Oct 6, 2016

Rahasia Ilmu Menggandakan Uang Bagian 2

Untuk membaca artikel tentang Ilmu Menggandakan Uang bagian 2 ini, sobat wajib baca yang bagian satu. Silahkan baca dulu KLIK DISINI. Mengapa saya membuat artikel tentang menggandakan uang? Jawab: Mumpung beritanya lagi lumayan rame.. hehe :)


Kalau bagian 1 kita membahas tentang GOS System atau Giving Others Sincerity, yakni cara melipatgandakan uang dengan memberi/ sedekah. Untuk saat ini kita story telling saja. Kita membahas kisah fikis sang mangga.

Kisah ini hanya perumpamaan, sebagaimana dalam banyak ayat Al Qur'an banyak sekali perumpamaan. Perumpamaan2 tersebut tujuannya supaya kita mau membaca dan berpikir, kemudian menarik sebuah kesimpulan.

Bagaimana kisahnya? Cek it dot

Alkisah ada sebuah pohon mangga yang sudah cukup dewasa dan berbuah setiap musim. Namun akhir-akhir ini buahnya semakin lama semakin sedikit. Ditambah dengan mulai ada tanda-tanda kegersangan dan muncul benalu di beberapa dahan.

Sejurus kemudian Sang Mangga melihat kebawah, ketika beberapa kera yang kakinya terluka mencoba untuk naik dan hendak memetik buahnya. Sayang kakinya terluka sehingga usahanya sia-sia.

Sang Mangga tercenung dan matanya berkaca-kaca, "Buahku semakin lama semakin sedikit, ditambah penyakit benalu menggerogoti dahan. Barangkali satu kebaikan bisa menjadi amalku kelak. Yah aku harus melakukan sesuatu"

Lalu Sang Mangga mengambil sebuah kapak besar dan mulai memotong salah satu dahannya sebelah kiri. Tujuannya supaya sekumpulan kera yang kakinya terluka bisa mendapatkan makanan.

"Duaakkk", begitu bunyi ayunan Kampak yang menghantam dahan.

"Aduuuuuhhhh", sang mangga meringis menahan sakit dan perih. Darah segar (getah) keluar dari sela-sela dahan.

"Duaakk", lagi-lagi kampak besar itu merobek kulit dan kayu seiring dengan teriakan sang mangga menahan sakit.

Akhirnya dengan menahan sakit yang teramat sangat dahan itu rubuh diiringi dengan sorak sorai sekumpulan kera yang terluka. Mereka berlompatan dan berebutan buah mangga yang manis rasanya.

Satu dahan sudah rubuh, dan Sang Mangga melirik dahan sebelah kanan, "Ini juga harus aku potong, sehingga sang kera bisa membawa pulang untuk anak-anaknya" dan ia mulai memotongnya.

"Duagg", bunyi kampak lagi2 menghantam dahan sebelah kanan seiring dengan teriakan kesakitan dari Sang Mangga. "Aaaarrrrrrrggghhhh". Darah segar lagi2 keluar dari sela2 dahan.

Satu persatu dahan sebelah kiri, kanan, depan dan belakang rubuh, hingga hanya menyisakan satu saja dahan yang menjulang ke atas.

Keringat membasahi sekujur tubuhnya yang terkulai lemas. Darah berceceran disana sini.

Sekumpulan kera puas, sementara sang mangga lemas :)

Daaannn....!

Beberapa minggu kemudian terjadilah keajaiban...

Ketika dahan yang rubuh mulai menyatu dengan tanah menjadi pupuk alami, saat itulah datang silih berganti hewan2 dan serangga yang menggemburkan tanah.

Saat darah didahan mulai mengering, saat gerimis mulai turun, saat itulah terlihat tunas-tunas baru mulai tumbuh. Bukan satu, tapi tujuh, bahkan 10 tunas dalam 1 dahan.

Keajaiban bukan hanya terjadi diatas pohon, namun juga dibawah. Diatas tanah yang gembur, diiiringi dengan gerimis malam, saat itulah tumbuh tunas-tunas biji mangga yang baru. Biji mangga yang dibuang oleh sekumpulan kera terluka disini dan sana dan dimana-mana sekarang sedang bertumbuh.


Panen raya.... Sebentar lagi panen raya....

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah, 2: 261)

Mangga = kita.

Itulah keajaiban SEDEKAH poll sampai kembang kempis.. Dan seperti itulah konon katanya "Cara Melipatgandakan/ Menggandakan Uang yang 100% bahkan 1.000% terbukti berhasil. Mau coba???

Wallahu A'lam

NB

Dipersembahkan oleh: Rahasia Kunci Sukses, rahasia melipatgandakan kesuksesan sejati. Ikuti panduan by email selama 360 hari, KLIK DISINI.




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment