Aug 13, 2017

Cara Melunasi Hutang Negara 3.700 Trilyun dalam 5 Tahun Saja

Menurut data dari sumber sebelah utang Indonesia sebesar 3.700 Trilyun. Guede bingit ituuh. Buat bayar bunganya aja kesulitan. Bagaimana Cara Melunasi Hutang Negara kita tercinta Indonesia yang per 2017 konon sudah mencapai 3.700 Trilyun dalam 5 Tahun Saja? Simak artikel ini baik2


Bisakah hutang 3.700 trilyun lunas dalam waktu 5 tahun atau 1 periode jabatan Presiden RI?. Mari kita hitung-hitungan.

Jumlah hutang: 3.700 T (Asumsinya hutang distop). Kita buletin aja jadi 4.000 T (plus bunga, mungkin.. hehe :)

Jumlah penduduk di Indonesia sekitar 260 juta dan terus bertambah. Anggap saja usia mulai produktif berjumlah 200 juta. Dan kita yakin 200 juta orang tersebut cinta NKRI.

Hutang 4.000 T, kalau dibagi 5 tahun = 800T

Artinya setiap tahun kita harus nyicil 800T, dibebankan kepada Rakyat. Maka dalam 1 bulan utang yang dibebankan kepada rakyat adalah

800T/12 bulan = 66.67T

Artinya setiap kepala harus urunan sebesar

66.67T/200 juta = Rp 333.500 (bener gak itungan saya?)

Artinya lagi, setiap orang usia produktif harus nyicil utang sebesar Rp. 333.500 perbulan atau Rp. 11.116 perhari. Lumayan berat bagi orang2 tertentu.

Oleh karena itu pemerintah dan CSR wajib turun tangan meringankan beban rakyat. Jika pemerintah meringankan sebesar 100.000/ bulan sementara itu CSR juga demikian, maka rakyat hanya mencicil sebesar Rp. 133.500/ bulan atau sekitar Rp. 3.500/hari.

Rp. 3.500/hari mah kecil. Uang jajan anak kita aja minimal 5.000.

Maka Insya Allah 5 tahun hutang sebesar 4.000T plus bunga lunas. Selanjutnya rakyat teruuusss saja iuran Rp. 133.500/bulan. Buat apa? Buat kasih hutangan ke bangsa lain yang membutuhkan dengan prinsip2 saling menguntungkan.

Maka 5 tahun berikutnya rakyat akan makmur sebab dapat bagi hasil dari ribuan trilyun yang kita gelontorkan kepada bangsa lain.. Plus bagi hasil Freeport dan aset2 yang sukses kita akusisi. Namanya perusahaan rakyat, sebab yang punya adalah rakyat. Keren khan?

Kendalanya adalah bagaimana menyatukan 200 juta rakyat usia produktif? Bagaimana supaya iuran sebesar 3.500/hari bisa lebih mudah atau malah otomatis terdebet? Bagaimana supaya tidak dikorup?

Solusinya adalah BIKIN SYSTEM ekonomi kerakyatan (bukan kapitalis lho?). Bikin aplikasi dalam system yang memudahkan rakyat untuk mencicil hutang, atau bahkan sedekah by aplikasi tersebut.

Sedekah rakyat yang ekonominya berlebih agar hutang RI bisa lunas kurang dari 5 tahun, syukur-syukur 2 sampai 3 tahun lunas.

Apalagi presidennya Ust. Yusuf Mansur.. Insya Allah amanah. Ane jadi menteri perekonomian aja.. hehe :) Silahkan yang mau daftar jadi menteri lainnya, mumpung masih open.


Systemnya sudah ada, aplikasi e-wallet nya juga sudah ada, yaitu PayTren bahkan sudah didownload dan dipakai oleh 1.5 juta lebih. Uangnya ada, sumber daya manusianya ada, tinggal kita mau atau tidak.. :)

"Ngemeng mah gampang ji?"

Emberrr.. Makanya supaya tidak jadi teori saja yuk gerak. Kita jadiin UYM Presiden biar aplikasi paytren bisa dinasionalkan dan dipakai oleh 200 juta Rakyat Indonesia. hehe :)

Silahkan kontak leader2 kami yang sekota dengan anda. Kita bangun ekonomi kerakyatan dimulai hari ini, biar tidak hanya jadi teori semata.

Hub leader2 kami KLIK http://bit.ly/2tGLHIv
Hub leader2 kami KLIK http://bit.ly/2tGLHIv

Met Ashar ya? :)

Salam
Adhin Busro AlHafiz
Chief of Kampung Paytren Nusantara
Membangun 1 Juta Komunitas


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment