Nov 23, 2017

Belajar Ilmu Yakin dan Energi Keyakinan Sebagai Bahan Baku DOA Bag. 1

Sebelumnya saya telah membahas tentang korelasi doa dengan alam bawah sadar. Bahasan singkat sebagai mukadimah belajar ilmu yakin dan keyakinan sebagai bahan baku doa. Sobat wajib membacanya sebelum lanjut ke artikel ini, supaya nyambung. Silahkan baca artikelnya DISINI.

DOA adalah permintaan yang 100% positif yang diminta oleh mahluk kepada Yang Maha Besar. Mana ada doa minta yang jelek dan buruk? Nggak ada.

Permintaan/ keinginan sebelas duabelas dengan doa. Bedanya tidak 100% keinginan menjadi doa. Keinginan adalah harapan kejadian dimasa depan.

Persamaan antara DOA dan keinginan semua akan mewujud dengan syarat dan ketentuan. Salah satu syaratnya adalah YAKIN. ARtinya entah si fulan berTuhan atau tidak, asal yakin dan istikomah maka keinginan mereka akan sampai tujuan.

Sebab apa?

Sebab YAKIN atau keyakinan adalah bahan baku penciptaan. Asal keyakinannya terus dalam grafik yang positif maka mewujudkan keinginan hanya masalah waktu saja.

Namun untuk mencapai level YAKIN ternyata butuh proses yang panjang. Untuk memiliki keyakinan sukses misalnya, membutuhkan proses yang panjang.

Diawali dari penyerapan oleh panca indera yang masuk kedalam otak. Konsumsi otak kita sehari-hari menentukan keyakinan kita. Terlepas keyakinan yang baik atau buruk.

Kalau digambarkan seperti ini


Otak sebagaimana ember besar yang menerima milyaran informasi yang didapatkan dari panca indera kita. Yaitu
  1. Dari mata yang membaca, memandang, memperhatikan
  2. Dari telinga untuk mendengar
  3. Dari mulut untuk berbicara 
  4. Dari lidah untuk mengecap rasa
  5. Dari kulit untuk merasakan cuaca, sentuhan dan lain-lain

Setiap detik setiap menit otak menerima milyaran informasi dan mengolahnya menjadi logika dan matematika.

Lalu dari sekian informasi yang dominan dan sering diulang-ulang akan meresap masuk perlahan-lahan by proses by waktu menuju hati. Hati atau jiwa atau jantung menjadi getaran-getaran rasa.

Hanya setetes informasi yang sudah diolah oleh otak yang bisa meresap ke hati atau jantung. Sisanya terbuang menjadi sampah informasi yang tersimpan dalam recycle bin. Tersimpan dalam tong sampah dalam sudut otak. Tersimpan selama-lamanya.

Kalau digambarkan begini..


Setetes informasi yang sukses masuk dalam hati berubah menjadi GETARAN RASA. Getaran ini sebagaimana energi atau power. Atau bahasa lainnya sinyal yang mengandung energi.

Getaran ini salah satu bahan baku membentuk sebuah paradigma dan keyakinan. ATau kalau orang bilang PRINSIP HIDUP. Dalam kurun waktu yang panjang prinsip hidup menjadi PEGANGAN HIDUP. Kalau bahasa arabnya setahu saya disebut dengan Ad Diin. Atau Agama.

Sebab agama adalah prinsip atau pegangan hidup. Artinya sadar atau tidak sadar semua manusia sebenarnya beragama. Tentang hal ini kita bahas diartikel yang lain.

Yang mau saya sampaikan kepada sahabat semua adalah tentang GETARAN atau SINYAL.

Semua getaran atau sinyal PASTI melewati sebuah FREKUENSI. Kalau bahasa HP ada 2G, 3G dan 4G. Next akan ada 5G dan seterusnya. Kalau bahasa radio ada Frekuensi AM dan FM.

Ada sinyal dengan frekuensi tertentu yang hanya bisa didengar oleh binatang misalnya serangga. Ada sinyal Jin yang bisa dirasakan oleh Ayam atau Anjing. Ada juga frekuensi yang bisa didengar baik oleh manusia.

Kalau manusia bisa mendengar frekuensi yang didengar oleh ayam bisa bahaya. Sebab setiap hari seperti suara perang. Misalnya suara darah mengalir, suara mikroorganisme dalam tubuh dan suara-suara lain yang tentu sangat menganggu. Makanya hanya suara dengan frekuensi khusus saja yang bisa didengar oleh manusia.

Dalam hal ini Frekuensi Jantung atau Frekuensi Hati atau Jiwa atau apalah namanya tidak bisa didengar oleh manusia, hanya bisa dirasakan. Sebab memang tugas hati begitu, yakni merasakan.

Terus apa hubungannya Getaran Hati dengan keinginan atau DOA, atau permintaan atau semacamnya?

Baca ini...

Frekuensi itu memanggil. Saya ulang sekali lagi, Frekuensi itu Memanggil. Bayangkan saja sebuah radio AM atau FM yang di tune di frekuensi tertentu untuk memanggil gelombang radio di siaran radio El Gangga misalnya.

Demikian juga getaran keyakinan dalam hati berfungsi memanggil sesuatu nun jauh diluar sana yang tidak bisa kita lihat dan definisikan dengan jelas. Yang pasti memanggil TAKDIR untuk segera datang dan mendatangi hidup kita.

Meramu hidangan sedemikian rupa sehingga benar-benar nampak sebuah hidangan diatas meja. Semua diramu dan diolah sedemikian rupa sehingga yang tidak nampak menjadi nampak.

Kesimpulannya adalah...

Apa-apa yang sudah masuk dalam hati atau dalam alam bawah sadar adalah bahan baku permintaan dan atau keinginan dan atau DOA.

Tidak peduli permintaan itu baik atau buruk, maka hanya tinggal menunggu waktu saja kejadian itu hadir dalam hidup anda.

Benarkah?

Entahlah.. Ini hanya pemikiran Adhin Busro saja yang sudah sejak lama berpikir, membaca, mengamati, meneliti, mengalami sendiri. Setuju dengan pemikiran saya silahkan lanjut. Tidak setuju silahkan abaikan saja.

Yang setuju lanjut dengan pembahasan lain yang lebih panjang. Bahkan panjang kali lebar dan mengasyikkan.

Kita lanjut dilain waktu ya? Masih buanyak yang ingin saya sampaikan kepada anda sebuah rahasia kehidupan yang mampu membuat anda terperangah.

Wallahu A'lam

Salam
Adhin Busro Alhafiz

Saya sudah menulis lanjutan artikelnya. Silahkan BACA DISINI

NB: Mau belajar pola-pola kehidupan berdasarkan pengalaman pribadi kami? Mau belajar menelan kepahitan demi kesuksesan sejati? Kalau mau segera milikilah ebook 9 Wasiat Adhin Busro yang ada dalam Bundle Rahasia Kunci Sukses. Segera DAPATKAN DISINI


Ratusan ebook dan makalah kesuksesan terkumpul dalam sebuah bundle Rahasia Kunci Sukses. Proven base true story. Baca sales letternya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment