Jul 26, 2016

Kisah Tertipu Mitra Bisnis 600 Juta dan Solusinya

Assalamu"alaikum Wr. Wb.Yang terhormat Bapak Andin Busro, semoga selalu mendapat Rahmat Allah SWT serta lindungannya. Saya xxx, mau bertanya kepada bapak,  saya pernah tertipu dengan mitra bisnis dan menajdikan saya berhutang 600 jt  kemudian rumah dan mobil saya jual untuk menutup hutang sisa tinggal  250 jt

saya sudah ikhtiar,  sesuai yang selalu Bapak kirim, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda mendapat rejeki dari hasil itu  :  Usaha yang dilakukan tetap saya menagih kepada yang menggunakan uang saya untuk bisnis tersebut karena mereka tetap menjanjikan bisnisnya berhasil sampai sekarang sudah 4 tahun berjalan....

kemudian  anak dan istri saya melaralang untuk tetap menagih suruh ditinggalkan....namun saya masih tetap berharap agar orang tersebut membayar dengan harapan saya bisa melunasi hutang tersebut......Ikhtiar sudah saya lakukan baik secara lahiriah atau bermohon kepada Allah Tanpa Putus sampai sekarang....

Bagaimana solusinya apakah saya tinggalkan itu sesuai anjuran anak dan istri saya atau bagaimana menurut Bapak Andin Busro, karena aset sudah terjual dan sekarang saya tinggal dirumah teman baik saya bersama keluarga saya.

Demikian, atas sarannya saya mengucapkan banyak terima kasih, semoga Bapak dan Keluarga dalam lindungan Allah SWT, dan kalau ada peluang bisnis boleh ikutan untuk mendapatkan rizki yang halal dan barokah dan cepat lunas hutang. Wassalamu"alaikum Wr.Wb


Jawab: Waalaikumsalam

Mari kita doakan bapak ybs segera menemukan jawaban dari masalah hidupnya dengan ijin Allah swt.. Aamiin

Saya dahulu hutangnya juga banyak, dan bingung gimana cara melunasi hutang tersebut. Diwaktu yang lain saya punya aset ratusan juta yang saya ikhlaskan. Saya juga pernah kehilangan mobil karena satu dan lain hal. Bukan 1, tetapi 4 sekaligus.

Kalau memang mau bangkrut ya tetap bangrut juga meski kita tidak suka. Asbabnya bisa macem-macem, tapi pointnya kalau memang waktunya hilang ya hilang. Itu sudah kehendak Sang Pencipta

Kalau saya masalah ibadah tidak akan berhenti digeber. Ibadah atau tidak ibadah itu terserah kita. Kalau mau berhenti silahkan berhenti, kalau mau lanjut silahkan lanjut. Segala konsekwensi kita yang nanggung

Justru dahulu saat saya berada di tempat terendah, ibadah itu bisa menguatkan hati. Menabahkan jiwa.

Saran gimana?

Tetep saja geber ibadahnya, ngarepnya, mbelas kasihannya hanya kepada Allah. Mengetuk pintu_Nya,

Memang tidak serta merta nasib berubah, ada proses yang seringkali menyakitkan dan pahit. Tapi kalau saya, ya saya jalani saja dengan tegar. Toh sudah berdoa kepada Yang Punya Segala Kekayaan.

Mudah2an masalahnya segera terurai.. Aamiin

Salam
AB

NB: Presented by Rahasia Kunci Sukses, Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment