Jan 8, 2016

Kisah Belajar Menelan dan Menerima Kepahitan Hidup

Assalamualaikum. Mas Adhin, saya Adi (bukan nama sebenarnya) member RKS. Alhamdulillah Mas saya belajar menerima kepahitan akibat hutang. Sampai dianggap penjahat kelas kakap. Satu komplek pada ngomongin saya dan keluarga (Pertanyaan sahabat by SMS)

Jawab

Waalaikum salam, saya doakan dan kita semua doakan semoga segera bisa melunasi hutang

Belajar menelan kepahitan itu nggak mudah, khususnya bagi pemula. Yang bilang mudah saya yakin karena belum pernah merasakan. Apalagi bagi mereka2 yang fasih bicaranya namun dangkal iman/ keyakinannya.

Menelan kepahitan itu ada beberapa level

> Level pertama karena memang terlanjur hidupnya pahit
> Level kedua karena hidupnya pahit kemudian belajar kepada ahlinya tentang hikmah kehidupan. Sementara setelah itu gurunya malah menyuruh menambah level kepahitannya
> Level berikutnya adalah mereka yang kaya raya kemudian menjatuhkan dirinya ke lembah terdalam. Membuang semua kekayaannya karena ingin merasakan kepahitan dalam satu sisi. Disisi lain ingin belajar bersandar hanya kepada Sang Pencipta saja

Kalau dalam kisah diatas berarti masih tahap pemula banget. Artinya dia memang banyak hutang lalu dengan hutang itu menjadikan sebuah mata rantai kejadian yang pahit pahit. Yakni dicaci maki orang lain, di anggap penjahat kelas kakap dll.

Jadi mau tidak mau memang hidupnya pahit, tinggal ia mau nerima atau tidak. Nyatanya si fulan belajar untuk menerima dan itu bagus banget. Telan aja kepahitan itu sambil terus istighfar. Menyadari bahwa semua result pahit dalam hidupnya semua juga karena salah kita2.

Mungkin saja hidupnya makin lama makin pahit. Dengan makin pahit itu apakah ia masih tetap bisa bertahan atau tidak. Apakah ia masih ber Tuhan atau tidak? ini yang biasanya menjadi masalah.

Dengan kepahitan itu ia akan belajar, bekerja lebih keras lagi. Kepahitan hidup menjadi pemicu ia bergerak dan berdoa lebih keras. Dan dengan itulah kepahitan akan berubah menjadi manis kayak kopi. Lama2 akan berubah manis kayak gula.

Semoga lulus yah? Amin

NB

Presented by Rahasia Kunci Sukses. Mau belajar? Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment