Aug 10, 2016

Kisah Revolusi Tauhid Berlangsung Tragis

Saat ini saya juga masih berproses dan belajar didalam merevolusi tauhid. Artinya belajar YAKIN kepada Allah swt dan asmaul husna. Salah satunya misalnya Al Ghoniyyu yang artinya Yang Maha Kaya. Maknanya Allah swt Maha Kaya dari seluruh alam.

Dalam hal ini belajar meyakini dan hanya bersandar kepada Yang Maha Kaya saja, tidak kepada yang lainnya. Proses pembelajaran tauhid ini pastinya sensasional. Salah satu yang paling sensasional yang sudah dilakukan oleh sahabat saya anggap saja namanya Pak Budi.

Pak Budi sedang belajar dan berproses merevolusi tauhid dengan berhijrah dari pekerjaan lama kepada dunia baru yang ternyata saat ini malah sedang TRAGIS.

Beliau dulu bekerja di Off Shore atau perusahaan minyak di kawasan Arab. 2 bulan kerja 2 bulan sisanya libur dengan gaji terakhir 6.000 USD. Kalau di kurskan dengan rupiah sekitar 80 jutaan perbulan. Meskipun beliau sedang libur tetap digaji 6.000 USD/ bulan. Dahsyat.

Saya mah masih kalah sama beliau. Kalau saya dahulu punya pendapatan 20 sampai 30an juta/ bulan sebelum memutuskan untuk belajar hikmah. Sementara beliau Pak Budi mempunyai pendatapan hampir 100 jutaan/ bulan.

Kemudian setelah beliau kenal dengan Ustadz Yusuf Mansur lalu memutuskan untuk berhenti bekerja untuk menjalankan sebuah bisnis barunya. Sudah sekitar 2 tahun, saat artikel ini ditulis, beliau sudah mencoba beberapa usaha/ bisnis dimana sayangnya semuanya BANGKRUT dan gulung tikar.

Mobil mewahnya sudah dijual dan sebagian uang hasil penjualan disedekahkan, pun beberapa asetnya juga sudah dijual untuk merintis bisnis sekaligus menutup kebutuhan hidup.

Semakin lama grafik hidupnya semakin menurun bahkan sampai kepada lembah terdalam. Tragis... sebab untuk makan saja kadangkala tidak ada uang.

Bagaimana tidak TRAGIS? Dari puncak kesuksesan kemudian dengan sengaja belajar sebuah hikmah spiritual. Nyatanya malah terjerembab ke lembah terdalam secara financial dan lain-lain.

Pada saat hidupnya JAYA semua mengaku saudara. Pada saat hidupnya di lembah terdalam semua yang mengaku saudara menghilang. Ia kini merasa tersisihkan. From hero to zero...

Hal2 seperti ini ternyata bukan teori semata namun FAKTA.

Makanya belajar NGENOLIN diri memang nyata2 butuh keberanian memulai. Setelah memulai butuh ketangguhan untuk mengalami dan merasakan sendiri proses2nya. Sebab proses belajar YAKIN kepada Allah swt nyata2 butuh ketangguhan luar biasa.

Keputusan NGENOLIN diri saya yakin hanya dilakukan oleh segelintir orang saja. Segelintir orang gila yang sedang belajar arti keyakinan. Padahal segelintir orang yang memutuskan untuk NGENOLIN diri tersebut belum tentu semuanya lulus, termasuk saya :), makanya doain ya?

Tetapi bagi segelintir orang2 gila yang sedang belajar keyakinan tersebut PASTI akan mendapatkan sesuatu yang besar. PASTI ia akan belajar sesuatu dimana orang lain tidak mengalaminya. Ia PASTI akan merasakan sesuatu, melihat sesuatu, dan sensasi-sensasi spiritual lainnya yang mana hanya segelintir orang saja yang tahu.

This is HIKMAH....

So......

Membeli keyakinan saja membutuhkan harga mahal. Membeli keyakinan bahwa Allah Maha Kaya dan akan mengayakan siapa saja yang yakin, ternyata penuh perjuangan. Perjuangan harta jiwa dan raga. Apatah membeli surga?

Wallahu A'lam


NB: Mau belajar Revolusi Tauhid? Silahkan ikuti panduan 360 hari menarik sukses, KLIK DISINI





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment