Jan 27, 2016

Rahasia Kunci Sukses, Diterima Bekerja di Perusahaan Besar dengan Gaji Besar

Assalamu'alaikum WR WB mas adhin, Saya xxxx, saya ingin berbagi pengalaman setelah mempraktekkan amalan rezeki yg tiap hari mas adhin kirimkan melalui email. Ujian dari Allah itu tiba pada tahun lalu 2015 ketika saya resign dari pekerjaan. Setelah itu saya diuji bahkan seperti yang mas adhin bilang "dijedot2in" dan saya ikhlas.

Selepas keluar dari pekerjaan, pekerjaan baru yang saya tunggu tunggu tidaklah datang, saya melamar kesana kesini tetap tidak membuahkan hasil, saya mempunyai suami tetapi suami saya tidaklah menolong saya secara material, istilahnya maaf, pelit dan saya ikhlas dan sampai saya menjual rumah saya yg saya cicil memakai KPR BTN saya ikhlaskan juga dan yang terpenting bisa makan pada saat itu.

Saya punya ibu, kaka perempuan yang tidak bekerja dan 2 anak yang masih kecil. masalah tidak berhenti disitu saja saya menemukan bukti kalau suami saya berselingkuh, Allahu Akbar ada apa ini, hampir kami bercerai. Akhirnya saya menemukan blog mas adhin dan setelah itu saya menjadi member dan mengikuti saran mas adhin agar memperbaiki ibadah, berusaha yakin seyakin yakin nya kalau Allah pasti memberikan jalan keluar, iklas, sabar, dan introspeksi diri. 

Akhirnya saya menemukan apa yang menjadi sumber malapetaka saya, saya berkesimpulan saya punya dosa dengan ibu saya, menurut ibu saya saya sedikit berubah sampai ibu saya menangis. Akhirnya saya meminta maaf kepada ibu,.. sampai saya cium sampai saya sujud dan akhirnya dia memaafkan.

Perlahan lahan setelah saya perbaiki ibadah dan mengamalkan sholat tahajud dan dhuha, puasa daud dan sedekah  Alhamdulillah mulai ada titik terang.

Per tanggal 8 januari 2016 kemarin Alhamdulillah saya diterima bekerja di salah satu perusahaan yang sudah Go Public. Sebelumnya saya bekerja di perusahaan broker saham. dan sebelumnya juga Saya pun berdoa supaya mendapatkan pekerjaan yang halal. Tidak pakai ribet atau apapun semuanya berjalan lancar dan sekarang saya bekerja dengan gaji yang sangat Alhamdulillah. 

Wa'alaikum Salam WR WB

Terima Kasih,
xxxxx


Jawab:

Waah mantap itu. Mau menerima dan menerapkan kepasrahan sebagaimana yang kami sarankan. Selanjutnya Saya tidak perlu menjawab apapun karena pembaca bisa menilai sendiri. Silahkan dinilai menurut prasangka masing-masing.... heheh :)

Hanya satu poin saja yang hendak saya bahas suwwwiingkat saja yakni tentang KEPASRAHAN.Udaah terima aja ujian itu seberat apapun. Toh kalau balik lagi kebelakang itu semua seringkali karena salah kita juga.

Nggak usah cerita ke saya, curhat sampai berjam-jam namun pada akhirnya nanya, "Saya kudu ngapain?". Udahlah itu sudah basi. Terima aja ujian itu, terima dengan ikhlas seikhlas-ikhlasnya.

"Tapi gimana dengan anak2 saya Mas?"

Halah emang situ Tuhan? Anak2 itu adalah mahluk Allah, dan Allah jua yang menjamin. Jangan lebay terima ujian itu dengan gagah.

"Mas khan nggak ngerasain"?

Hallah, udah kenyang ane dengan yang begituan.. Hehe.. :). Malah sekarang ini sedang mencoba sesuatu yang GILA abis. Yakni From Hero to Zero, sebuah kenekadan yang saya yakin hanya segelintir orang yang rela melakukan. "Loh kok kebalik bukan zero to hero?" Emang iya kebalik dan sengaja demikian. Bagi member RKS kudu baca tuh makalah From Hero to Zero. 

Anbyway....

Yang pertama adalah menerima dengan ikhlas fase dijedod-jedodin. Menerima dengan pasrah dan tawakal kepada Allah. Mau diapain juga terserah DIA. Udah gitu aja dulu. Masalah amalan itu mah nomor seratus sekian.

Kalau belum ikhlas, amalan apapun juga nggak ngefek.

Udah gitu saja ya? Wallahu A'lam

NB

Saya sekali lagi ngajak, yuk belajar tentang hidup dan kehidupan. Belajar tentang rezeki dan kesuksesan dalam panduan 360 hari Rahasia Kunci Sukses. Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment