Apr 11, 2016

Kisah Hikmah Nafsu di Bakar dalam Neraka 3.000 Tahun

Dalam sebuah atsar diceritakan tentang bagaimana DEFAULT Nafs/ Jiwa/ Nafsu yakni condong kepada kesesatan. Terlepas dari kesahihan atsar, tujuan kami untuk memudahkan pemahaman bahwa nasfu (bahasa ane) memang sekarepe dewek. Bagaimana kisahnya? Berikut kisah dalam sebuah atsar referensi dari www.hikmah.web.id, namun memakai bahasa ane biar lebih renyah kayak keripik...

.............................................................................................

Alkisah sebelum memasukkan akal dan nafsu ke dalam ruh manusia, Allah swt hendak menguji keduanya. Saat Allah menciptakan akal, Allah bertanya kepada akal, "Siapakah kamu dan siapakah Aku?”

“Saya hamba dan Engkau adalah Tuhan Semesta Alam..” Jawab akal

Kemudian Allah memerintahkankan akal agar maju ke depan dan mundur ke belakang. Akal mematuhi perintah Allah. Hal ini menunjukkan bahwa akal begitu taat kepada Allah.

Setelah itu Allah menciptakan nafsu. Ketika Allah bertanya kepada nafsu, “Hai nafsu, siapa engkau, siapa Aku ?”. Nafsu menjawab dengan sikap membantah, “Engkau adalah Engkau, aku adalah aku.”

Karena pembangkangan itulah kemudian Allah swt memasukkan nafsu kedalam neraka selama seribu tahun, ia dipukul dan dibakar hingga hangus menjadi arang. Kemudian setelah nafsu dikeluarkan dari neraka, Allah bertanya lagi kepadanya, “Hai nafsu, siapa engkau, siapa Aku ?”

Masih saja Nafsu menjawab sekarepe dewek, “Engkau adalah Engkau, aku adalah aku.”

Karena masih saja bandel maka nafsu dibakar sekali lagi dalam neraka selama seribu tahun, ia dipukul dan dibakar hingga hangus menjadi arang. Kemudian setelah nafsu dikeluarkan dari neraka, Allah bertanya lagi kepadanya, “Hai nafsu, siapa engkau, siapa Aku?”

Luar biasanya lagi Nafsu menjawab dengan acuh, “Engkau adalah Engkau, aku adalah aku.”

Untuk ketiga kalinya Nafsu dibakar dalam neraka yang paling panas selama 1.000 tahun, ia dipukul dan dibakar hingga hangus menjadi arang. Kemudian setelah nafsu dikeluarkan dari neraka, Allah bertanya lagi kepadanya, “Hai nafsu, siapa engkau, siapa Aku?”

Setelah di bakar selama 3.000 tahun, barulah nafsu takluk, ia menjawab, “Engkau adalah Tuhan, aku hamba_Mu”

..................................................................................................

Benarkah Nafs/ Nafsu itu defaultnya memang keras kepala yang mana bahasa ane sebagaimana KUDA BINAL? Simak petikan QS Yusuf ayat 53 berikut ini

..............karena sesungguhnya nafsu itu SELALU menyuruh kepada kejahatan, KECUALI nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.... (QS Yusuf: 53)

...................................................................................................


Kita tahu sekarang, bahwa Nafs/ Nafsu adalah biang kerok hidup kita baik/ buruk, benar/ salah. Namun tidak bisa tidak Nafsu wajib ada dalam tubuh kita sebagai objek ujian. Tinggal bagaimana kita menggunakan akal untuk memoles nafsu dan mengendalikannya, sehingga bisa lebih jinak. Inilah yang saya sebut dengan MANAJEMEN NAFSU, atau manajemen jiwa.

Sebab memang tujuan DARI SONONYA manusia hidup itu ya memoles Nafsu. Sehingga ada momentum ia takluk dan mengakui bahwa kita semua hanyalah hamba, dan DIA adalah Yang Maha Kuasa. Kalau pengakuan/ persaksian TAUHID ini sudah keluar dari mulut si Nafsu maka selesailah sudah.

Wallahu A'lam

NB:

Mempelajari tentang korelasi NAFSU, AKAL dan IMAN sangat penting bagi anda, sehingga perjalanan hidup kita semua semoga bisa lebih lurus dan mempunyai arah yang jelas. Ada rahasia manajemen NAFSU, memoles NAFSU sehingga beroleh kebahagiaan yang hakiki dunia akherat, Insya Allah.

Oleh sebab itu saya dengan usaha yang cukup lama mencoba merangkum pembelajaran dan panduan sensasional tentang perjalanan MANAJEMEN NAFSU dalam panduan magis7. Silahkan bagi yang berkenan untuk belajar bisa klik disini. Tapi ingat, panduan ini berbayar. Oleh sebab itu hanya bagi yang berkenan saja. Kalau sobat belum berkenan nggak apa-apa.

--> Ikuti FB baru saya di https://www.facebook.com/AdhinBusroAlHafiz
--> Twitter baru ane di https://twitter.com/Adhin_Busro
--> Contact WA: 088218128084 atau WA 08811123074 (NO CALL)



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment