Jun 12, 2016

Istighfar Sebuah Rahasia Kunci Rezeki, Kekayaan dan Kemuliaan Bag. 1

Menurut Wikipedia yang bersumber disini Istighfar adalah tindakan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah yang dilakukan oleh umat Islam. Hal ini merupakan perbuatan yang dianjurkan dan penting di dalam ajaran Islam. Tindakan ini secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab astaghfirullah, yang berarti "Saya memohon ampunan kepada Allah". Dan ternyata Istighfar adalah Sebuah Rahasia Kunci Rezeki, Kekayaan dan Kemuliaan. Gimana ceritanya? Simak artikel menarik ini

Istighfar kalau dilafadzkan ada dalam kalimat singkat astaghfirullah. Banyak Ustadz yang menganjurkan membaca kalimat Istighfar ini paling tidak 100 kali sehari. Salah satu yang menganjurkan adalah Ustadz Yusuf Mansur. Istighfar 100 kali ditambah pula dengan sholawat 100 kali/ hari. Silahkan dicoba.

Kenal Ustadz Yusuf Mansur..?? Kalau saya kenal banget dan dekat banget, Alhamdulillah. Meski beliau enggak.. hehe :)

Maaf numpang lewat.. Ini dia UYM dengan orang yang akan menjadi saingannya.. hehee :), just kidding

 
"Mas saya sudah membaca Istighfar 100 kali/ hari bahkan lebih, pun dengan sholawat namun rezeki, kekayaan dan kemuliaan itu belum nampak tanda-tandanya sama sekali. Gimana nih..??"

Naaah makanya baca sampai kelar ya?

Istighfar adalah pengakuan yang diucapkan lisan. Sedangkan pengakuan tersebut harus nyata-nyata dari hati. NGAKU... Ngaku saja kalau kita salah, kita banyak dosa. Ngaku kalau kita sering merasa benar, merasa bisa, merasa hebat dll.

NGAKU saja kalau kita seringkali menduakan_Nya. Ini yang penting dan harus diakui. Saya juga masih belajar di etape ini kok.. Ayuk sama-sama belajar.

Contoh statement yang salah baik sadar atau tidak sadar yang mana setelah tahu KUDU ISTIGHFAR


Diatas salah, cacat tauhid. Sebab terlalu bergantung kepada orang lain yang mengakibatkan terhina. "Terus kudu gimana?". Tentu saja setelah usaha maksimal lalu berharap kepada Allah swt saja. "Iya saya tahu, tetapi khan saya lagi bangkrut?". Lah terus kenapa kalau bangkrut?. Telan kepahitan itu, inilah konsekwensi pembelajaran hikmah kehidupan.. Sebab kita sedang belajar tauhid. "Lah nanti anak saya nggak bisa makan". Makan pasti makan, emang situ Tuhan yang jamin rezeki anak?

Contoh statement lainnya

"Nanti kalau saya nggak kerja gimana? ANak saya gimana".. Ini salah

"Saya pusing dan stress mikirin hutang. Pengin rasanya bunuh diri, tapi nanti anak gimana?".. Ahaa ini berley dan jelas salah

"Nanti makan apa? Duit nggak ada, mana sudah di PHK.." Ini cacat tauhid, salah

"Tolong pinjamin saya uang, saya sudah tidak bisa apa-apa. Sudah buntu dan mustahil bisa bangkit". Salah lagi dan cacat tauhid

"Boro2 mikirin ummat, mikirin keluarga saja pusing".. ini pesimis, dan salah

"Mustahil bagi saya bisa sembuh. Penyakit saya sudah kronis dan menahun". Jangan putus asa dari rahmat Allah.. Ganti kata2nya lebih yakin

"Semua cara sudah saya lakukan, namun belum juga diberi keturunan. Kayaknya sudah tidak ada jalan lagi". Ini salah

Dan masiiih banyak sekali contoh-contoh prasangka dalam jiwa kita yang nyata-nyata NGECILIN Allah swt sadar atau tidak sadar. Padahal DIA Maha Kaya, Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maka itu NGAKU saja kalau salah. Banyakin Istighfar.. Ucapkan istighfar 100 kali sehari yang mana kudu konek dengan suasana hati.

Pengakuan itu kudu jujur. Jujur bahwa kita salah. Supaya setelah kita ngaku salah dalam kalimat Istighfar 100 kali sehari, mudah-mudahan Allah bukakan pintu kedua. Yakni pemahaman tentang hikmah ujian. Pemahaman tentang menelan kepahitan untuk sementara sebelum menjadi manis.

Naah sekarang ketemu kesalahannya khan?

"Mas saya sudah membaca Istighfar 100 kali/ hari bahkan lebih, pun dengan sholawat namun rezeki, kekayaan dan kemuliaan itu belum nampak tanda-tandanya sama sekali. Gimana nih..??"

Yang penting ketemu dulu kesalahanya dan banyakin istighfar. Untuk pembahasan selanjutnya masih panjang, Insya Allah nanti kita lanjutkan. Makanya jangan kemana-mana ikutin terus blog ini.

Sebagai penutup baca Firman Allah swt dibawah ini dengan pelan. Pelaaan dan ulangi sampai menemukan benang merah

Allah swt berfirman

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Wallahu A'lam

NB. 1

Silahkan baca juga artikel yang terkait disini dan disini dan terakhir disini. Semua kudu dibaca ya? Sebab ada keterkaitan yang erat. Semoga setelah membaca semuanya, dan juga sambungan-sambungannya memicu kepahaman kita. Setelah paham kemudian menerapkan.  

NB. 2

Kalau mau saya kirimin email tentang hikmah kehidupan, terkait dengan rezeki, kekayaan dan kemuliaan silahkan ikuti panduan Rahasia Kunci Sukses.... Insya Allah anda akan mendapatkan email terjadwal selama 360 hari dan seterusnya. Doain ya? Supaya setiap pengalaman dan hikmah yang saya dapatkan bisa kita share..



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment