Jan 19, 2018

Begini Cara dan Adab Menasehati atau Menegur Teman/Sahabat

Kita bukan manusia sempurna demikian juga sahabat kita. Terkadang sahabat kita melakukan kesalahan atau kekeliruan. Kemudian kita sebagai temannya ingin menasehati atau menegur.

Yang jadi masalah seringkali media menegur atau menasehati keliru. Teman kita memang salah, namun jangan menasehati di grup WA. Atau di Facebook. Itu seperti menguliti aib dan kekurangan sahabat.

Lalu bagaimana? Simak Cara dan Adab Menasehati atau Menegur Teman/Sahabat


Saya petik dari sumber disini

Dalam Al-qur’an, kisah tentang bagaimana menasehati ini termaktub dalam kisah Musa as diperintah oleh Allah untuk mendatangi Fir’aun. Musa as diperintahkan oleh Allah untuk memberikan nasehat dakwahnya kepada Fir’aun dengan ‘’qaulan layyinan” perkataan yang lembut. 

Bagaimana caranya memberi nasehat kepada manusia yang sangat tegas kekafirannya dan menjadi puncak lambang kekafiran, pun dengan qaulan layyinan. Maka dari situlah nabi Musa as berdoa dengan Rabis rahli sadri wayasrlii amrii………

Tersebut dalam kisah, ada seorang yang datang kepada Khalifah Al Makmun, memberikan nasehat dengan suara lantang dan kasar, dengan nada tinggi. 

Maka saat itu Al Makmun memberikan jawaban bahwa, ‘Anda tidak lebih baik dari nabi Musa, dan saya tidak lebih buruk dari Fir’aun, nabi Musa mendatangi Fir’aun dengan perkataan lembut, sedangkan Anda dengan kata yang kasar.

Jika memberi nasehat kepada orang sesama muslim maka pedomannya adalah dengan perkataan yang lembut dan ‘adzilatin alal mukminin” – bersikap lemah lembut kepada orang mukmin .

---------------------------------------------

Serulah (manusia) ke jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dialah Yang Mahatahu tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS an-Nahl: 125).
Oleh karena itu Cara dan Adab Menasehati atau Menegur Teman/Sahabat adalah dengan cara yang baik. Jangan terkesan mempermalukan didepan umum.


Tegurlah sahabatmu saat sendiri. Nasehatilah dengan hikmat dan kebijaksanaan ditempat yang paling sunyi. Nasehatilah dengan lemah lembut.

Jangan nasehati di KERAMAIAN sebab sahabatmu akan menganggap sebagai penghinaan.

Tidak peduli ilmu mu setinggi langit. Atau hartamu segunung uhud. Kalaulah sudah membuka aib menyinggung hati, sehebat apapun engkau tak kan dihargai.

Tegurlah sahabatmu ditempat sepi.

Jangan di forum
Jangan di grup WA
Jangan di FB

Jangan di keramaian. Sebab meski niatmu baik, tetap akan memicu api dalam sekam.

Apalagi ada niatmu yang buruk. Ingin dipuji sebab ilmunya tinggi. Alamat tanda-tanda persahabatan tinggal kenangan. Sebab hati sudah gelap oleh pujian.

Setuju share :)

Salam
EAB





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment