepada guru dan mertua. Keren..

Sekali lagi berbaktilah dan hormatilah orang tua kandung kita, guru kita dan mertua kita.

Jangan sampai kebalik-balik. Guru sekolah saat ini salah dikit sudah dilaporin. Saya jamin yang melaporkan guru hidupnya memang sedang kacau dan semakin bertambah kacau.

Demikian pula guru ngaji kita. Sebab kitanya sering memicingkan mata kepada guru ngaji kita, dikarenakan kekuatan duit. Kita sudah kasih amplop lalu banyak menuntut ini dan itu.

4. Pada saat kita kecil, orangtua mencintai kita, bersabar dengan keadaan dan tangisan kita, menghadapi berbagai tingkah pola kita, berdoa supaya kita panjang umur dan sehat sampai dewasa. Maka wajib bagi kita bersabar terhadapnya ketika mereka sudah tua dan memiliki banyak kekurangan.

Tambahan: Naah ini dia sentilan buat saya dan anda semua. Mentang2 orang tua kita sudah tua dan jompo lalu mengurangi dengan drastis rasa kasih dan sayang kita sebagai anaknya. Sebab apa? Sebab katanya merepotkan.

Hmmm.. Mungkin lupa ketika kecil bagaimana orang tua memperlakukan kita yang saat itu masih lemah. Dengan segenap kasih dan sayang. Dengan segenap jiwa dan raga.

5. Syafaat Rasulullah Saw. pun tak dapat menolong orang yang durhaka kepada orangtuanya dari siksa neraka kecuali orang tuanya sendiri yang memberi kesempatan padanya untuk diberi rahmat oleh Allah.

Tambahan: Yaa Allah ampuni kami yang barangkali tidak memperlakukan orang tua kami dengan baik. Ampuni dan kasihi orang tua kami sebagaimana mereka sudah mengasihi kami ketika kecil. Rahmatilah mereka berdua. Mohon aminkan dalam hati ya? Makasih :(

-----------------------------

Demikian artikel 5 wasiat Penting Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri Tentang Berbakti Kepada Orang Tua. Tolong untuk benar2 dibaca dan diresapi untuk kemudian dilaksanakan.

Paling tidak yang termudah jika orang tua anda jauh, ambil HP dan telpon mereka. Insya Allah mata dibalik keriput pipi akan merekah sebab bahagia mendengar suara anda.

Percayalah bahwa dalam pandangan mereka suara anda adalah suara saat masih kecil. Saat masih 2 atau 3 tahun dan berada dalam gendongan. Begitulah orang tua kita

Share kalau dirasa bermanfaat ya? Wallahu A'lam





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment