Mar 11, 2016

Kita Semua Harus Buktikan Mampu Menjadi Leader/ Pemimpin

Tulisan ini sebenarnya sudah saya upload di web www.kampungpaytren.com, namun karena saya pikir isinya keren sekalian saja saya share juga disini. SIlahkan dibaca dengan seksama, sebab ada pembelajaran nyata dan hikmah dalam kejadian. Setelah nemu hikmahnya kemudian cobalah untuk belajar menerapkannya. Seprti apakah curhatan saya? Simak baik-baik,

Alhamdulillah saya ada GRUP pembelajaran bisnis Paytren Ustadz Yusuf Mansur. Selain belajar marketing plan paytren, strategi kampung paytren dan lain sebagainya grup ini jadi wasilah leader2 besar untuk berbagi inspirasi. Salah satunya saya sendiri yang berbagi inspirasi melalui acara MIDNIGHT CURCOLL. Yakni curhatan tengah malam yang saya sisipkan hikmah2 kehidupan didalamnya. Berikut salah satu contoh midnight curcoll yang saya share di GRUP WA Kuliah Leaders Kampung Paytren.

# MIDNIGHT CURCOLL


Lama nggak midnight curcoll ya? Hehe.. Tetapi meskipun cuma curcoll saya pastikan ada hikmah yang dalam. Serius..

Anyway...

Ane pernah jadi pemimpin skala kecil, yakni ketua RT. Ada suka dan duka ada dinamika. Sukanya dapat gaji Rp. 95.000 perbulan, pun seringkali dapat rezeki dari warga khususnya yang lagi hajatan. Meskipun rumah warga ada diujung, tetap yang pertama dikasih adalah pak RT. Asyik banget

Bahkan sampai ada warga lain yang nyeletuk gini, "Enak ya jadi RT, sudah kerjanya nyantai, digaji pemerintah, tambahan lagi sering dikasih warga gula, kopi, nasi box, jajanan dan lain sebagainya. Aku juga mau kayak gitu"

Padahal kalau mereka tahu jadi RT itu penuh dinamika. Yang namanya sumbangan tiada henti bahkan tiap minggu. Rapat ini rapat itu udangan ini undangan itu. Kerja di omong apalagi nggak kerja, itulah RT. Kalau telinganya nggak tebel bisa dipastikan setiap hari senewen sebab menerima omongan miring.

Alhamdulillah 3 tahun 6 bulan berlalu dan sampailah pada pemilihan ketua RT yang baru. FAKTANYA tidak ada warga yang ikhlas menjadi pemimpin bahkan dalam skala kecil. 2 kali pemilihan 2 kali pula calon ketua RT mengundurkan diri. Bahkan yang dahulu bilang "Jadi RT itu enak sebab dapat gaji, dan dapat oleh-oleh dari warga dsb" menolak dengan berbagai alasan. Nah lo... seperti istilah mulutmu harimaumu

Begitulah wang sinawang.... Rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau.

Ada satu kisah menarik saat saya masih jadi ketua RT. Yakni seorang warga yang potong kompas langsung ke kelurahan untuk mengurus surat-surat. Sesampai di kelurahan semuanya selesai dengan cepat, namun fihak kelurahan meminta ybs kembali untuk meminta surat pengantar RT/ RW, sebab surat pengantar adalah syarat wajib.

Kemudian si warga ke rumah ane membawa kopi sambil bercerita ini dan itu. Bukan main marahnya saya saat itu, sebab merasa dilangkahi. "Pak mengapa Bapak melangkahi saya, bapak anggap saya apa..!?". Si Warga menjawab dengan sedikit gemetar, sementara jawabannya begitu menempeleng saya, "Maaf Pak, kemarin malam khan saya sudah ke rumah, namun kata bapak mengurus surat ini susah. Ya sudah saya langsung saja ke kelurahan sebab saya butuh surat itu secepatnya sementara Bapak tidak bisa membantu saya"

Jedierrrr....! Jawaban warga benar2 merubah cara pandang saya bahwa, kesalahan bukan dari MEREKA, tetapi kesalahan itu ada pada diri saya sendiri, yang pada saat itu belum mampu untuk menjadi pemimpin yang merangkul kemudian memberi solusi, sehingga warga lebih memilih langsung ke kelurahan.

Ternyata kesalahan itu bukan dari luar, namun dari dalam. Bukan dia, dan atau mereka yang salah, tetapi saya yang salah. Dan masih banyak kejadian di lingkungan benar2 menjadi wasilah kita semua belajar menjadi lebih baik, tangguh dan sabar.

Pesan moral

Orang seringkali melihat bahwa enak menjadi pemimpin, manager, atau semacamnya. Yang kerja salesman sementara sang manager hanya ongkang-ongkang kaki dapat gaji. Begitulah wang sinawang... Padahal kalau manager misalnya, dapat gaji lebih tinggi dari sales itu adalah hal yang sangat wajar, dan memang seharusnya seperti itu. Ini terkait dengan perbedaan tugas dan tanggung jawab.

REALITANYA tidak banyak mereka yang lulus untuk pantas menjadi pemimpin tangguh. Ini kalau kita bicara real lho, bukan cuman teori? Sebab apa? Sebab tanggung jawab pemimpin yang amanah itu besar, yang mana benar-benar membutuhkan skill, kesabaran dan ketangguhan jiwa yang luar biasa. Lain cerita kalau pemimpin zalim alias suka-suka dia.

Makanya kemudian hati saya KLIK dengan paytren UYM. Sebab apa? Sebab disini kita belajar menjadi pemimpin/ leader. Meskipun kita baru punya satu jamaah, tetap disebut sebagai pemimpin. Sedangkan tugas leader adalah mensukseskan mitra-mitranya, khususnya di generasi 1. Siapkah kita mensukseskan mitra-mitra kita..?? Ini PR besar.

Makin banyak jamaah/ warga/ mitra makin asyik. Sebab apa? Sebab akan muncul lebih banyak kejadian yang menguji ketangguhan jiwa kita. Komplain mitra, pertanyaan, tuntutan support dsb. Pertanyaannya adalah, mampukah kita sabar dan tetap merangkul lalu menghandle semuanya? Ini juga menjadi PR kita bersama.

Mari kita lihat diri kita, kita buktikan kepada diri kita bahwa kita bisa merangkul sebanyak-banyaknya jamaah dalam bingkai persatuan ummat. Sekali lagi kita semua akan BUKTIKAN bahwa kita layak menjadi LEADER. Sebab buktilah yang akan bicara dan memberi akibat yang nyata.

Kalau kemudian ada rezeki ketika kita sukses mendesain tim, itu sudah hitungan matematika. Tidak usah dihitungpun juga akan dapat kok. Tetapi fokus kita adalah mendesain the BEST TEAM.

Siapkah kita membuktikan bahwa kita LAYAK menjadi LEADER...?? "Siaaappp"

Okay mantap, kalau begitu mari kita BUKTIKAN kepada dunia.

NB 1

Support system terbaru kami 2016 adalah web support www.kampungpaytren.net yang menggunakan script canggih. Terintegrasi dengan email pemberitahuan dan SMS notifikasi. Untuk melihat webnya silahkan buka web replika milik saya yakni www.eyang.kampungpaytren.net

Target kami di 2016 menciptakan 4 support system online yang bisa dimonitor dalam 1 member area. Artinya ada akan punya 1 member area dimana didalamnya berisi 3 atau 4 web support dengan nama domain yang berbeda.. 

Setelah anda daftar melalui kampung paytren maka anda juga akan mendapatkan web replika milik anda sendiri yang bisa di promosikan/ disebar di facebook, twitter, WA, BB, blog dan lain sebagainya. Untuk pendaftaran melalui web replika silahkan klik www.eyang.kampungpaytren.net lalu klik daftar sekarang
NB2



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment