May 3, 2017

Cara Membangun/ Memberdayakan Ekonomi Kampung

Artikel bagus nih. Saya copas dari Web kami web Kampung Paytren dengan judul tema Cara Membangun/ Memberdayakan Ekonomi Kampung. Sumber link ada DISINI. Gimana caranya sih? Silahkan baca ya?

Dengan apa membangun ekonomi kampung? Salah satunya dengan system koperasi ala kampung. Atau Bank skala kampung dalam bentuk usaha simpan pinjam yang dimanfaatkan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Nah cara lain Membangun Ekonomi Kampung dengan Paytren. Bisakah? Bisa banget
 
Gambar: Agus Yuniarko leader KPN Magetan yang asli KAMPUNGAN BANGET . Meski kampungan sudah punya income jutaan dari paytren..

Paytren Ustadz Yusuf Mansur itu LUAS. Jadi tidak sekedar bayar-bayar beli-beli dari 1 aplikasi. Bukan juga hanya tentang bonus, cashback dan reward. Tapi juga tentang ekonomi gotong royong, ekonomi berjamaah atau yang biasa disebut dengan EKONOMI KERAKYATAN. Dari rakyat untuk rakyat.. Thats paytren

Artinya dalam hal ini, orang sekampung disatukan oleh sebuah system. System atau teknologi yang menyatukan orang sekampung. Disatukan dalam hal ekonomi, politik dan yang lainnya. Bersatu bahu membahu memberdayakan ekonomi digital di kampung.

Yang pertama daftar misalnya Pak Lurah, atau atas nama koperasi juga bisa. Lalu diikuti oleh warga kampung. Keren banget kalau begitu..

Kalau misalnya yang pertama daftar Paytren bukan Pak Lurah atau tokoh masyarakat, maka Paytreners ybs harus mengajak Pak Lurah atau Pak RT, Pak RW atau tokoh masyarakat lainnya untuk bergabung dalam ekonomi gotong royong ini. Jelaskan kepada Pak Lurah bahwa Paytren itu kedepan benar-benar akan mengangkat kesejahteraan kampung anda.

Dalam hal sederhana uang admin bayar listrik, atau pulsa, atau cicilan lainnya tidak kemana-mana melainkan muter-muter dikampung tersebut.

Atau di kampung tersebut sudah mulai membudayakan bayar-bayar beli-beli pakai deposit paytren. Beli pupuk pakai deposit, beli gabah pakai deposit, beli cabe pakai deposit, beli kambing pakai deposit.. Widiiih jos

Dan dalam waktu dekat Paytren akan menelurkan sebuah program yang bernama i-warung, target pertama adalah 10.000 i-warung (info mentah dari Bapak Yopan Marcom PT. Treni). i-warung adalah sebuah warung yang terdata di paytren pusat, yang mana diwarung tersebut sudah bisa bayar2 pakai deposit paytren. Warung yang terdaftar tentu saja akan mendapatkan benefit yang lebih baik daripada sebelumnya. So jadilah pelopor i-warung dikampung anda

Bayangkan ini terjadi dikampung anda,
  • Mayoritas warga pakai paytren. Jadilah sebuah kekuatan
  • Speed transaksi luar biasa cepat. Keuntungan transaksi tidak kemana-mana alias muter2 dikampung anda
  • Transaksi dan e-commerce sudah memakai deposit paytren, misalnya beli gabah pakai deposit
  • Warung-warung sudah terdaftar di i-warung
  • Masjid dikampung anda mendadak ramai sebab terkena virus Paytren dan Ustadz Yusuf Mansur
  • Ada Kampung Tahfidz di lingkungan anda
  • Warga di kampung anda mulai berani bermimpi besar
  • Seiring proses kampung sebelah mulai studi banding dikampung anda
  • Kampung sebelah dan kampung sebelah dan seterusnya, jadilah kota paytren

Jika itu terjadi maka kampung anda yang menjadi PIONEER bisa menjadi Kampung Sejahtera sebab warganya sudah kaya raya semuanya.
  • Bonusnya sudah puluhan juta bahkan ratusan juta perbulan
  • Cashbacknya sudah jutaan perbulan
  • Padinya panen raya
  • gemah ripah loh jiwawi, toto tentrem kerto raharjo. Sebab warganya makin bertambah iman dan taqwanya kepada Sang Pencipta
Marilah kita membayangkan dalam skala GLOBAL, mengapa kampung-kampung harus bersatu dalam sebuah system. Kemudian baca ini,



“Bisa antum bikin Pabrik sendirian?”

Kalau anda KAPITALIS alias punya duit trilyunan mungkin saja bisa. Namun kita hanya rakyat biasa, dari kampung lagi. Mana bisa bikin pabrik, atau bikin pasar misalnya. Satu-satunya cara adalah dengan GOTONG ROYONG.

Meski kita semua asli kampung, terbiasa dengan lumpur disawah, biasa pakai baju kumal dsb namun bisa punya Pabrik lho? Bisa beli saham Bank, bisa beli saham perusahaan-perusahaan besar misalnya. Bisakah? Di paytren bisa. Ini khan keren…

Maka bayangkanlah dimasa depan sbb
  • Owner BCA dan bank lainnya adalah kita, orang kampung
  • Owner freeport adalah orang kampung
  • Owner Astra orang kampung
  • Owner perusahaan besar lainnya adalah orang kampung

Kedepan kita beli perusahaan-perusahan asing, kita beli barca, google, fb dll. Dengan cara apa? Dengan cara berjamaah..

Kenapa bisa demikian? Sebab mayoritas saham sudah dibeli secara berjamaah (paling tidak 51% saham) oleh paytreners. Kemudian mayoritas paytreners adalah orang kampung. Widiih keren banget ini…

Kita kedepan membelinya melalui sebuah fitur yang bernama FINTREN. Misalnya saham BCA dilepas 5% sekian ribu lembar @100.000. Maka paytreners harus berlomba-lomba membelinya paling tidak 1 lembar. Kita borong semuanya, sampai suatu saat nanti 51% saham BCA kita yang beli yang otomatis punya saham terbesar dan bisa mengatur kebijakan. Lalu kita rubah system BCA menjadi lebih adil dan transparan. Begitu kira-kira cara mengakusisi BCA. Doain ya?

Yuk jadilah bagian dari perjuangan membangun ekonomi kerakyatan. Mulailah untuk tidak hanya ngomong saja, tidak hanya mikir saja namun bergerak. Yuk mulai tidak sekedar mikir only tentang persatuan ummat dan rakyat namun menjadi yang terdepan dalam perjuangan ekonomi kerakyatan bersama PAYTREN Ustadz Yusuf Mansur

Klik DAFTAR SEKARANG

Salam
Adhin Busro Al Hafiz
Founder Kampung Paytren Nusantara





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment