Mar 29, 2016

Kisah Keajaiban Sedekah Barang yang Dicintai, Tapi Tidak Ikhlas

Dan akan terus menjadi kontroversi ikhlas dan tidak ikhlas dalam sedekah. Saya berada di fihak sedekah mengharap balasan itu tidak apa-apa. Malah harus, jika berharap balasannya hanya kepada Allah swt tidak kepada yang lain. Yang berpendapat sedekah harus ikhlas ya sudah tidak ada masalah kok?

Ada sebuah kisah singkat, yakni sebuah kisah sedekah seorang ibu-ibu yang nyatanya tidak ikhlas ketika sedekah. Hatinya berat ketika hendak memberikan cincinnya untuk disedekahkan. Ia merasa sayang banget, sebab itu cincin satu-satunya. Bagaimana kisahnya..??

 ...................................................................................................

Alkisah ibu-ibu pada maju kedepan untuk memberikan sedekah saat ada Tausiyah tentang sedekah. Bu Wati bimbang, antara maju atau tidak. Ia menimang-nimang cincin emas pemberian suami dari hasil kerja kerasnya.

Pada akhirnya Bu Wati maju juga dan menyedekahkan satu-satunya perhiasan yang ia miliki. Terasa berat langkah kakinya, namun dipaksakan. Ada rasa "seperti di iris-iris" dalam dadanya, melihat cincin emas satu-satunya menyatu dengan sedekah Ibu-Ibu yang lain.

Bu Wati tidak sedang berdebat tentang Ikhlas dan tidak Ikhlas dalam sedekah, namun langsung action meskipun berat. FAKTANYA sekitar 40 hari kemudian ia mendapatkan rezeki tak terduga sebesar kurang lebih 10 kali dari cincin yang sudah beliau sedekahkan. Puluhan juta yang didapatkan dengan mudah sebab beliau tidak sengaja menjadi makelar tanah.

.......................................................................................................

Sekali lagi Ibu2 diatas tidak sedang berdebat tentang ikhlas dan tidak ikhlas, namun langsung belajar menerapkan. Tanpa mulut berkumur gara-gara berdebat yang tidak ada gunanya. Ibu2 diatas belajar menerapkan sedekah barang yang sangat dicintainya.

Faktanya tidak butuh waktu lama untuk pengembalian berlipat ganda..

Ikhlas itu definisinya apa sih..???

Naah ini perlu penjelasan panjang dalam artikel yang lain. Sebab ikhlas itu makna dan hakikatnya dalam. Jadi ikhlas itu bukan sekedar melakukan sesuatu tanpa pamrih, namun lebih luas dari itu. Insya Allah akan ane bahas diulasan lainnya.

Pesan:

Berdasarkan banyak KISAH NYATA, sedekah yang "membuat hati seakan teriris" atau terasa mak nyeessss itulah yang berdaya dan digdaya. Sebab benar-benar merasakan kehilangan barang yang dicintainya.

Mengalahkan ego demi belajar membuktikan Janji Allah swt, itulah yang lebih memberikan kesan. Mengalahkan keakuan meski berat, sebab memang manusia sebenarnya tidak memiliki apa-apa di dunia ini. Ketika kita sudah dan sedang belajar menzerokan diri, justru saat yang bersamaan akan diisi dengan pengembalian berlipat ganda.

Wallahu A'lam

NB

Sedekah itu susah dan atau berat. Apalagi sedekah barang yang dicintainya misalnya perhiasan, mobil atau yang lainnya. Nah bagaimana mendesain keyakinan sehingga ikhlas sedekah barang yang kita cintai..?? Ane ada panduannya nih, tapi ada sedikit mahar memang. Kalau berkenan silahkan kunjungi webnya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment