Oct 29, 2017

Saat Bisnis bangkrut apakah Harus Kembali Kerja Lagi Jadi Karyawan?

Saat ini saya menjalankan usaha warung makan, alhamdulillah akhir2 ini makin sepi stelah saya menerapkan beberapa petunjuk dr sampean, semoga saja ini merupakan bagian dari proses terkabulnya doa2 saya. Amiiinnn

Hutang saya... Sepertinya tdk usah d bahas klu masalah utang, krna saya yakin org2 yg datang k smpean inshaallah adalah mereka2 yg punya utang...

Saking sepinya warung saya sampai terbesit pikiran untuk kmbali Bekerja di perusahaan tempat saya dulu pernah Bekerja. Istri saya sedang hamil 5 bulan n gk lama lagi melahirkan dmn pasti membutuhkan biaya untuk persalinannya kelak.

Mohon saran dr mas adhin, apakah saya kembali k perusahaan atau tetap usaha warung makan ini?

Sedangkan dari kisah sampean malah resign dr perusahaan krna klau hanya jd karyawan kiita susah untuk kaya (dengan ijin Allah). Wasalamualaikum wr wb


Jawab:

Waalaikumsalam wrwb. Saya dan kita semua doakan semoga masalahnya segera teratasi. Warungnya rame atau menemukan peluang usaha baru yang peluang suksesnya lebih besar. Aaamiin

Ngomong-ngomong warung sembako atau warung apakah?

Kalau warung sembako saya dulu juga pernah buka. Semi agen malahan. Akhirnya warung sembako saya bangkrut, padahal saat itu saya sudah resign.

Kemudian usaha counter HP saya juga bangkrut. Lanjut usaha cuci cetak foto bangkrut. Kemudian usaha warung makan dan catering saya bangkrut. Untuk menutupi hutang mobil dan aset2 saya jual. Lengkap sudah penderitaan.

Padahal saya sudah berdoa, sudah memperbaiki ibadah, sudah dhuha, sudah tahajud dan sedekah dan lain-lain. Tapi mengapa jadi begini???

Apakah kemudian saya balik kerja menjadi karyawan lagi?

Sempat balik lagi kerja jadi karyawan, sebab ditawari oleh bos saya dahulu untuk balik dan kerja lagi dengan posisi Manager plus inventaris mobil. Gaji pokoknya saat itu 10 juta. Sangat besar untuk ukuran saat itu.

Pagi2 ngopi2 dan siap2 berangkat untuk tanda tangan kontrak, namun kemudian saya batalkan.

Tidak mudah memutuskan ini. Asli tidak mudah. Disatu sisi posisi saya saat itu sedang berada dalam jurang terdalam. Disisi lain saya sudah komitmen tidak mau balik kerja kembali. Kalau saya balik artinya saya kalah.

Namun ada air kesejukan. Ada tawaran yang menggiurkan. Goncang hati saya saat itu. Bingung... Seperti dipersimpangan jalan.

Pada akhirnya Bismillah "tidak". Saya tidak akan kembali meski saat ini sedang hancur. Bahkan untuk makan besok saja gak ada.

Disinilah saya benar2 diuji. Ujian keimanan. Masih yakin apa tidak ketika sedang dalam kondisi dibawah.

Pada akhirnya sekarang saya tahu... Bahwa keyakinan itu butuh bukti. Keimanan itu butuh bukti. Dan membuktikan keyakinan itu tidak mudah.

Membuktikan keyakinan bahwa "Allah Maha Kaya" itu penuh tantangan. Membuktikan keyakinan bahwa "rezeki Allah ada dimana-mana" itu ternyata penuh dinamika dan mengharu biru.

Banyak yang tidak kuat. Banyak yang berguguran.. Asli dan ini fakta

Saya tidak mau menjadi orang yang gugur. Yang kalah. Saya mau menjadi pemenang, meski harus hancur lebur terlebih dahulu.

Pada akhirnya saya mengerti sekarang. Saya paham bahwa untuk mendapatkan kelulusan harus pernah mengalami sensasi ujian. Harus pernah mengalami pedang menempel dileher, begitu bahasa saya...

Goncang dulu, sebelum pertolongan datang.

Apa pertolongan itu? Apakah hutangnya lunas?. Yup.. faktanya hutang saya yang ratusan juta akibat kehancuran bisnis dll bisa lunas.

Apakah income bulanannya besar? Bisa iya bisa tidak. Iya sebab saya sudah biasa punya income besar seperti gaji menteri. Tidak, sebab saya juga pernah punya income pas-pasan.

Slow aja.. Kalem. Semuanya ujian..

Yang pasti kita tidak akan mati kelaparan..

Tentang peluang usaha ntar juga datang. Yang pertama jadilah TANGGUH dulu. Itu syaratnya

Masalah kekayaan itu akan datang sendiri dengan cara yang menakjubkan. Jumlahnya juga seringkali gak kira-kira.

Terkait dengan masalah anda, maka saya tidak bisa memberi solusi atau jawaban. harapan saya kisah yang saya ceritakan bisa diambil pelajarannya. Sebab semua kurang lebih sama kok. Polanya sama.

Mengapa saya tidak bisa menyarankan apapun? Sebab saya tahu persis. Saya merasakan persis bagaimana GONCANGNYA hati saat itu. Hanya yang ngalamin saja yang bisa merasakan.

Silahkan jika anda mau balik kerja lagi... Sebab keluarga butuh dinafkahi

Atau kalau bapak mau belajar TANGGUH dan TEGAR saya pastikan tahun depan akan menjadi pribadi yang benar-benar berbeda. Tetapi siapkan diri dulu. Siapkan jiwa raga.

Wallahu A'lam

Salam
Adhin Busro Alhafiz

NB: Siapa lagi yang mau rezekinya lancar? mau hutang lunas?mau hidup kaya dan bahagia?

Atau

Siapa lagi yang mau belajar manajemen jiwa (nafs)
Belajar manajemen alam bawah sadar

Sehingga

Keajaiban itu benar-benar hadir dalam hidup anda

Melalui ilmu olah rasa sejati

Kalau mau KLIK link ini

http://rahasiakuncisukses.com/


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment