Jun 14, 2016

Istighfar Sebuah Rahasia Kunci Rezeki, Kekayaan dan Kemuliaan Bag. 2

Artikel ini masih ada kaitan erat dengan artikel disini dan disini dan disini. tentang Perumpamaan Hujan, Istighfar Sebuah Rahasia Kunci Rezeki, Kekayaan dan Kemuliaan Bag. 1. Ketiga artikel diatas wajib baca ya? Kesemua artikel yang sudah saya tulis sebagaimana roda. Saling menyambung dan mengait. Hilang satu bisa hilang yang lain, atau akan ada missing link.

Artikel ini saya tulis setelah Dapat kuliah subuh dari Leader Besar Paytren Ustadz Antoni Hafiz tentang Istighfar. Keren...

Ijinkan alfakir sedikit memperkaya pemahaman kita tentang SUBSTANSI Istighfar. Istighfar dalam ucapan Astaghfirullahal Adziim adalah permohonan maaf atau meminta ampun kepada Allah swt. Mohon maaf = NGAKU SALAH.

Masak ngomong ngaku salah, sebab nggak ada kesalahan. Ini khan lucu. Ketika kita ngaku salah sudah pasti disebabkan ada kesalahan yang sudah kita perbuat.

Maka kita sebagai manusia alias "tanah tandus yang berjalan" sudah pasti menginginkan hujan (rahmat Allah) yang membasahi tanah jiwa raga kita sehingga menjadi asbab tanahnya subur. Kalau sudah subur tentunya menjadi sebab adanya kebun menghijau dan sungai-sungai segar airnya. Ini perumpamaan, mudah-mudahan kita semua paham.

Jadi pintu pembuka bagi kelimpahan (harta benda), anak-anak (keturunan secara real, kebahagiaan dan atau turunan dari harta benda), kebun-kebun (aset bisnis misalnya), sungai-sungai dalam kebun (turunan demi turunan aset, bisnis, dsb) adalah ISTIGHFAR

NGAKU kalau selama ini kita salah. Salah apa..?? Makanya cari apa kesalahan kita jikalau merasa hidup ini tidak merasakan kebahagiaan sejati. Yang jelas salah arah yang OTOMATIS menjadi penyebab result/ hasil yang salah pula.

"Salah apa ya? Belum ketemu Ji". Kalau belum ketemu salahnya apa, pokoke baca kalimah "istighfar" sehari 100 x. Siapa tahu nanti ditunjukkan dimana letak kesalahannya, untuk kemudian kita memperbaikinnya.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan biasanya salahnya ada di TAUHID, atau IMAN. Ngaku salah sebab ternyata selama ini kita suka menduakan_Nya, dan atau membutuhkan_Nya ketika sedang mentok saja.

Ngaku salah kalau selama ini kita kurang IMAN kepada_Nya. Kurang yakin dengan cara-caranya yang endingnya adalah kurang yakin dengan janji_Nya. Kita lebih percaya dan yakin kepada yang lain. Misalnya uang, kekuasaan, dokter, obat, ikhtiar, bank, orang, batu akik, sabuk dan lain sebagainya.

So yang pertama adalah banyak-banyak ISTIGHFAR

Allah swt berfirman

......................................................................................

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)
..........................................................................................

Wallahu A'lam

NB. 1

Artikel ini masih bersambung lho?. Jangan sampai tidak membaca sambungannya yang menyebabkan anda kehilangan MISSING LINK.. "Sambungannya dimana Ji". Ya ane juga belum tahu sebab belum saya tulis, alias masih ada di kepala. hehe :)

NB. 2

Sekali lagi bagi yang menginginkan panduan rahasia belajar hikmah kehidupan silahkan ikuti pembelajaran by email terjadwal di

Panduan Rahasia Kunci Sukses.. Membahas tentang rezeki dan kekayaan. Atau bisa dikatakan banyak membahas hikmah rezeki. Namun masih terkait juga dengan yang lain misalnya penyakit, jodoh, keturunan dll. Gimana cara ikutnya? Silahkan baca dulu sales letternya disini

Panduan Magis7.. Membahas tentang bagaimana mendesain JIWA/ NAFS. Kalau bahasa Ustadz, orang yang sukses mendesain jiwa adalah orang yang taqwa. Kalau bahasa saya kita wajib belajar mendesain JIWA/ NAFS menuju jiwa yang tunduk, sebab hanya dengannyalah akan hadir banyak keajaiban.
Kedua panduan tersebut akan terus kami sempurnakan seiring dengan waktu, pengamatan dan pengalaman. Sekali saja anda gabung maka seumur hidup akan mendapatkan wejangan hikmah kehidupan dari kami. Paling tidak selama saya masih diberi kehidupan.. :)




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment