May 15, 2016

Ummat Bersatu dalam Sistem Ekonomi Kerakyatan

Just reshare curcollan saya sendiri di grup sebelah. Sebuah grup yang ada UYM nya disitu. Tiba2 saja saya dimasukin. Chat/ pembicaraan isinya debaaat mulu tentang khilafiah dan furu'iyah bahkan sampai memicu tensi dan emosi.. Hmmmm. Ini dia curcolan ane yang secara tidak langsung gendak ngebranding tentang system ekonomi kerakyatan Paytren UYM


Lalu ane tergoda juga buat koment. Koment yang isinya mudah2an positif poll, disaat banyak peserta grup yang berpikiran belum positif.


#. CURCOLL GRUP UKHUWAH ISLAMIAH

Edisi curcoll, dibaca boleh enggak juga gak apa-apa.. :) . Dan saya memang sering ngisi curcoll di grup WA kami sendiri, harapannya ada manfaat yang bisa diambil.

Kemarin saya kaget, sebab tahu-tahu dimasukkan ke Grup ini oleh Mas Admin. Grup dengan nama yang keren, UKHUWAH ISLAMIAH. Pesertanya buanyak bahkan dari beberapa negara dan sudah pada mumpuni semua. Ada Guru saya juga, ada Kyai, Ustadz sampai para ulama. Kalau saya masih Ubaru.. :). Karena masih Ubaru makanya ane nggak bisa kasih dalil..

Anyway... Dalam hitungan menit sudah ada ratusan chat.. Ini menyebabkan HP ane lemoot. Kadang saya nyimak, kadang skip. Tapi diluar itu saya bisa nangkep isi diskusinya.

Diawal-awal diskusi membahas tentang beberapa aliran dalam Islam. Ada A, B, C dan lain sebagainya. Diksusinya seru banget, seputar khilafiyah dan furu'iyah, yang mana menurut kami, diskusi seperti ini tidak akan ada kelarnya.

Benar saja, saking serunya pelan-pelan memicu tensi yang mulai meninggi. Klimaksnya banyak yang left sebab mungkin merasa berada dalam grup yang tidak bener. Mungkiin :). Padahal left atau tidak, sepertinya tidak menyelesaikan masalah.

Jadi begitulah barangkali sebagian wajah muslim, yakni suka gontok2an, misalnya gara2 Qunut atau yang lainnya. Saya mempunyai teman non muslim, dan menyampaikan juga begitu. Wajah muslim itu suka berantem, nggak mau bersatu (egois), miskin, suka nyolong sendal dll. Padahal khan aslinya khan memang iya.. hehe . Maksudnya aslinya nggak demikian.

Oleh sebab itu menjadi tanggung jawab kita untuk merubah wajahnya menjadi wajah yang sesungguhnya. Sebab kalau bukan kita siapa lagi? Siapa lagi coba.. Rubah wajah islam dengan wajah yang penuh dengan keteduhan, kedamaian, ketundukan dan kemuliaan. Itulah wajah islam wal muslimin yang sesungguhnya.

Paling tidak dimulai dengan memahami bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Perbedaan adalah rahmat. Selama masih sama-sama muslim tidak selayaknya gontok2an apalagi sampai bermusuhan. Biarkan yang gontok2an mereka saja, kita nggak usah.. Misalnya ketika sholat sementara imamnya pakai qunut ya kita juga pakai, begitu sebaliknya. Ini sebagai contoh kecil saja bagaimana memahami dan menghormati perbedaan.

Ayuuk lepaskan dulu ego kita untuk menuju kepada masalah yang lebih besar yakni persatuan ummat. Kalau ummat ini terus saja berantem, mana ada izzahnya, mana ada pengaruhnya. Adanya seperti buih dilautan, banyak namun nggak ada power.

"Bisakah rakyat/ ummat ini bersatu..?? Masalah bangsa ini sudah terlanjur rumit, dan mustahil bisa menyatukan ummat dan bangsa apalagi dunia"

Bisa, siapa bilang tidak bisa. Memang tidak mudah namun bukan berarti tidak bisa. Geser paradigma "tidak bisa" menjadi bisa, sebab kita mempunyai Allah Yang Maha Besar, Yang Maha Kuasa. Be the winner poll, sebab kita punya Allah.

Kalau jutaan, puluhan juta bahkan ratusan juta rakyat/ ummat mempunyai optimisme yang sama, maka benang kusut PASTI akan terurai dengan cantik biidznillah.

