Jun 23, 2016

Mencipta Nafsu yang Tenang Menuju Dimensi Surgawi bag. 1

Mas Adhin... saya bingung harus memulai dari mana. Kata orang tangan diatas itu lebih baik dari tangan di bawah... tapi yang saya alami ini sungguh menyakitkan saat tangan saya di atas saya bisa memberikan semua apa yang saya miliki kepada semua saudara teman bahkan orang yg tidak saya knl.

Tp saat saya jatuh tertipu. Saya jatuh miskin tidak punya apa apa dan bangkrut tak punya aset dan hanya hutang yang menumpuk. Kmn orang orang disekitar q? Mereka menghilang,mereka tidak mau membantu saya,mereka seperti tidak mengenal saya.

Saya bahkan dijerumuskan orang untuk mengenal uang ghaib,hibah gaib, nauzubillah Alhamdulillah saya masih bisa berfikir positif, mas Adhin tahu jumlah hutang saya?

300 juta mas... dan akhirnya saya tambal sulam gali lobang tutup lobang belum kelar jg. Mas tahu... besok saya harus punya 50 juta untuk membayar guru guru paud. Uang darimn lagi... saya bingung,saya jual tanah belum laku...

ya Allah beri hamba jalan ya Allah... bantu saya mas Adhin... jk memang ada yg bisa dan Sudi meminjamkan uang saya saat ini. Saya akan melakukan apa saja unutk beliau dan akan tidak akan saya lupakan jasanya seumur hidup saya. Saya juga akan segera melunasi hutang saya setelah tanah saya terjual. Mohon maaf dan semoga Allah membantu saya



Jawab:

Ayuk kita sama-sama doakan semoga masalah sahabat kita diatas segera teratasi dengan Ijin Allah swt. Doa kembali ke masing-masing. Aamiin

Barangkali ada kawan dan sahabat yang bisa menjawab pertanyaan diatas? Syukur-syukur ada yang berkenan memberi solusi. Silahkan..

Untuk kali ini selain mendoakan mari kita melihat hal-hal penting sbb
Mas Adhin... saya bingung harus memulai dari mana. Kata orang tangan diatas itu lebih baik dari tangan di bawah... tapi yang saya alami ini sungguh menyakitkan saat tangan saya di atas saya bisa memberikan semua apa yang saya miliki kepada semua saudara teman bahkan orang yg tidak saya knl.
Yang saya garis tebal adalah SUARA JIWA atau bahasa lainnya suara nafsu atau hawa dalam nafsu. Semua manusia kecenderungannya sama, yaitu menyukai kenikmatan dan menghindari penderitaan. Kita lihat contoh yang lain lagi sbb
Saya bahkan dijerumuskan orang untuk mengenal uang ghaib,hibah gaib, nauzubillah Alhamdulillah saya masih bisa berfikir positif, mas Adhin tahu jumlah hutang saya? 
Yang saya garis tebal sama saja SUARA JIWA atau hawa dalam nasfu. Pelajari baik-baik, sebab kalau sudah bisa mempelajari dengan baik Insya Allah cara mengendalikannya juga bisa lebih baik. 
dan akhirnya saya tambal sulam gali lobang tutup lobang belum kelar jg. Mas tahu... besok saya harus punya 50 juta untuk membayar guru guru paud. Uang darimn lagi... saya bingung,saya jual tanah belum laku...
Perhatikan yang di kasih garis tebal

ya Allah beri hamba jalan ya Allah... bantu saya mas Adhin... jk memang ada yg bisa dan Sudi meminjamkan uang saya saat ini. Saya akan melakukan apa saja unutk beliau dan akan tidak akan saya lupakan jasanya seumur hidup saya. Saya juga akan segera melunasi hutang saya setelah tanah saya terjual. Mohon maaf dan semoga Allah membantu saya

Lihat garis tebal diatas.. Itu janji JIWA, atau janji nafs. Nah ini penting untuk kita pelajari bersama.

Kapan-kapan kita bahas dengan lebih detail. Yang penting sekarang ayuk sama-sama mendoakan supaya sahabat kita diatas segera menemukan solusi, mendapatkan pertolongan Allah swt. Aamiin

Wallaahu A'lam

NB

MANAJEMEN JIWA, manajemen nafs, manajemen hawa dalam nafs, mengendalikan janji nafsu, dan seputar manajemen nafsu dibahas dalam panduan magis7. Pemahaman ini wajib kita tahu sehingga bisa memanajemen nafsu dengan sebaik-baiknya. Endingnya adalah NAFSU yang tenang. Dan nafsu tenang inilah yang punya kemampuan menembus dimensi SURGAWI. Ya surga dunia ya surga akherat dengan segala macam manifestasinya. Mau belajar manajemen JIWA? Klik disini




Artikel Terkait



1 comment:

  1. Sebelumnya saya doakan semoga sahabat diatas diberikan jalan terang oleh alloh SWT dalam menyelsaikan masalahnya...aamiin.
    Saya pernah mengalami kondisi yang lebih kurang seperti itu, pada saat semua gelap dan bingung saya ingat pembimbing camping waktu sma dulu yaitu tenang, pusatkan semua energi untuk mengingat kembali jalan yang dilewati dan mencatat semua detailnya untuk menemukan jalan kembali, kemiripannya begini saat kehidupan ekonomi kita kacau kita harus tenang, kenali dan pastikan posisi kita saat ini dengan membuat catatan pribadi semua sisa aset yang dimiliki dan kredit/hutang yang dimiliki, selanjutnya buat daftar prioritas aset mana yang mudah cair begitu juga kredit/hutang mana yang akan kita selesaikan terlebih dahulu, setelah semuanya jelas buat negosiasi ulang untuk kredit besar yang belum mampu diselesaikan, setelah semua on track disiplinkan diri untuk konsisten niat menyelesaikan hutang dan yang terpenting dari semua selalu ingat Alloh, betaqwa dan tawakal kepada BELIU Sang Maha Kaya, inshaa alloh ada jalan terang. Dan belajar melihat ujian kehidupan dari sisi yang berbeda dan bersyukurlah...semoga berhasil...

    ReplyDelete