May 16, 2016

Allah Maha Mengatahui DOA di Hati Hamba_Nya, Sebuah Kisah

Reshare dari kawan Ji Arsy Arispati Paytreners.. Sebuah kisah yang inspiratif berjudul Becak dan Doa. Kisah yang penuh hikmah dimana Tuhan itu Maha Tahu DOA hamba-hamba_Nya. Apa yang tedetik dihati itulah substansinya, meskipun kadang tidak bisa diejawantahkan melalui mulut kita karena satu dan lain hal.

Bagaimana kisahnya? Berikut kisah yang berjudul #. BECAK DAN DO`A

Kisah ini diceritakan oleh Prof. Mahfud MD pada awal Ramadhan, empat tahun yg lalu pada ceramah malam pertama tarawih yg diberikan beliau ketika masih Ketua MK.

Ceritanya adalah mengenai seorang lelaki tua tukang becak yg sanggup menyekolahkan anak2nya hingga menjadi orang. Di atas kertas, sebenarnya muskil baginya untuk bisa mengantarkan anak2nya sekolah hingga perguruan tinggi. Namun kemustahilan itu toh terlampaui juga.

Mahfud, yg mengenal lelaki itu, tentu saja penasaran. "Bagaimana bisa Bapak sanggup melakukan semua itu, apa yg sudah Bapak lakukan untuk anak2?!" kurang lebih, begitu pertanyaannya pada lelaki itu.

Dengan bahasa Jawa halus, lelaki itu menjawab tatag, "Saya hanya berusaha menjalankan pekerjaan saya dgn sebaik2nya, Pak."

"Mosok hanya itu, Pak?" Mahfud masih penasaran. Ia berharap ada rahasia lain yg disimpan oleh lelaki itu.
Karena didesak, dengan wajah malu2 akhirnya lelaki sepuh itu menjawab, "Sejak masih muda, saya rutin mengamalkan sebuah doa, Pak," ujarnya.

"Wah, doa apa itu?" Mahfud jadi kian penasaran.

"Nganu, Pak, doanya cuma pendek saja. Lha wong saya saja tidak banyak belajar agama," aku si lelaki pengayuh becak, sembari tersipu.

"Panjang dan pendeknya doa itu tidak masalah, Pak. Wah, tapi doanya bagaimana ya, itu?!" Pokoknya Mahfud semakin penasaran.

"Setiap kali saya mengayuh becak, sejak muda dulu, pada setiap kayuhan saya selalu membaca doa ini, 'lawala wala kuwata'. Nggih, ming mekaten," ujar si pengayuh becak. Kali ini raut mukanya penuh kebanggaan.

Mahfud Md. kontan tercenung. Sbg lulusan pondok, ia tahu bahwa yg dimaksud oleh lelaki tua pengayuh becak itu sebenarnya adalah bacaan 'hauqalah', yg aslinya berbunyi "laa haula wala quwwata illa billah" (tiada daya upaya kecuali karena Allah). Hanya, karena lelaki tua itu tak pernah belajar mengaji, maka ia hanya mengingat bacaan itu dalam redaksi yg lain, semampu yg didengarnya saja.

Tapi bayangkan, sungguh Allah memang Maha Pemurah dan Maha Pengasih, ujar Mahfud. "Bahkan sebuah dzikir yang redaksinya keliru pun diijabah-Nya," kelakar Mahfud dalam ceramahnya.

Sahabat...

Memang, bukankah nilai sebuah doa tak terletak pada susunan redaksionalnya?! Bukankah Yang Kuasa tak mungkin keliru mendengar atau memahami maksud hambaNya?!

Tapi kita, yg fakir ini, masih saja gemar mempertengkarkan soal kemasan dan redaksional, sehingga sering jadi kehilangan esensi (niat dan ketulusan hati yaitu terbebas dari riya' dan sombong).

Sadar akan Allah diatas segalanya, termasuk dalam hal diterimanya/tidak suatu amal Ibadah.... yg tidak sesuai dimata kita belum tentu tidak sesuai di mata Allah... bersihkan hati kita dari perasangka buruk dan mudah menghakimi orang lain, sebaiknya kita lebih waspada apakah amalan yg Allah beri kekuatan untuk kita lakukan sudah diterima atau belum dari pada kita sibuk memikirkan amalan orang lain.

Wallahu A'lam

NB

Bahasan detail tentang manajemen jiwa menuju ketangguhan ada dalam panduan Magis7. Klik disini kalau penasaran. Sementara rahasia manajemen kesuksesan ada dalam panduan rahasia kunci sukses. Klik disini kalau penasaran juga.

Kalau sobat mau belajar bisnis sekaligus belajar KETANGGUHAN bisa di komunitas ane, Kampung Paytren,

Kampung Paytren Community, disinilah kita semua belajar
> Belajar memiliki KETANGGUHAN, kesabaran dan keikhlasan
> Belajar KEYAKINAN, optimis dan positif
> Belajar berbisnis sekaligus belajar berbagi dan memberi arti
> Belajar leadership/ kepemimpianan dalam tindakan nyata

Disini kita belajar segala KEBAIKAN dalam satu wadah komunitas Kampung Paytren...
-> Visit our Official Website: www.kampungpaytren.com
-> Kampung Paytren Nusantara: www.tim.kampungpaytren.com
-> Official Fanspage 1: https://www.facebook.com/abtreni/
-> Official Fanpage 2: https://www.facebook.com/KampungPaytrenNusantara/



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment

Automatic Network Money Machine