Hanya butuh satu system (IT) saja.. Yaitu 1 system yang bisa mengikat kuat rakyat dan ummat. System apakah itu? Ane nggak tahu, ini juga lagi mikir sambil ngupi... Yang pasti system sebagaimana system perbankan yang bisa mengikat nasabah, atau system perusahaan yang bisa mengikat karyawan. Kira2 seperti itu lah..

"System apa..??" Ya itu tadi, kita lagi mikir, makanya bantuin mikir, jangan debat terus. Guru2 saya juga mikir, ayuuk bantuin mikir sinambi sholawatan..

Kalau untuk mengikat rakyat artinya harus menggunakan system kerakyatan, bukan kapitalis, apalagi komunis. System kerakyatan ini bisa mengikat secara ekonomi, politik, bahkan sampai ritual dan keislaman dalam satu komando. Satu system yang bingkainya adalah ISLAM.

Bayangkan saja, ketika ada ratusan juta ummat yang sudah MASUK DALAM SYSTEM, maka YAKIN lah tiba2 akan menjadi satu kekuatan baru di dunia. Ratusan lidi yang diikat akan menjadi kuat, meski lidi itu kurus2. Satu kekuatan baru yang mempunyai pengaruh, kekuatan, dan daya tawar besar. Satu komando saja bisa merubah sebuah tatanan dunia menuju tatanan lain yang diinginkan.

Misalnya begini... Ketika ada komando untuk sedekah 10.000 di bulan itu, maka tiba2 terkumpul 100 juta orang X 10.000 = 1.000.000.000.000 atau 1 trilyun. Fantastis bukan.. Jumlah tersebut cukup untuk membeli pabrik, media, hotel dan lain sebagainya. Cukup 10 ribu/ bulan maka Indosat kita beli, misalnya begitu. Dan inilah bagian dari rakyat mengakusisi system2 lain yang penuh dengan riba' misalnya.

Ketika kita berada dalam kolam riba', maka gantilah air kolamnya. Kalau air kolam tidak diganti, seberapa payahpun ikan2 hendak terbebas, selama itu pula ia tetap akan basah disisi lain. Ayuk kita bareng2 ganti airnya. Kalau air kolam sudah diganti, maka satu persatu masalah syar'i dan atau masalah ummat yang lain akan terurai dengan cantik.

Kuncinya adalah, jika ada sosok muslim berwibawa (siapapun dia) yang membawa system yang dimaksudkan untuk mengganti air kolam, maka dukunglah, ikutilah. Jangan lihat dia NU, Muhammadiyah, mazhab ini dan itu atau yang lainnya, tetapi lihatlah apa yang dia bawa. Yaitu solusi menuju izzah atau kemuliaan ummat.

Selamat beristirahat...

Wallahu A'lam

NB: Jangan didebat ya? Ane cuman nyalurin hobbi nulis.. hehe . Setuju syukur nggak juga gak apa

NB 2

Yang mau belajar leadership dan menjadi Ksatria paytren buruan merapat ke komunitas kampung paytren... Klik www.tim.kampungpaytren.com atau WA 088218128084 untuk kami masukkan di grup diskusi paytren.

Salam
Kampung Paytren Nusantara
www.kampungpaytren.com
www.tim.kampungpaytren.com

Email: kampungpaytren@gmail.com

NB3

Support system terbaru kami 2016 adalah web support www.kampungpaytren.net yang menggunakan script canggih. Terintegrasi dengan email pemberitahuan dan SMS notifikasi. Untuk melihat webnya silahkan buka web replika milik saya yakni www.eyang.kampungpaytren.net

Target kami di 2016 menciptakan 4 support system online yang bisa dimonitor dalam 1 member area. Artinya ada akan punya 1 member area dimana didalamnya berisi 3 atau 4 web support dengan nama domain yang berbeda.. 

Setelah anda daftar melalui kampung paytren maka anda juga akan mendapatkan web replika milik anda sendiri yang bisa di promosikan/ disebar di facebook, twitter, WA, BB, blog dan lain sebagainya.

Cara ini cukup ampuh untuk mengembangkan jaringan anda dan bisa dapat penghasilan secara online. Contoh sbb


Untuk pendaftaran melalui web replika silahkan klik www.eyang.kampungpaytren.net lalu klik daftar sekarang





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment