Nov 22, 2017

Tips Sederhana Belajar Ilmu Ikhlas dan Keikhlasan

"Bisnis saya bangkrut, menyisakan hutang ratusan juta rupiah. Kemarin baru saja mobil saya hilang. Sekarang istri mulai marah-marah, keluarga mulai retak. Ditambah anak sakit. Pusing saya Mas Ji.. Kasih masukan dong, gimana caranya kita ikhlas menghadapi semuanya."

Jawab:

Ini pertanyaan dari sahabat yang saya tulis dengan bahasa saya sendiri. Intinya merasa kehilangan. Bagaimana caranya belajar ikhlas, atau belajar ilmu keikhlasan?

Manusiawi kita merasa kehilangan, merasa sedih, pusing dan semacamnya ketika kehilangan sesuatu yang kita cintai. Sekali lagi manusiawi.

Tetapi kita harus membuktikan bahwa kita bisa ikhlas.

Kalau mau belajar ikhlas belajarlah sama tukang parkir. Mobil datang lalu disambut. Diarahkan supaya parkir. Lalu parkir ditempat yang tukang parkir kehendaki.

Image result for tukang parkir

Setiap jam setiap menit datang mobil yang lain. Lalu diparkirkanlah semua mobil tersebut.

Namun satu persatu mobil tersebut diambil oleh pemiliknya. Pergi dari area parkir.

Apakah tukang parkir merasa sedih?

Jawabannya TIDAK

Mengapa demikian?

Sebab mobil itu bukan miliknya. Itu hanya mobil titipan yang dititipkan dalam hitungan waktu. Bisa sejam, dua jam atau bisa juga seharian.

Demikian juga hidup kita..

Kita menginginkan rumah, melambaikan tangan supaya rumah tersebut parkir ditempat yang kita kehendaki. Kita juga menginginkan bisnis yang bagus, lalu diparkirkanlah bisnis tersebut ditempat tertentu.

Demikian pula segala keinginan manusia dalam bentuk harta benda, jodoh, keturunan dan lain sebagainya.

Sayangnya satu persatu mulai diambil pemiliknya. Siapa DIA. Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa PEMILIK Segala Sesuatu.

Oleh karena itu ikhlaskan saja. Sebab yang mengambil adalah PEMILIK Sebenarnya. Kita cuma dititipkan dalam hitungan waktu, yang mana ketika sudah waktunya akan diambil.

Jangan terlalu lama bersedih. Apalagi menangis nangis, putus asa. Mengapa kita tidak rela? Mengapa kita protes ketika ada yang diambil Pemilik_Nya?

Apakah kita lebih mencintai titipan daripada DIA Yang Memiliki Segalanya?

Kalau kita memang beriman, dan mencintai Allah lebih dari segala-galanya maka ikhlaskan saja. Sebab Allah Tahu Yang Terbaik untuk kita sedangkan kita tidak tahu.

Wallahu A'lam

Salam
Adhin Busro Alhafiz

NB: Mau belajar pola-pola kehidupan berdasarkan pengalaman pribadi kami? Mau belajar menelan kepahitan demi kesuksesan sejati? Kalau mau segera milikilah ebook 9 Wasiat Adhin Busro yang ada dalam Bundle Rahasia Kunci Sukses. Segera DAPATKAN DISINI



Ratusan ebook dan makalah kesuksesan terkumpul dalam sebuah bundle Rahasia Kunci Sukses. Proven base true story. Baca sales letternya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment