Oct 31, 2016

Mendesain Jiwa yang Tenang

Tulisan kali ini terkait kembali dengan manajemen JIWA atau hati atau nafs atau nafsu yang berbingkai AKHLAK MULIA. Pemahaman mengenai manajemen jiwa ini penting banget sebab berkaitan dengan keselamatan hidup kita di dunia dan di akherat Insya Allah. Judul artikel kali ini adalah Mendesain Jiwa yang Tenang

Tulisan ini masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya tentang rahasia akhlak bagian 2. Silahkan baca dulu DISINI.

Tulisan dibawah ini copy paste dari tulisan saya sendiri dalam sebuah Midnight Curcoll grup WA judulnya akhlak. Cek it dot,

-----------------------------------------------------------------------------------------------------


Midnight Curcoll

AKHLAK

Mari kita curcollan sejenak. Yang mana saat ini saya sedang merasa rindu kepada satu sosok yang bahkan belum pernah ditemui

Sosok yang mengeluarkan aura AKHLAK MULIA.

Senyumnya indah dipandang, wajahnya elok rupawan. Jikalau kita berada disampingnya serasa kebahagiaan begitu terasa merasuk dalam setiap saraf jiwa.

Merasa nyaman, merasa aman, dan tidak mau sedetikpun ditinggalkan. Rindu menggebu-gebu jika sedetik saja tidak bertemu. Benar2 sejuta Cinta sejuta rasa.

Entahlah.. yang pasti tidak akan bisa terlukiskan seandainyapun bisa bertemu walau hanya dalam mimpi. Hanya harapan yang membuncah beliau berkenan menemuiku, dan menemui kita semua meski mimpi sedetik saja.

Dialah Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam... Manusia sempurna abadi selamanya..

Sobat.......

Apakah kehadiran saya, dan kita-kita semua dirindukan oleh orang lain? Apakah mereka merasa aman, nyaman dan tenang ketika berada didekat kita?

Atau malah sebaliknya? Kehadiran kita tidak kehendaki dan tidak dirindukan, sebab tubuh jiwa dan raga kita mengeluarkan akhlak yang tidak terpuji? Suka (cenderung) mengumbar amarah, arogan, nyinyir, merendahkan, mencela, mencaci, membohongi dll? Jawabannya adalah KITA Sendiri yang tahu.

Ayuk saya dan kita semuanya belajar menundukkan nafsu kita, jiwa kita agar bisa dipoles menjadi jiwa yang tenang. Sehingga ketenangan dalam jiwa menjadi CAHAYA yang menerangi gulita. Menjadi penerang diri keluarga dan sesama dalam bingkai AKHLAK MULIA.

Tundukkan Nafsu kita kepada aturan-aturan dari Sang Pencipta semesta alam. Tunduk dengan suka hati ataupun terpaksa. Sebab ketundukan dalam jiwa2 yang tenang saja yang diberikan kemampuan untuk masuk dalam dimensi surgawi

Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku (QS al-Fajr: 27-30).

Wallahu A'lam

Salam
KPN
---------------------------------------------------------------------------------------------------
NB1: Panduan manajemen jiwa untuk MEMBUAHKAN akhlak yang baik ada di Magis7. Silahkan yang berkenan kunjungi webnya DISINI

NB2: Its about KPN

=> Curollan sang pemimpi KLIK www.paytrenfitur.com/eyang/paradigma
=> Peluang Bisnis bagi karyawan KLIK www.kampungpaytren.com/eyang/karyawanberbisnis
=> Sekarang jamannya MLM Otomatis KLIK www.kampungpaytren.com/eyang/automlm


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment