Mar 31, 2016

Bolehkah ber Dakwah dengan Cecaran Dalil...???

Pernahkah sobat melihat seseorang yang tiba-tiba menghujani saudaranya yang katanya sesat dengan cecaran dalil...?? Atau pernahkah sobat melihat seseorang yang dikit-dikit mendalil..?? Kayaknya pernah ya..?? Sebab sudah biasa kita lihat di sekitar lingkungan kita..

Melakukan hal diatas (mendalil) itu sangat baik, sebab mengingatkan satu sama lain. Kalau untuk mereka yang imannya sudah selevel itu tidak ada masalah, namun kalau berbicara kepada kaum abangan, PASTI akan menjadi masalah.

Akankah dakwah bisa sukses kalau suka mengumbar, "Anda Sesat", "Anda Bid'ah", "Anda Musyrik"... Yang ada bukannya enak didengar tetapi eneg.. Yang ada bukannya memberi kesan, tetapi malah pemicu permusuhan..

"Yang penting saya sudah berdakwah, sebab meski pahit kudu disampaikan. Masalah mereka tidak mau terima itu sudah bukan urusan saya.."

Hmmm... Hindari sok-sok bener.. Barangkali cara kita berdakwah yang salah. Bukan mereka yang tidak mau nerima, namun barangkali kitalah yang kurang bijaksana.


Ternyata DAKWAH juga ada ilmunya, ada seninya. Seni bagaimana kita memasukkan kebenaran kepada jalan pemikiran mereka untuk kemudian memperkaya pemahaman, bukan mencecar. Ilmu bagaimana menyampaikan dengan level dan gaya bahasa yang bisa diterima.

Simak kultwit Ippho Santosa berikut ini,

.......................................................................................

Berdakwah itu ada ilmunya... memperhatikan tempat dan waktu...
Jelas, istilah kafir tertulis di kitab suci. Demikian pula istilah jahanam. TAPI akan berkonotasi NEGATIF kalau kata ini kita umbar ke luar

Akankah dakwah berhasil, akankah orang lain tertarik dengan Islam, ketika diteriak-teriaki 'kafir'? Tak perlu dijawab, direnungkan saja

Apalagi di forum-forum terbuka, kan beragam agamanya. Lebih baik saling menghargai. Pilih kata yg lebih diterima oleh semua. Nggak rugi tho?

Umat Kristiani punya istilah 'domba tersesat' pada orang-orang selain mereka. Mereka pun tidak mengumbar itu... Ada tempatnya. Ada waktunya

Tahu kapan bicara & tahu bagaimana menyampaikan, itu akan memudahkan masuknya pesan. Bukan dgn cecaran dalil... Berdakwah pun ada ilmunya...

Yang mau seketika menelan dalil, adalah orang yg sudah sm kadar iman & ilmunya dgn kita. Yang lain perlu akhlak kita

(Twitter @ipphoright)

........................................................................................


"Dakwah Should Reach Heart, Not Preach Hard"

NB

--> Mau Belajar Hikmah Hidup dan Rezeki..?? Ikuti panduan 360 hari menarik sukses Rahasia Kunci Sukses. Klik disini
--> Mau belajar 77 hari manajemen hati menuju ketangguhan, dan keajaiban..?? Ikuti panduan magis7. klik disini
--> Ikuti FB baru saya di https://www.facebook.com/AdhinBusroAlHafiz
--> Twitter baru ane di https://twitter.com/Adhin_Busro
--> Contact WA: 088218128084 atau WA 08811123074





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment