May 2, 2016

Jangan Ikutin Apa Kata Perasaan dan Prasangka Jiwa, Bahaya...!!!

Ngejudge orang tanpa bukti, berprasangka buruk tanpa alasan jelas dan semacamnya itu resultnya bahaya banget lho..?? Ini sering disepelekan sebab berprasangka itu memang nggak ada pajeknya alias gratis. Bebas saja mau bilang si A pencuri, si B perempuan malam, si C selingkuh dan lain sebagainya. Nggak ada yang larang..


Padahal asal tahu saja, semua itu ujung2nya malah bikin hidup kita repot sendiri. Asli bin beneran..

Buat Ibu-Ibu ini juga perlu di perhatiin tuh.. Kalau ngerumpi jangan kelewatan ngomongin seseorang, ntar anda sendiri yang repot

Ada sebuah kisah nyata yang ane edit, yaitu sekelompok ormas yang melakukan kegiatan pengobatan massal beberapa tahun lalu. Selesai acara ada isu yang tidak mengenakkan yang katanya acara ini didanai partai dan setiap personel dapat amplop gede. Ada juga isu yang berkembang bahwa acara sosial ini disusupi teroris, padahal semua itu DUSTA.

Sebagian anggota ormas marah-marah dan hendak menemui kelompok penyebar isu, namun untungngnya nggak jadi, sebab sudah dirangkul oleh pak ketua.

"Itu prasangka mereka... Tidak usah dibalas, luruskan saja niat kita memang hendak membantu sesama. Menjadi biasa bagi ormas sosial seperti kita ini, kerja disalahkan, apalagi tidak bekerja. Niatkan saja ibadah. Woles saja" Begitu kata pak ketua.

Waktu terus berjalan, dan ane menyaksikan sendiri bagaimana mereka yang dahulunya ikut ormas sosial sekarang ini mayoritas sudah sukses, banyak relasi dan bisnis. Sebaliknya mereka yang suka ngejudge tanpa bukti hidupnya gitu-gitu aja cenderung dibenci sesama.

Pesan:

Makanya dari update2 terdahulu khan sudah ane bilang berkali-kali. Perasaan/ nafsu/ jiwa itu jangan selalu DI IKUTIN, nanti jadi LIAR. Prasangka itu jangan dibiarkan lari kemana-mana ntar ujung-ujungnya berprasangka negatif penuh dusta. Kalau sudah begitu kita sendiri yang repot....

Makanya kalau sudah ada tanda-tanda "Perasaannya sudah main" sebab merespon sesuatu, maka katakanlah "STOP...!", jangan lanjutkan. Ganti dengan doa penuh kebaikan. Jangan sampai kita tersesat lalu masuk jurang, karena tidak terampil mengendalikan si kuda liar..

Wallahu A'lam

NB

Ternyata manajemen perasaan/ nafsu/ jiwa perlu ilmu dan pengalaman nyata. Ikuti  panduan Magis7. Klik disini kita akan belajar hikmah kehidupan dan manajemen jiwa menuju ketangguhan daaaan KEAJAIBAN Hidup. Sekali lagi KEAJAIBAN hidup....




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment