Jan 12, 2018

Kitalah yang Ditanya, Jangan Sibuk Menilai Orang Lain

Jangan sibuk menilai orang lain, atau menyalahkan orang lain. Lebih baik sibuk menilai diri sendiri. Sebab bukan mereka yang ditanya tapi kita yang ditanya. Naahh.. Sekali lagi di akherat Kitalah yang Ditanya, Jangan Sibuk Menilai Orang Lain

Terkait tema ini ada kisah fiksi bagus nih. Kisah yang saya copy dari ceramah seorang ustadz saat adanya khutbah Jumat.


Alkisah seorang anak pergi ke tempat ibadah untuk menggali ilmu agama. Sampai di masjid ia mendapati banyak orang yang berkumpul didalamnya.

Bukannya ibadah dan atau memuji Tuhan namun sebagian besar orang-orang didalamnya malah sibuk menggunjing orang lain. Sibuk merasa paling benar dan menyalahkan golongan lain. Dan kesibukan yang sia-sia lainnya.

Berulang kali sang anak pergi ke tempat ibadah selama itu pula ia mendengar suara-suara sumbang dan tidak sedap didengar.


Pada akhirnya ia menyerah dan berkata kepada Bapaknya

"Ayah saya tidak mau kembali lagi ke masjid untuk ibadah dan mencari ilmu, sebab jaman sekarang fungsi masjid telah berubah.. bla.. bla"

"Anakku.." Kata ayahnya

"Kamu boleh tidak ke masjid untuk selama-lamanya dengan satu syarat. Bawalah ember penuh air ini dan putari masjid sebanyak 7 kali. Ingat jangan sampai airnya tumpah"

Pada akhirnya berangkatlah sang anak membawa ember penuh air untuk kemudian kembali lagi ke rumah. Sang ayah bertanya,

"Bagaimana anakku keadaan embernya?"

"Ember dan airnya masih penuh Ayah, tapi saya harus membawanya dengan sangat hati-hati agar airnya tidak tumpah" Jawab sanga anak

Ayahnya bertanya, "Lalu apa yang terjadi di masjid? Apa yang dibicarakan disana?"

"Ayah, boro-boro mendengar pembicaraan mereka, nengok aja saya enggak. Anakmu fokus menjaga air tidak tumpah, sehingga tidak sempat untuk memikirkan hal yang lainnya"

Lalu sang ayah berkata

"Begitulah seharusnya anakku. Kita ke masjid untuk FOKUS ibadah dan juga mencari ilmu. Jika niat dan fokus kita sudah benar, kita tidak akan sempat untuk memikirkan kekurangan orang lain

Fokus pada diri kita, sebab sejatinya banyak kekurangan dan kekhilafan diri yang harus segera di perbaiki. Jangan tanya dan jangan nilai orang lain, sebab di akherat kitalah yang ditanya"

Sang anak akhirnya mengangguk-angguk mengerti..

Wallaahu A'lam

Salam
Adhin Busro AlHafiz

(Inspirasi Khutbah Jumat Hari ini)

Mau inspirasi2 kayak gini yang terkirim by email? Silahkan berlangganan email saya ya?



Rahasia Hikmah Adhin Busro


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment