Feb 22, 2016

Beginilah Cara Berdakwah Yang Lebih DAHSYAT Energinya

Saya merasa bangga dengan dakwah yang banyak disampaikan oleh para guru, ustadz dan kyai di negara kita ini. Sudah banyak banget orang alim dan ulama yang puluhan tahun belajar ilmu fikih dan lain sebagainya. Sekali lagi kita patut bangga. Semoga dakwah mereka semua bisa disampaikan dengan hikmat dan kebijaksanaan sehingga mudah dan bisa diterima oleh ummat.

"Mas bro, masalah diterima atau tidak yang penting udah nyampai in"

Yup benar sekali. Yang penting sudah berdakwah, masalah diterima atau tidak itu sudah bukan wilayah kita lagi. Hidayah ditangan Tuhan Yang Esa.

Namun tidak ada salahnya sesekali kita kudu bercermin, sudah benarkah metode dakwah yang kita sampaikan? Sebab kalau salah metode bukannya ummat akan mengerti namun malah memusuhi. Kalau sampai begini pasti ada yang nggak bener.

"Ya nggak sebegitunya Mas"

Iya hehehe. Paling tidak kalau metodenya nggak bijak, tidak akan didengar. Khan mubazir. Sudah nggak didengar malah kadang2 menimbulkan sedikit salah faham. Sebab sedikit banyak dakwahnya seputar

> Menyalahkan
> Membid'ahkan
> Menyesatkan
> Bahkan mengkafirkan


Saya ingin curcol aja berdasarkan banyak fakta lapangan yang sering kita temui. Yakni sepertinya banyak metode dakwah yang sepertinya kurang cocok deh. Kayaknya para juru dakwah jaman sekarang tidak dihargai. Dan ini pasti ada sesuatunya.

Kalau menurut saya sih banyak mereka juru dakwah yang sepertinya hanya omong saja, hanya nyalah2ain saja. Adapun bukti dan tindakan nyata tidak benar2 kasat mata atau terlihat. Misalnya mengajak sedekah, tetapi juru dakwahnya tidak sedekah. Menyalahkan orang yang merayakan tahun baru tetapi sendirinya (juru dakwah) tidak melakukan perjuangan nyata untuk bisa mengalihkan perayaan tersebut.

Bahasa kasarnya pintar menyalahkan, namun tidak ada solusi nyata.

Nah saya ada statement nih, terlepas sobat suka atau tidak. 2 statement yang mungkin sama2 benarnya namun BEDA aura dan kedahsyatannya. Beda energinya.

LEBIH DAHSYAT MANA...???

A: Bukankah bunga Bank itu riba..?? Makanya ane nggak mau minjem bank konvensional. Ketahuilah sahabatku Riba itu dosa

(Dai berdakwah tentang riba dan menyalahkan banyak orang. Namun dia sendiri tidak dalam perjuangan didalam memberantas riba)

B: Benar itu memang riba. Saya akan beli banknya dan beli lembaga keuangan lainnya untuk ane ganti sistemnya

(Nah ini dashsyat khan? Terlepas Ustadznya belum sukses, jika dia sudah berjuang ikut serta membuat sebuah system anti riba, kayaknya akan lebih banyak didengar)

A: Jangan meniru-niru kaum yang merayakan tahun baru. Itu tasyabuh

(Dakwah seperti ini sudah biasa, namun dari dulu nggak ada solusi nyata. Jadinya banyak jamaah yang eneg)
 

B: Sayalah yang akan mengganti kalender masehi menjadi hijriah sehingga tahun baru 1 muharram

(Dahsyat khan??)

A: Hadeeh emang ummat ini susah bersatu. Nggak akan mungkin..

(Dakwah yang tidak yakin, tidak optimis)

B: Sayalah akan mempersatukan ummat seluruhnya

(Ini jauh lebih kerasa dahsyatnya)

A: Menjijikkan, LGBT itu sungguh perbuatan yang sangat menjijikkan. Bertaubatlah..!

( Seperti biasa kutukan dengan mengeluarkan banyak dalil. Dan ini benar sih, tetapi kayaknya kurang dahsyat)

B: Saya akan beli lembaga yang mendukung LGBT. Saya juga yang akan menjadikan mereka sadar dan normal kembali.

(Ini khan keren)

A: Terkutuklah Israel yang membantai rakyat Palestina

(Seperti biasa klasik. Mencela, marah dan mengutuk)

B: Sayalah yang akan membebaskan palestina

(Asalkan sudah ada bukti tindakan sekecil apapun, maka dakwah seperti ini lebih banyak didengar)

A: Dunia sudah menuju perang dunia ke 3

B: Sayalah yang akan mendamaikan dunia

Sobat... Mencela tidak akan merubah keadaan justru memperburuk, percayalah. Dari pada mencela, menyalahkan, menyesatkan atau mengutuk lebih baik NIATKAN diri menjadi ORANG yang akan MERUBAH semuanya menjadi lebih baik.

Ngomong aja dengan YAKIN, "Sayalah manusia pilihan Tuhan, Insya Allah". Memang benar terlihat mustahil, tetapi kalau bukan kita siapa lagi...?? Memang benar sekarang belum menjadi apa-apa, tetapi ketahuilah bahwa PRASANGKA kita akan menjadi NYATA...!

.........................................................................................

Diatas sekedar curcol aja. Dan penulispun belum bisa melakukan sesuatu yang besar demi dakwah dan demi ummat. Makanya doain ya? Supaya penulis diberikan kekuatan, kerajaan dan kemuliaan yang besar, sehingga bisa berguna untuk sesama dan ummat.

Wallahu A'lam

NB

Presented by MAGIS7



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment