Aug 26, 2017

Belajar Tauhid itu Belajar Berkorban, Lah Kok??

Banyak kisah yang bisa dipetik dari sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as. Kawan2 tentu sering mendengar tausiyah dari ustadz dan ULAMA tentang hal ini. Nah kali ini satu lagi kisah hikmah yang disampaikan oleh UBARU alias anak kemarin sore H. Adhin Alhafiz .. hehe


Imagine...

Bayangkanlah... Bayangkan sebuah peristiwa ketika Nabi Ibrahim as hendak menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail as, sebuah keadaan yang luar biasa mengharu biru sulit dilukiskan.
Bisa membayangkan?

Anggap saja pada jaman sekarang ini Nabi Ibrahim as adalah orang kaya dan Nabi Ismail as adalah orang tidak berpunya, keduanya hanyalah UJIAN.

Ujian apa? UJIAN Pengorbanan sebagai BUKTI TAUHID.

Sebab nyata kalau kita suka menuhankan kebendaan. Meski FASIH mulut bicara, namun BUKTI mengatakan bahwa TAUHID kita masih perlu dibenahi.

Orang KAYA cenderung menuhankan DUIT. Oleh sebab itu perlu sesekali membuktikan bahwa Tuhannya bukan duit. Dengan cara apa? SEMBELIH... Korbankan benda yang paling dicintai.

Orang tidak berpunya cenderung menuhankan bantuan orang lain dan cenderung menolak takdir. Oleh sebab itu buktikan kalau kita menerima takdir, dengan apa? NIKMATI... Nikmatilah perih dan rasa sakit itu dengan sabar

Ketahuilah bahwa semuanya adalah UJIAN. Tidaklah mungkin Allah swt akan menzalimi hamba-hamba_Nya karena belajar ber bertahan dan ber Tuhan. Tidaklah mungkin kita akan mati melarat sebab bersedekah super dermawan. Mustahil kita mati kelaparan sebab ikhlas menerima perih ujian.

Yang terjadi justru KEAJAIBAN.

Mudah2an kita semua termasuk orang-orang yang lulus.. Aamiin

Wallahu A'lam



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment