Aug 1, 2016

Ketika Aku Lelah Melakukan Amalan dan Ibadah

"Pak apa yang harus aku lakukan? Aku pusing dengan takdir hidup aku. Hutang, tagihan dan faktor ekonomi lainnya. Padahal dhuha sudah, tahajud sudah, sedekah sudah semua aku lakukan tapi tidak ada hasilnya. Sampai2 aku lelah dengan amalan dan ibadah yang aku lakukan. Harus bagaimana lagi supaya rezeki membaik?"


Diatas adalah pertanyaan yang saya simpulkan saja dari banyak kawan2 blog www.adhinbusro.com yang banyak dikirimkan diantaranya melalui email. Mereka lelah dengan amalan dan ibadah yang sudah dilakukan sebab sepertinya tidak ada hasil atau efeknya. Bagaimana ini?

Kali ini ane tidak bisa menjawab dengan baik. Mhn maaf tidak bisa menjawab pertanyaan anda. Sebab jawaban saya pasti tidak akan memuaskan.

Why?

Sebab saya sendiri juga seringkali merasa LELAH. Ane juga kadang merasa CAPEK. Sebab apa? Sebab sekian lama (merasa) sudah ibadah namun sepertinya tidak NGEFEK.

Anda berapa lama ngegeber ibadah? Berapa duit buat sedekah? Bukannya sombong ya (padahal sudah sombong hehe) mungkin saja sedekah saya jauh lebih banyak dari saudara, tetapi hasilnya sama saja. Apa itu?

'HASILNYA CUMA LELAH DAN CAPEK'

Sama-sama lelah sama-sama capek namun ada bedanya. Bedanya anda berhenti, saya masih belajar arti istikomah atau terus menerus.

Anda berkurang keyakinan bahkan nyaris habis, namun saya sedang belajar tidak habis keyakinan kepada Allah swt.

Anda selalu bertanya kapan hutang saya lunas, kapan rezeki saya terbuka dsb, namun saya belajar untuk tidak bertanya kapan-kapanan.

Anda merasa ibadah dan amalan anda layak dapat penghargaan, sementara saya sedang belajar berharap agar ibadah dan amalan diterima.


Mungkin begitu.. :)

Coba bayangkan begini.....

Anda sedang butuh uang, dan satu-satunya orang yang bisa membantu anda adalah orang kaya sekampung, namanya Pak Slamet. Dari pagi2 buta anda sudah berada di depan pintu rumah pak Slamet untuk bertemu dengannya dan ngutang.

Setelah nunggu beberapa jam keluarlah pembantunya. "Maaf pak, Pak Slamet sedang ada tamu penting dan tidak bisa diganggu hari ini. Katanya suruh balik lagi besok"

"ooh baik, makasih ya?"

Kemudian besok anda datang lagi pagi2 buta. Setelah beberapa jam ajudan Pak Slamet keluar menemui. "Maaf pak, Pak Slamet tidak bisa ditemui hari ini. Beliau ada tamu negara. Katanya disuruh besok balik lagi"

Pertanyaannya apakah anda akan balik lagi?

Jawab: Iya akan balik lagi sampai ketemu dengan Pak Slamet, orang kaya sekampung yang baik hati.

Kalau sama manusia mau balik dan balik lagi lalu mengapa sama Yang Maha Kaya enggan balik dan balik lagi? Mengapa baru datang beberapa kali, pakai bajunya baju yang bau, belum mandi lagi, lalu menuntut harus dibantu?

Mari sama-sama direnungkan..

Salam

NB: Belajar hikmah seperti ini perlu proses dan perlu praktek dikehidupan nyata. Silahkan bagi yang berkenan belajar hikmah kehidupan dan belajar menarik rezeki bisa ikuti panduan rahasia kunci sukses. Caranya KLIK DISINI




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment