Apr 22, 2016

Dua Malaikat/ Panglima/ Sayap Penjaga dalam diri Manusia

Sebelum membaca update artikel ini, baiknya baca juga artikel sebelumnya tentang NAFSU, supaya nyambung. Bacanya dimana..? Ya diblog ini, silahkan dicari. Sekali lagi ini puenting banget supaya ceritanya bisa benar-benar nyambung sehingga anda tidak salah persepsi.


Kembali ke laptop....

Pada intinya semua nafsu defaultnya LIAR, atau sekarepe dewek. Kalau kata Nabi Yusuf as dalam kisahnya nafsu itu cenderung menyesatkan kecuali nafsu yang dirahmati Tuhan YME.

Dan hidup manusia sejatinya memperjalankan nafsu menuju sebuah tujuan besar. Atau bahasanya "menyempurnakan nafsu" seiring sejalan dengan siklus hidup. Artinya NAFSU atau JIWA kita semua pada saat ini sedang dalam perjalanan menuju garis finish, yaitu kebahagiaan (surga) atau penderitaan (neraka).

Maka kemudian dalam diri manusia dilengkapi dengan  2 malaikat penjaga/ panglima/ sayap. Ini bahasa saya supaya mudah memahaminya. 2 malaikat penjaga yang berfungsi mengendalikan NAFS itu bernama AKAL dan IMAN. Anggap saja akal berada dalam setiap kepala manusia sedangkan iman berada dalam ruang hati.

Wilayah akal adalah daerah yang masih bisa dijangkau, sedangkan iman mencakup wilayah yang tidak terjangkau oleh akal. Ketika dalam perjalanan hidup, nafsu mengalami kepanikan dan ketakutan maka akal akan menasehati, "Jangan panik, hutangmu akan terbayar, oleh karena itu mulai sekarang bekerja keraslah. Menurut perhitunganku dalam 2 tahun kamu akan terbebas dari jeratan hutang".

Ketika NAFSU bertambah panik, maka IMAN akan menasehati, "Bersabarlah dan tetap berdoa. Yakinlah serumit apapun pasti akan ada jalan, sebab seperti itulah Janji Tuhan Yang Maha Kaya"

So.... Agar supaya NAFSU mempercayai nasehat keduanya sehingga tidak bertambah liar, maka syaratnya AKAL dan IMAN wajib dipoles dan disempurnakan pula. Keduanya harus hidup dan berjalan seiringan, dengan harapan BENAR BENAR bisa mengarahkan nafsu pada arah tujuan yang jelas. Sebab akal tanpa iman disebut sombong, iman tanpa akal disebut doktrin.

Pertajam akal kita dengan belajar dan membaca. Pertajam iman dengan tafakur alam semesta.

Semoga KUDA LIAR yang berlari tak tentu arah bisa kita kendalikan, sehingga bermetamorfosis menjadi kuda putih bersayap yang terbang tinggi. Mudah-mudahan Nafs atau jiwa kita mendapatkan predikat JIWA yang tenang, sehingga layak untuk menembus dimensi surgawi.

Wallahu A'lam

NB

Iklan nih, hehe :)

Bahasan detail tentang manajemen jiwa menuju ketangguhan ada dalam panduan Magis7. Klik disini kalau penasaran. Sementara rahasia manajemen kesuksesan ada dalam panduan rahasia kunci sukses. Klik disini kalau penasaran juga.

--> Ikuti FB baru saya di https://www.facebook.com/AdhinBusroAlHafiz
--> Twitter baru ane di https://twitter.com/Adhin_Busro
--> Contact WA: 088218128084 atau WA 08811123074 (NO CALL) 




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment