Sep 20, 2016

Rahasia "Tafakur" Alam Semesta

Artikel kali ini adalah tulisan copas atau copy paste. Saya mengcopy dari tulisan saya sendiri yang saya tulis di grup WA Komunitas Kampung Paytren, dalam serial midnight curcol, sebagai bagian dari belajar untuk diri saya sendiri. Pun bagian dari memberi inspirasi siapa tahu ada manfaatnya, plus mengajar secara tidak langsung. Tulisan kali ini bertema tentang Rahasia "Tafakur" Alam Semesta


Bagaimana tulisannya tentang tafakur alam ini? Cek it dot aja deh :)

Midnight Inspiration Kampung Paytren Nusantara

#. MENANAM BENIH

Ada yang suka ngamatin sesuatu? Kalau ada berarti sama dengan saya. Saya itu suka banget kalau MENGAMATI sesuatu kemudian menarik hikmah dari sesuatu tersebut. Bahasa kerennya "Tafakur"

Saya itu kalau sedang diteras rumah selalu melihat sebuah pohon yang memang sengaja kami taruh dalam pot. Mau keluar rumah lihat pohon itu lagi. Begitu berulang-ulang. Ada saatnya tanaman dalam pot itu kelihatan layu, lalu saya sirami dengan air, esoknya segar kembali. Sampai akhirnya mulai kelihatan tuh bunga-bunga indah. Mulai berbuah setelah sekian lama.

Yang saya heran, "emang tuh pohon nggak bosen apa yak?". Disituuuu aja terus nggak pindah2, kalau nggak dipindahin. Kalau lagi kehausan juga nggak bisa ngapa-ngapain kecuali nunggu disiram air. Tanaman juga mahluk hidup lho? Sama kayak kita manusia.

Ternyata benar bahwa selain manusia "tidak punya pilihan" kecuali mengikuti system. Tidak bisa menolak sedikitpun system yang mengikatnya. Itulah yang "barangkali" disebut dengan sunnatullah. Nggak ada pilihan kecuali tunduk kepada aturan Allah swt dengan senang hati atau terpaksa.

Manusia beda, sebab mahluk yang memiliki kehendak bebas. Bebas melakukan apapun, kapanpun dan dimanapun. Namun "kata guru2 kita", kebebasan manusia dalam bingkai mengemban amanah besar, yang mana langit dan bumi dulu menolaknya sebab takut mencederainya.

Kita tidak hendak membahas "amanah", lain kali aja. Kali ini kita hendak membahas BENIH. Setelah mengamati tanaman POT dalam teras rumah, kemudian saya menyimpulkan bahwa Manusia sebenarnya juga memiliki BENIH masing2.

Tidak ada satupun manusia yang benihnya sama persis. Setiap manusia unik, mempunyai ciri khas yang berbeda-beda satu sama lain. Masalahnya adalah, banyak manusia yang tidak/ belum tahu "apa sih keunikannya?". Bahkan banyak manusia yang sebenarnya diciptakan untuk berbuah mangga, namun ia memaksakan diri untuk berbuah apel.. Lalu apa yang terjadi? Tentu saja tanamannya akan merana dan sampai kapanpun tidak akan berbuah apel.

"Bagaimana menemukan benih kita masing2 sehingga bisa kita besarkan? Ini juga nanti bisa kita diskusikan di lain waktu. Anggap saja kali ini kita semua sudah menemukan benih kita sendiri. Kemudian apa?

Tanam benih itu ditempat yang terbaik, dan siramilah. Kalau tanaman pot menunggu si empunya menyirami air, maka kalau manusia siapa yang menyirami? Ya diri kita sendiri.. Itulah hebatnya manusia.

Sirami benih anda, bakat anda, keunikan anda. Asahlah sampai benihnya tumbuh subur. Maka PASTI akan ada saatnya benih itu berbuah lebat. Buah yang sebagian bisa kita makan, dan sebagiannya diberikan kepada orang2 yang membutuhkan.

Menyirami benih manusia juga sama sebagaimana menyirami tanaman. Kita butuh air. Jika air habis kemana kita cari? Jawabannya adalah "kita butuh hujan dari langit".

Resapi ayat ini dalam2

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS Al An'am: 99)

Wallahu A'lam

Dipersembahkan oleh Rahasia Kunci Sukses.. Rahasia memahami hikmah kehidupan. Mau belajar? KLIK DISINI

--------------------------------------------------------------------------------------------------

NB:

Komunitas Kampung Paytren Nusantara adalah sebuah komunitas yang sedang berjuang menggerakkan ekonomi kerakyatan. Mau ambil bagian? KLIK salah satu web support dibawah ini,

>> www.kampungpaytren.com
>> www.kampungpaytren.net
>> www.paytrenfitur.com
>> www.tim.kampungpaytren.com





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment