Sep 7, 2016

Hikmah dibalik Menelan KEPAHITAN Ujian Hidup

Tulisan saya dibawah ini tentang Hikmah dibalik Menelan KEPAHITAN Ujian Hidup. Ujian hidup yang rasanya pahit bin getir ternyata mengandung hikmah yang besar, asalkan kita tahu cara menyikapinya, gitu kira-kira. Oleh sebab itu jangan sampai salah menyikapi..

Nangis, mewek, banjir air mata sudah biasa pada saat menghadapi kepahitan hidup. Sedih, panik, stress, pusing dsb juga sudah biasa. Adepin saja, antepin saja. Habis mau gimana lagi? Kalau perlu tambahin lagi pahitnya.. Sudah konsekwensi, sudah suratan takdir..

"Saya sudah tidak kuaaat.. Stress saya pak..?? Rasanya mau bunuh diri saja.."

Hallaah, lebay. Hadapi saja, mau apa lagi? Banyak masalah dan ujian hidup terjadi sebab kesalahan kita sendiri, dosa kita sendiri. Sebab terlalu mengikuti hawa nafsu yang tidak pernah puas. Oleh sebab itu hadapi konsekwensi ini dengan tegar. Hadapi fase pencucian dosa ini dengan tangguh. Sandarkan segala masalah, kesedihan dsb kepada Yang Maha Kuasa. Inilah satu2nya cara supaya grafik hidup menjadi positif. Percaya deh ama ane.. hehe :)


Tulisan ini saya rangkai dalam sebuah media GRUP WA Komunitas kami yaitu Kampung Paytren. Sebuah komunitas bisnis sekaligus komunitas belajar. Belajar apa? ya apa saja yang penting positif..

Cek it dot


-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Serial Midnight Curcoll 😬😬 (No comment ❌❌)

#. MENELAN KEPAHITAN

Hanya share sedikit pengalaman siapa tahu ada manfaatnya. Kalau nggak ada ya buang saja.. 😀

Saya kadang seneng kadang juga sedih, melihat ada beberapa sahabat saya yang sedang mengalami KEPAHITAN hidup. Kalau sedang curhat ke ane, dan minta saran, PASTI saya bilang, TAMBAHIN pahitnya, masih kurang tuh.. heee 😬

Senengnya sebab dalam kepahitan PASTI ada kekuatan. Kita akan bertambah kuat seiring hadirnya PAHIT dalam hidup. Sedihnya tentu saja kasihan melihat mulut sahabat kita nyengir2 menahan pahit dan getir.. 😀

"Ngomong aja gampang, emang ente pernah menelan kepahitan?"

Bukan cuman pernah, namun lumayan kenyang. Buat nyambung hidup (dahulu) saya pernah berbulan2 dagang asongan di Semarang. Ngamen juga pernah. Di bogor dan jakarta juga berbulan2 jadi pedangang asongan di Pasar Pagi Mangga 2. Pernah jadi anak jalanan dan pernah dipukuli massa. Pernah dihajar preman dan nyaris ditebas dengan golok.

Dan masih banyak masa lalu gelap lainnya, yang membuatku sering menangis disetiap malam saat itu. Seringkali menangis sambil menahan perih sebab belum makan dari pagi. Tapi itulah masa lalu, banyak kenangan banyak hikmah yang dalam.

Semua punya masa lalu, saya yakin itu. Bedanya adalah BAGAIMANA cara kita MENGHADAPI MASALAH. Cara kita merespon masalah itulah yang akan membuat kita semakin dewasa, semakin kuat, tangguh, cerdas dan besar.

Semakin kita bermasalah, semakin membuat kita benar2 kenal dengan Sang Pencipta, asalkan kitanya mau bermuhasabah. Semakin kita kenal dengan Sang Pencipta, semakin YAKIN kita bahwasanya DIA Yang Akan Mengurai benang sekusut apapun. Dan keyakinan itulah bahan bakar yang akan mewujudkan segala doa dan hajat.

Makanya saya seneng ngelihat tausiyah UYM tentang keyakinan dan ujian hidup, sebab semuanya sangat2 benar adanya..

So... Ada lagi yang mau MENELAN KEPAHITAN... 😬😬

Salam
Kampung Paytren Nusantara

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Btw ada yang mau belajar menelan kepahitan hidup? Atau bahasanya menelan jamu godogan? Meski pahit endingnya PASTI menyehatkan jiwa dan raga. Kalau mau ikut panduan Rahasia Kunci Sukses. Rahasia 360 hari menarik sukses. Caranya KLIK DISINI

Yang mau belajar bisnis bareng ane di Komunitas Kampung Paytren caranya bisa KLIK DISINI




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment