Oct 30, 2016

Ternyata Rahasianya adalah Akhlak yang Baik

Artikel  Ternyata Rahasianya adalah Akhlak yang Baik penting sekali untuk sobat baca dan pahami. Makanya artikel tentang Akhlak ini akan saya buat berseri. Terus ikuti ya? Sebab ada rahasia besar yang selama ini belum anda tahu. Ada hikmah yang luar biasa dalam..

Cek it dot


Pepatah Arab mengatakan, “Lisaanul haal ablaghu min lisaanil maqaal”, artinya bahasa tubuh (perbuatan) lebih mengena daripada bahasa lidah (ucapan).

Maksudnya, ketika bahasa tubuh kita mampu menerjemahkan keindahan akhlak Islam, kita tidak perlu lagi kata-kata untuk menjelaskannya. Penjelasan bahasa tubuh kita itu sudah cukup mewakili penjelasan lidah.
Sebaliknya, ketika bahasa tubuh kita menerjemahkan akhlak yang buruk, maka sebanyak apapun kata-kata indah yang kita ucapkan tidak akan mampu meyakinkan orang lain, apalagi mengubahnya.

Ini penting dipahami oleh setiap pendidik, baik orangtua maupun guru. Yang paling mereka perlukan sebenarnya adalah keteladanan, bukan sekadar kepandaian berbicara. Anak-anak selalu memperhatikan bahasa tubuh (baca: perilaku) kita. Bukan hanya itu, mereka juga akan menirunya secara total, seperti fotokopi. Kalau kita menampakkan perilaku baik, anak-anak akan menirunya sehingga menjadi baik, begitu juga sebaliknya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan bahasa tubuh kita, khususnya di depan mereka. Kalau belum mampu mewujudkannya secara spontan, minimal kita bisa melatihnya secara perlahan-lahan. Contohnya, kalau tabiat kita suka marah, maka kita perlu berlatih untuk menahan emosi ketika marah dan jangan meluapkannya di hadapan anak-anak karena mereka akan menyerap pelajaran tentang marah itu secara cepat. Begitu juga pelajaran-pelajaran lain seperti sabar, jujur, tanggung jawab dan sebagainya. Semuanya perlu contoh dan keteladanan, bukan sekadar ucapan atau perintah.

Ini juga penting dipahami oleh para dai, yaitu penyeru kepada Islam. Sebab, objek dakwah selalu melihat kepribadian dainya. Kalau kepribadiannya baik, maka objek dakwah akan dengan mudah menerima ajakannya, bahkan tidak jarang timbul simpati sebelum ajakan itu dimulai. Padahal setiap muslim adalah dai, yaitu penyeru kepada kebaikan. Oleh karena itu, setiap muslim harus mulai menata akhlaknya supaya pancaran aura akhlaknya mampu menembus hati setiap orang yang melihatnya.

Sejarah telah membuktikan bahwa akhlak para dai terdahulu mampu mengalirkan hidayah ke dalam hati para muallaf sehingga mereka jatuh cinta dengan Islam.

Akhlak merupakan puncak keindahan ajaran Islam. Bahkan pujian Allah kepada Rasulullah adalah didasarkan pada akhlaknya: “Sungguh engkau (wahai Muhammad) berada pada akhlak yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4)

Sepanjang sejarah, para ulama telah mencurahkan jerih payah mereka untuk menjelaskan masalah akhlak ini kepada umat supaya menjadi panduan praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa disadari, banyak non-muslim yang tertarik memeluk Islam karena membaca keindahan Islam itu dalam kitab-kitab ulama. Tapi sayangnya, banyak juga orang yang membenci Islam karena keindahan Islam itu tertutupi oleh akhlak buruk para pemeluknya.

Jadi, kita sudah paham betapa pentingnya menjaga akhlak kita agar selalu selaras dengan tuntunan Islam. Semoga Allah memudahkan kita untuk menjadi orang-orang yang berakhlak mulia. Aamiin.

Copas: M Hanafi KTWT

Salam
Kampung Paytren Nusantara

NB1: Panduan manajemen jiwa untuk MEMBUAHKAN akhlak yang baik ada di Magis7. Silahkan yang berkenan kunjungi webnya DISINI

NB2: Its about KPN

=> Curollan sang pemimpi KLIK www.paytrenfitur.com/eyang/paradigma
=> Peluang Bisnis bagi karyawan KLIK www.kampungpaytren.com/eyang/karyawanberbisnis
=> Sekarang jamannya MLM Otomatis KLIK www.kampungpaytren.com/eyang/automlm



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment