Jan 11, 2016

Kisah Hikmah, Menelan Kegetiran Ujian Kehidupan

Sebelum sobat membaca uraian saya ini, silahkan baca dulu artikel awal disini. Supaya ada mata rantai hikmah yang bisa diambil. Hikmah yang saya jamin tiada ternilai dengan harta benda, apalagi jika hikmah itu anda terapkan juga. Tidak lain drama kehidupan ini tentu saja untuk pembelajaran saya pribadi, dan juga untuk motivasi buat anda semua. Uraian ini saya mulai dengan sebuah kisah singkat.

Begini kisahnya....!

Artikel ini ditulis pada hari ini Senin 10 Januari 2016 pukul 23.00 malam.

Banyak SMS, Email, WA, BB dan lain sebagainya dimana teman2 dan sahabat blog mengeluh, komplain, bersedih dsb dengan kondisi kehidupannya. Bahkan banyak juga yang panik, stress, sampai depresi sebab ujian hidup. Mereka semua sedang merasakan yang namanya kegetiran ujian kehidupan.


Dahulu saya pernah merasakannya. Bahkan mungkin jauuh lebih sadis. Browsing2 aja blog ini, nanti juga nemu kisah2 pribadi ane jaman dahulu. Makanya saya ngertiii banget ketika banyak sahabat yang curhat tentang masalah hidupnya. Saya bisa merasakan kegalauan dalam hati mereka, untuk kemudian mengajak kepada kesabaran, ketangguhan dan keikhlasan. Karena dengan cara inilah solusi untuk merubah hidup yang negatif menuju proses2 yang positif.

"Gampang ngomongnya Mas Adhin, tapi yang merasakan itu berat. Jangan ngeledek laah"

Ada sebagian sahabat yang mengatakan demikian. Yah tidak apa-apa, mungkin mereka tidak tahu bahwa dahulu kala saya juga merasakannya. Lalu kemudian saya melakukannya lagi saat ini dengan niat dan kondisi yang berbeda.

Kalau dahulu memang dari awal kodisinya berat, namun sekarang ini sengaja memberatkan hidup. Kalau dahulu memang nggak ada uang, namun saat ini ada uang namun sengaja dibuang. Hasilnya sama2 pusing karena nggak ada uang. Edan khan?

Back to laptop.....

Lalu seiring jalan (pada waktu itu, pada jaman dahulu) kehidupan kami naik dengan dramatis dan mengagumkan. Kekayaan yang saya inginkan, impikan dan cita2kan saat dahulu kala benar2 mampu dengan mudah saya kumpulkan. Uang melimpah ruah, kendaraan, properti, dan segala kenikmatan dunia dengan mudah saya dapatkan. Tinggal ngeruk aja..


Singkat cerita pada titik tertentu saya mengambil keputusan GILA, yakni membuang semua kekayaan yang saya miliki. Semua kendaraan roda empat saya tendang/ buang. Menzerokan (baik secara sengaja maupun karena satu dan lain hal) seluruh buku tabungan saya yang senilai ratusan juta rupiah. Aset2 saya sedekahkan yang didahului juga dengan keputusan nekad, yakni mengundurkan diri dari pekerjaan WAH menuju pekerjaan lainnya yakni menjadi PENGANGGURAN.

Tentu saja ada alasan saya mau melakukan KEGILAAN ini. Dan alasannya PASTI akan saya ceritakan khususnya bagi member Rahasia Kunci Sukses dan Member Magis7. Bagaimanapun mereka sudah rela mengeluarkan sebagian hartanya sehingga memicu saya terus menulis dan berkarya.

Sudah setahun lebih saya melakukannya, yang mana kemudian menjadi pemicu untuk menulis beberapa makalah, diantaranya FROM HERO to ZERO, yang artinya kurang lebih, "Dari Kaya Raya menuju Nol". Bagi member RKS wajib baca tuh. Dan selama itu pula saya merasakan dan mengalami banyak hal diantaranya

> Pengalaman dan hikmah yang tak terlupakan.
> Rasa yang sensasional
> Ada lompatan dan atau akselerasi
> Kejadian demi kejadian yang mengagumkan
> Keajaiban2
> Rezeki tidak disangka-sangka

Dan lain sebagainya...

Ada beberapa curhatan dari pembaca blog misalnya pusing dan stress karena

> Besok kudu ada duit 1 juta
> Besok kudu bayar hutang
> Besok harus bayar sekolah anak
> Besok harus beli susu anak

Mereka semua bingung, pusing, pening, takut, panik dsb. Saya tahu kok karena dahulu juga merasakan hal yang sama. Celakanya saat ini saya juga merasakan yang demikian. Sekali lagi bedanya, kalau dulu memang duitnya nggak ada. Namun sekarang duitnya ada tetapi sudah secara sengaja disedekahin semua, di nolin semuanya tak tersisa. Gila nggak sih... :)

Stressnya mungkin sama, namun niatnya beda. Dengan niat itu pula yang menjadi pemicu hasilnya beda.

Sumpah, swear tidak mudah melakukannya. Pada saat butuh uang 1 juta misalnya, lalu kepikiran HP untuk dijual. Kemudian mengambil keputusan GILA, yaitu HPnya malah disedekahin. Kemudian teringat Laptop yang bisa dijual, malah kemudian disedekahin. Teringat lagi TV yang bisa dijual sehingga bisa dapat uang 1 juta tersebut, malah TV nya diberikan kepada tetangga gratis. Apakah kemudian dapat duitnya? Tentu saja tidak dapat, malah tekor berlipat-lipat.

Hwaduuuh Mas dan Mbak... Mudah saja baca artikel ini, namun yang ngelakuin Masya Allah, beraaat banget. Padahal saya sudah seringkali mengalami keajaiban, rezeki tidak disangka dsb, namun tetap saja berat. Memang level beratnya beda dengan kejadian2 jaman dahulu. Kalau dahulu berat karena kehilangan, namun saat ini berat dalam keyakinan. Maksudnya meski berat namun yakin sekali bahwa akan ada momentum/ titik dimana pertolongan Tuhan YME pasti datang.

Sekali lagi semua ada tujuannya. KEGILAAN yang saya lakukan dengan niat yang berbeda ada tujuannya. Yang pertama tentu saja pembelajaran untuk diri pribadi. Ke depan siapa tahu bisa mengajar anda semua, untuk membaca mata rantai kehidupan. Ya nggak... hehe :)

Sobat...

Proses2 pembelajaran ini akan saya share kepada anda semua, jangan kuatir. Biarlah saya yang megap-megap dahulu sebelum mencapai tepian sukses. Kalau terjadi apa-apa biarlah saya dahulu yang jadi korbannya.. Hehe :)

Namun jika ternyata saya bisa menyeberang sungai sampai ke ujung, dan menemukan mutiara kebahagiaan dan kekayaan dunia akherat, maka tidak ada alasan lagi buat anda semua untuk belajar melakukan hal yang sama.

Sebelum belajar lebih lanjut, saya sih merekomendasikan bagi kawan2 yang belum menjadi member Rahasia Kunci Sukses, buruan gabung, caranya klik disini dan order. Supaya sambil jalan sambil belajar, sehingga ada pemahaman yang menyeluruh. Ada rahasia2 hikmah, amalan2 rahasia, kisah keajaiban dan lain sebagainya.

Silahkan bagi yang percaya kepada ane. Kalau belum percaya atau belum berkenan ya nggak ada masalah. Wong pembelajaran ini juga buat ane sendiri. Orang result atau hasilnya juga saya sendiri yang mengalami dan merasakan. ya nggak..? :)

Wallahu A'lam

NB

Ni gambar2 yang ane edit2.. Dulu tinggal pilih mobil yang mana yang mau dipake, sekarang cuman bawa motor, butut lagi..hehe :). Dulu tinggal tunjuk restoran mana, sekarang pecel lele saja kadang mikir2.. Hu huu... Kalau bukan karena alasan yang besar saya jamin hanya 10001 orang yang mau melakukannya.


But, saya sangat bersyukur bahwasanya hakikatnya saya tidak GILA, justru anda lah yang kurang waras. Asli... :)

Why kenapa? Sebab this is iman. Belajar keyakinan polll atau totalitas by menerapkan secara nyata dalam hidup dan kehidupan, bukan hanya teori. Mau saya setrum dengan virus keyakinan ini? Kalau mau terus pantengin saja blog sederhana ini. Kemudian Iman yg bagaimana? Nanti saya bahas kapan2

Selain itu kita juga akan belajar banyak hal. Belajar merasakan rasa, belajar lompatan, akselerasi, mencipta keajaiban dsb. Kapan belajarnya? Bersambung di lain waktu Insya Allah

Hehe :)



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment