Feb 25, 2016

Ternyata Akherat Itu TIDAK ADA, atau Malah ADA...??

Ini artikel menarik nih.. Apakah sobat percaya akan adanya hari akherat? Jadi setelah mati akan menuju dimensi keabadian? Sobat percaya alam kubur? Percaya padang mahsyar? Percaya surga? Percaya neraka?... Percaya...?? Aaaah masak sih..? Apa buktinya coba kalau percaya..

"Percaya Mas Ji, asli beneran.... Buktinya kita2 rajin sholat.."

Weits mantap. Bagus itu. Lanjutkan. Tapi apakah bener indikasi percaya alam akherat adalah sholat? Tahu dari mana? Hehe

Terus kalau akherat memang ada, tahu dari mana? Baca buku ya? Atau dari Ustadz? Dari ngaji? Apa dari bapak dan ibu? Hayyooo tahu dari mana?

Emang akherat kayak apa sih? Bisa kasih tahu...

Atau gini aja deh yang mudah aja pertanyannya. Tolong jelaskan kepadaku, dengan penjelasan yang bisa dicerna oleh orang pada umumnya, bahwa akherat itu memang ada.. Jangan kata dari Ustadz atau dari Kitab Kuning ya?

Pasti bingung jawabnya.. Hehe... Dari pada bingung mari kita simak midnight curcoll yang sebelumnya sudah ane upload di facebook


#. MIDNIGHT CURCOLL

Manusia hidup cari apa sih..?? Cari apa coba..?? Saat kecil sekolah sampai level tertentu, menikah kemudian bekerja menafkahi keluarga. Berangkat pagi pulang petang begituuuu seterusnya sampai kaki nini. Apa sih yang dikejar..?? Sekali lagi 'apa sih sebenarnya yang dikejar?'

Umur 40an duit lumayan ngumpul lalu beli rumah, beli mobil second, lalu merasa bangga karenanya. Paling tidak memaksa diri untuk bangga, sebab aslinya ngredit.. hehe

"Hidup itu perjalanan mencari bekal menuju akherat Mas Ji.... Jadi selama hidup harus meningkatkan iman dan taqwa sehingga selamat sampai surga dan terhindar dari neraka"

Ah... Lupain dulu deh yang gituan. Terlepas siapapun kita mau abangan, mau alim atau mblangsak sekalipun, sementara lupain deh. Lupain dulu kata-kata klise pemanis bibir barusan. Sebab kita mau bicara realita.

Realita apa?

Ya yang saya tulis diatas. Hidup datar monoton dan terkesan menjemukan. Tidak ada prestasi, tidak ada persembahan kebaikan yang nyata. Sebab waktunya habis bis bis buat kerja. Atau habis buat berdebat dan berselisih yang tiada substansinya, tiada guna. Hidup sendiri (egois) tiada peduli sama tetangga, apalagi sesama manusia.

"Ya nggak semuanya Mas Ji"

Emang sih, nggak semuanya. Tetapi sekecil apapun mereka yang tahu tentang hikmah dan tujuan hidup, harusnya menjadi PELITA sebagai penerang tetangga, penerang sesama dan dunia. Nyatanya tetangga, sesama dan dunia gelap melulu.. hehe 

"Kok ekstrim banget Ji?"

Ekstrim gimana, orang kita bicara realita. Sebab kalau memang kita percaya akan adanya akherat sebagai tempat kembali, maka:
  • Harusnya banyak kebaikan yang ditebar kepada sesama, banyak prestasi dan pencapaian besar untuk peradaban. 
  • Harusnya fokus cari bekal (ilmu, pengetahuan, hikmah) bukan fokus cari duit sebanyak-banyaknya siang dan malam kemudian membanggakannya. Harusnya lho?
  • Harusnya terus berkaca diri, memperbaiki diri dan teruuusss memperbaiki diri, bukan malah kasih cermin ke orang lain. "Eh Elu sesat tuh" gitu katanya 
  • Harusnya menjaga hati, menjaga ketulusan, bukan mengumbar prasangka dan kebencian.
  • Harusnya semangat menyala-nyala tiada pernah padam untuk sebuah perjuangan mempersembakan kebajikan
  • Dan harusnya harusnya yang lain

Kalau memang kita percaya kehidupan dunia itu singkat, dan percaya kita semua akan kembali ke ALAM KEABADIAN, harusnya menjadi pribadi DAHSYAT disatu sisi, dan RENDAH HATI disisi lain. Harusnya lho..?

Sebab dunia VS akherat nggak ada bandingannya... Masak 70 tahun mau dibandingkan dengan hidup abadi..? Kalau memang percaya akherat, harusnya khan..... Ah sudahlah..!

"Berarti sebenarnya buanyak manusia yang belum PERCAYA alam keabadian Mas Ji Bro..? Atau cuma ngaku2 percaya padahal sejatinya hanya klise..? Gimana Mas Ji Bro?"

Jawab: Ane nggak tahu, namanya juga Curcoll Tengah Malam... hihihihi 

"Terus Mas Ji percaya akherat...?"

Jawab: Waduuuh, ane kabur aja deh.. hehe

Wallahu A'lam

Bersambung Insya Allah

NB

Presented by Panduan membuka pintu keyakinan Rahasia Kunci Sukses


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment